Janji Habisi Jaringan Kojek, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu: Oke Kami Gass

Oleh : Radar Medan | 22 Mei 2026, 12:08:07 WIB | 👁 908 Lihat
Hukum dan Kriminal
Janji Habisi Jaringan Kojek, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu: Oke Kami Gass

Keterangan Gambar : Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto


RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Nama RS alias Kojek bandar narkoba di wilayah Kecamatan Panai Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, santer dikenal kebal hukum. Pasalnya, hingga saat ini aparat kepolisian belum berani menangkap bandar sabu kawakan itu. 

Meski Kojek kerap menjadi sorotan publik, Kojek bersama jaringannya diduga masih bebas menjajakan bisnis haramnnya tanpa ada rasa takut, di wilayah Ajamu Kecamatan Panai Hulu. 

Menanggapi itu, Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu, AKP Hardiyanto kepada wartawan secara tegas berjanji akan habisi bandar narkoba yang namanya sedang ramai jadi sorotan publik tersebut. 

"Oke kami gass," tegas eks Kasat Reskrim Polres Tapsel itu, Kamis (21/5/2026). 

Sebelumya diberitakan, hasil penelusuran tim media Selasa (19/5/2026), di wilayah padat penduduk Desa Cinta Makmur dan Desa Teluk Sentosa, peredaran barang haram yang mengancam keselamatan generasi muda itu nyaris tembus hingga di depan pintu rumah warga. 

Seperti penuturan salah seorang ibu rumah tangga (IRT) yang ditemui di Desa Cinta Makmur, mengaku resah atas maraknya peredaran sabu di sana, dan belum tersentuh hukum. 

"Ngeri kali di sini jualan sabu itu bang, seperti jualan kerupuk, enggak siang, malam bahkan larut malam banyak mondar-mandir para pengguna sabu itu. Si DN itulah gudang si Kojek" sebut warga yang enggan dituliskan namanya, alasan keselamatan. 

IRT tiga anak itu berharap kepolisian Polres Labuhanbatu serius membumihanguskan peredaran sabu di Kabupaten Labuhanbatu, khususnya di Ajamu Kecamatan Panai Hulu.

"Kalau begini terus bakalan hancur generasi yang akan datang, ini saja anak muda tanggung itu sudah banyak terjangkit dengan pengaruh sabu-sabu. Efeknya bakal marak pencurian," tambahnya.

Sementara itu, warga lainnya di Desa Teluk Sentosa, Kecamatan Panai Hulu juga mengaku geram dengan ulah para pengedar dan pengguna sabu yang kian hari makin meresahkan. 

Pasalnya, banyak harta benda warga yang kerap jadi sasaran pengguna sabu, bahkan fasilitas pendidikan juga jadi sasaran empuk bagi pecandu sabu.

"Barang yang menurut mereka bisa dijadikan uang diambil dari pekarangan rumah," keluh warga Dusun 7 Desa Teluk Sentosa. 

Dicontohkannya, seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di salah satu Sekolah Dasar (SD) kehilangan speaker aktif, ditengarai ulah oleh para pecandu narkotika sabu. 

Warga juga singgung peristiwa penggerebekan diduga bandar sabu inisial GTK, beberapa waktu silam. Saat itu, GTK berhasil melarikan diri dengan posisi tangan diborgol. 

Anehnya, hingga saat ini diduga GTK masih bebas edarkan sabu di wilayah hukum Polsek Panai Tengah. 

"GTK itu jugalah pengedar di sini pak, anggota si Kojek juga dia," tutup warga.

Kapolsek Panai Tengah, AKP Amlan saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2026) masih dengan bahasa klasiknya, berjanji akan melakukan penyelidikan. 

"Terima kasih pak infonya, kami akan lidik pak," katanya

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Panai Tengah, Ipda Fernando Rajagukguk hingga saat ini belum bersedia memberikan tanggapan. (BS)/Pe


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas