Kasus Konflik Gereja Chapel POUK USU, LIN Sumut Minta FKUB Turun Tangan

Oleh : Radar Medan | 18 Agu 2026, 18:01:30 WIB | 👁 483 Lihat
Umum
Kasus Konflik Gereja Chapel POUK USU, LIN Sumut Minta FKUB Turun Tangan

Keterangan Gambar : Ketua DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Sumatera Utara, Rakhmat Syawal, bertemu jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan pada Sabtu, 15 Agustus 2026.


RADARMEDAN.COM - Ketua DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) Provinsi Sumatera Utara, Rakhmat Syawal, bertemu jajaran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Pertemuan tersebut membahas polemik status dan rencana renovasi serta revitalisasi POUK Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU).

 

Dalam pertemuan itu, Rakhmat Syawal diterima oleh Wakil Ketua I FKUB Kota Medan, Pdt. Erwin Tambunan, dan Wakil Sekretaris I, Pdt. Obet Ginting.

LIN secara khusus meminta FKUB Kota Medan mengambil peran sebagai mediator untuk mempertemukan pihak-pihak yang saat ini memiliki perbedaan pandangan mengenai status, fungsi dan pengelolaan POUK Chapel USU.

“Kami berharap FKUB Kota Medan dapat menjadi jembatan bagi para pihak yang sedang berselisih. Persoalan ini jangan sampai berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Semua pihak perlu duduk bersama dan menyelesaikannya secara kekeluargaan,” ujar Rakhmat.

Menurut LIN, terdapat dua pandangan utama yang saat ini berkembang.

Di satu sisi, Pdt. Gloria Iriany Balle bersama sebagian jemaat dan MUKI Sumatera Utara berpandangan bahwa Chapel USU dalam perkembangannya telah berfungsi seperti gereja. Selain pelayanan bagi warga dan civitas akademika USU, tempat tersebut disebut telah melaksanakan pelayanan keagamaan yang lebih luas, antara lain pembaptisan dan pemberkatan pernikahan.

Ketua MUKI Sumatera Utara, Dedy Mauritz, bersama Pdt. Gloria juga menyampaikan bahwa POUK Chapel USU selama ini memiliki hubungan dengan PGIW Sumatera Utara, termasuk adanya pembayaran iuran secara rutin.

Namun, di sisi lain terdapat persoalan mengenai status pelayanan Pdt. Gloria. Berdasarkan informasi yang berkembang, PGIW Sumatera Utara tidak mengakui Pdt. Gloria sebagai Pendeta Tenaga Utusan Gereja (TUG) PGIW-SU. Persoalan inilah yang menurut LIN perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak terus menimbulkan perbedaan persepsi.

Informasi yang kami peroleh pihak Rektorat USU dan PIWK yang dipimpin Prof. Robert Sibarani memiliki pandangan bahwa Chapel tersebut sejak awal merupakan fasilitas kerohanian dalam lingkungan USU dan penggunaannya tetap berada dalam kerangka fungsi Chapel PIWK USU.

Atas dasar itu, USU merencanakan renovasi dan revitalisasi bangunan Chapel. Dalam proses tersebut, pihak USU telah beberapa kali menyampaikan pemberitahuan agar fasilitas dan barang-barang di dalam bangunan direlokasi karena pekerjaan renovasi akan dilaksanakan.

LIN menilai penting untuk meluruskan satu hal agar persoalan ini tidak berkembang menjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Menurut Rakhmat, rencana relokasi untuk kepentingan renovasi tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai penutupan rumah ibadah atau pelarangan umat menjalankan ibadah, terlebih apabila selama proses renovasi pihak USU memang menyediakan tempat ibadah sementara.

“Jangan sampai persoalan renovasi dan relokasi ini digiring menjadi seolah-olah Rektorat USU melarang kebebasan beribadah atau menutup gereja. Itu harus dilihat secara objektif. Kalau memang relokasi dilakukan sementara untuk renovasi dan USU menyediakan tempat ibadah pengganti, maka persoalannya harus dibicarakan secara proporsional,” kata Rakhmat.

Namun demikian, LIN juga meminta pihak USU dan PIWK memahami kekhawatiran Pdt. Gloria dan jemaat yang telah memiliki sejarah panjang dengan Chapel tersebut.

“Di sisi lain, kami juga meminta Rektorat USU dan PIWK menghargai sejarah pelayanan Pdt. Gloria dan kontribusi jemaat terhadap perkembangan serta pembangunan Chapel. Jangan sampai proses renovasi justru meninggalkan persoalan sosial dan kelembagaan yang lebih besar,” ujarnya.

LIN Dorong Semua Pihak Duduk Satu Meja

LIN menilai akar persoalan Chapel USU tidak semata-mata berkaitan dengan renovasi bangunan. Ada persoalan mengenai status dan fungsi Chapel, kewenangan PIWK, hubungan dengan PGIW, status pelayanan Pdt. Gloria, kontribusi jemaat, serta pengelolaan aset dan bangunan.

Karena itu, LIN meminta FKUB Kota Medan mengundang seluruh pihak untuk duduk bersama dalam sebuah forum dialog.

Pihak yang dinilai perlu dilibatkan antara lain Rektorat USU, PIWK, Yayasan Chapel Oikumene USU, Pdt. Gloria, perwakilan jemaat, MUKI Sumatera Utara, PGIW Sumatera Utara, serta pihak Kementerian Agama.

“Jangan menyelesaikan persoalan ini melalui perang opini. Jangan juga saling melaporkan menjadi satu-satunya jalan. Kalau masih ada ruang dialog, mari duduk bersama. FKUB kami harapkan bisa menjadi mediator yang netral,” tegasnya.

Rakhmat mengatakan LIN tidak ingin mengambil posisi untuk memenangkan salah satu pihak.

“LIN bukan hakim. Kami hanya ingin persoalan ini selesai dengan damai. Hak beribadah harus tetap dihormati, kewenangan USU terhadap fasilitas kampus juga harus dihormati, sejarah pelayanan Pdt. Gloria dan kontribusi jemaat juga harus dihargai, sementara persoalan status kelembagaan harus diselesaikan berdasarkan dokumen dan kesepakatan,” katanya.

LIN juga mengusulkan agar hasil dialog nantinya dituangkan dalam berita acara atau kesepakatan bersama, sehingga masing-masing pihak mempunyai pegangan yang jelas mengenai fungsi Chapel, pelaksanaan renovasi, tempat ibadah sementara, status pelayanan, serta hubungan kelembagaan antara USU, PIWK, POUK, Yayasan Chapel dan PGIW.

“Yang kita cari bukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Yang kita cari adalah jalan keluar yang menjaga kerukunan, menghormati sejarah Chapel dan memastikan umat tetap dapat beribadah,” pungkas Rakhmat

LIN Sumut berharap FKUB Kota Medan dapat segera memfasilitasi pertemuan para pihak sehingga polemik POUK Chapel USU tidak semakin melebar dan dapat diselesaikan melalui musyawarah, kekeluargaan dan semangat kerukunan.(r/hm)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

File_Kapolda.jpg

Apresiasi Kinerja Pers, Polda Sumut Beri Penghargaan kepada 5 Jurnalis dan Media

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔20:04:36, 30 Okt 2026

RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat melalui peluncuran empat program prioritas dalam acara Tatap Muka Bersama Insan Pers di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Kamis (29/10/2026). Dalam momen silaturahmi yang sama, jajaran Polda Sumut turut . . .

Berita Selengkapnya ▸
Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas