Kahiyang Ayu Ucapkan Selamat kepada Rafatul Mulkiyah Mathius Fakhiri Ketua PKK Provinsi Papua
Oleh : Radar Medan | 14 Okt 2025, 11:39:18 WIB | 👁 691 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu, mengikuti prosesi pelantikan Rafatul Mulkiyah Mathius Fakhiri sebagai Ketua TP PKK Provinsi Papua sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Papua untuk periode 2025–2030, secara daring dari Ruang Oval Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Senin (13/10/2025).
RADARMEDAN.COM - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Kahiyang Ayu, mengucapkan selamat kepada Rafatul Mulkiyah Mathius Fakhiri atas pelantikannya sebagai Ketua TP PKK Provinsi Papua sekaligus Ketua Pembina Posyandu Provinsi Papua untuk periode 2025–2030.
Pelantikan tersebut digelar di Gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Jalan Medan Merdeka Utara Nomor 7, Jakarta Pusat, pada Senin (13/10/2025). Acara dipimpin langsung oleh Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian.
Kahiyang Ayu mengikuti prosesi pelantikan secara daring dari Ruang Oval Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, dan menyampaikan apresiasi serta harapan agar kepemimpinan baru TP PKK Papua dapat menjadi motor penggerak peningkatan kesejahteraan keluarga di wilayah Papua, khususnya dalam pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
“Atas nama TP PKK Provinsi Sumatera Utara, saya ucapkan selamat menjalankan tugas kepada Ibu Rafatul Mulkiyah Mathius Fakhiri. Semoga TP PKK Provinsi Papua semakin maju dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua,” ujar Kahiyang Ayu.
Sebelumnya, Ketua Umum TP PKK Pusat Tri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan bahwa pengangkatan Ketua TP PKK dan Ketua Posyandu Provinsi Papua diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan, seperti penanganan stunting, peningkatan layanan pendidikan dan posyandu, serta penguatan perlindungan keluarga.
“Papua menjadi perhatian kita bersama. Melalui kemitraan dan semangat gotong royong, kita akan menerapkan 10 Program Pokok PKK untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Tri.
Ia juga menegaskan bahwa TP PKK telah terbentuk di seluruh provinsi, kabupaten/kota, hingga desa dan kelurahan, menjadikan PKK sebagai ujung tombak dalam mendukung berbagai program nasional, seperti penurunan angka stunting, TBC, ketahanan pangan keluarga, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Saat ini PKK telah hadir di 38 provinsi, 500 kabupaten/kota, dan 83.000 desa/kelurahan, dengan 6,3 juta kader PKK serta 1 juta kader posyandu. Ini merupakan kekuatan sosial yang sangat besar untuk mendukung program-program pemerintah,” harap Tri.(R/PE)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .