Janji Gandakan Uang Rp100 Juta Gagal, Dukun Gadungan yang Habisi Pasiennya Ditembak Polisi
Oleh : Radar Medan | 25 Agu 2025, 21:22:33 WIB | 👁 911 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Dukun gadungan yang membunuh pasiennya ditangkap usai ditembak Polisi di Polsek Medan Tembung, Senin (25/8/2025).
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG - Seorang dukun gadungan berinisial Al (55), warga Jalan Trunojoyo, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, ditembak polisi setelah membunuh pasiennya, Kwek Tjui (67). Tersangka mengaku tega menghabisi korban karena kesal tidak mendapat uang sesuai janji untuk digandakan.
Wakapolrestabes Medan AKBP Rudy Silaen, didampingi Kapolsek Medan Tembung AKP Ras Maju Tarigan, menjelaskan kasus ini dalam konferensi pers di Mapolsek, Senin (25/8/2025). Menurutnya, korban sebelumnya berjanji membawa uang tunai Rp100 juta untuk digandakan, namun pada hari yang ditentukan hanya membawa Rp1,1 juta.
"Korban bersama anaknya, Eriana alias Cici (39), datang ke rumah tersangka pada Sabtu (16/8/2025) sekitar pukul 16.30 WIB. Tersangka lalu mengajak korban keluar dengan alasan melakukan mandi ritual. Saat berada di lokasi, korban disuruh meminum air kelapa. Tiba-tiba tersangka langsung membacok kepala korban dari belakang hingga tewas di tempat," kata Rudy.
Setelah memastikan korban meninggal, tersangka kembali ke rumah menggunakan sepeda motor milik korban. Di sana ia menemui anak korban dan berpura-pura mengajaknya melakukan ritual. Saat Eriana duduk membelakangi, tersangka langsung membekap mulut dan menganiayanya.
"Tersangka mencoba memperkosa anak korban. Namun Eriana melakukan perlawanan. Karena dia atlet Muaythai, tersangka akhirnya tersungkur setelah bagian kemaluannya ditendang. Eriana lalu kabur dan meminta pertolongan warga," jelas Rudy.
Kasus tersebut dilaporkan ke Polsek Medan Tembung. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan meringkus tersangka di pinggiran sungai Desa Cinta Rakyat. Saat diinterogasi, Al mengakui perbuatannya membunuh Kwek Tjui.
Saat dibawa untuk menunjukkan lokasi mayat korban, tersangka melawan sehingga polisi menembak kakinya. Ia kemudian dirawat di RS Bhayangkara Medan sebelum dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil penyelidikan mengungkap korban dibuang tersangka ke areal perladangan sawit Paloh Merbo. Pada Sabtu (23/8/2025), polisi menemukan jasad korban dalam kondisi tinggal tengkorak. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk kepentingan penyelidikan.
"Tersangka sebenarnya tidak memiliki kemampuan menggandakan uang. Itu hanya modus agar korban mau membawa sejumlah uang untuk kebutuhan hidupnya. Karena uang yang dibawa tidak sesuai kesepakatan, ia kalap lalu membunuh korban," pungkas Rudy.(r)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .