Kepala BBPJN II Medan Slamet Rasyid Simanjuntak Gunakan Anggaran 17 M Cegah Banjir di Desa Raya Bupati Karo Terkelin Brahmana Minta Crossing Dilakukan, Solusi Atas Volume Air
Oleh : Radar Medan | 15 Jan 2020, 18:17:27 WIB | 👁 2095 Lihat Daerah
RADARMEDAN COM, KARO - Persoalan banjir yang kerap terjadi di jalan Nasional Berastagi - desa Raya, bukan masalah yang baru, tapi sudah menjadi sorotan berbagai pihak, terlebih bila turun hujan, sejumlah ruas jalan di beberap titik mulai dari simpang ujung Aji - desa Raya kec. Berastagi kerap banjir dan memacatkan arus lalu lintas.
Kadang muncul dari berbagi pihak bombardir kritikan dan tudingan menerpa pemda Karo, yang beranggapan tidak ada kepedulian maupun keseriusan dalam penanganan persoalan banjir terus menerus setiap hujan turun.
Padahal Pemda Karo secara adminitrasi dan regulasi serta memperhatikan tupoksi dalam penanganan banjir sepanjang jalan Berastagi-desa Raya merupakan wewenang dan tanggungjawab dinas BBPJN II Medan.
Bahkan pemda Karo berulang kali memberikan solusi ketika sedang terjadi banjir di titik desa Raya depan hotel suite pakkar, langsung menormalisasi kan dengan cara menurunkan alat berat tanpa menunggu kinerja BBPJN II Medan yang mengerjakan selaku mempunyai tanggung jawab dan wewenang sesuai tupoksinya.
Gencarnya Pemda Karo menyuarakan belakangan ini, membuat pihak dari BBPJN II Medan, datang ke Pemda Karo melakukan konsolidasi dan kordinasi.
Selanjutnya bupati Karo Terkelin Brahmana mengajak kepala BBPJN II Provinsi Sumatera Utara Rasyid Simanjutak bersama Asisten 2 Dapat Kita Sinulingga, kepala Bappeda Ir Nasib Sianturi, kepala PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Kadis Perkim Paksa Tarigan, Camat Berastagi Mirton Ketaren melakukan peninjuan sejumlah ruas titik yang sering alami kebanjiran di Desa Raya, Rabu (15/12020) pukul 10.00 Wib.
Dalam peninjuan, Bupati Karo Terkelin Brahmana menuturkan kepada pihak BBPJN II Provinsi Sumatera Utara bahwa kendala selama ini dilapangan ditemukan debit volume air saat hujan turun tidak tertampung oleh saluran parit yang ada, mengingat parit kecil dan kebanyakan tidak berfungsi, sehingga air yang masuk ke parit terganjanal dan tersumbat kurang normalisasi.
"Pengaruh faktor parit tidak berfungsi akibat , ada sampah, sumbat akibat tumpukan sampah/tanah, dan perlunya pelebaran parit agar volume air dapat mengalir sesuai saluran yang ada," jelas Terkelin
Mengingat Segelumit persoalan ini, agar pihak BBPJN II Medan cari solusi agar saat hujan turun, air dapat mengalir mengikuti saluran yang ada.
"Jika perlu pihak BBPJN II buatkan crossing (persimpangan) agar air yang datang dari arah Berastagi menuju dataran rendah ke desa Raya dapat di crossing sehingga tidak terjadi penumpukan air, namun mengikuti saluran crossing yang dibuat, nah tentu sangat membantu, air tidak meluber ke badan jalan," tandas Terkelin
Mendengar usulan dan saran Bupati Karo, Kepala BBPJN II Slamet Rasyid simanjuntak, sangat mengapresiasi, namun semua itu butuh pelemparan volume air jika crossing dilakukan, nah persoalannya adakah tempatnya, jika ada kita siap membuat crossing agar debit air tidak meluber ke badan jalan lagi.
"Selain itu, rencana kami pihak BPPJN II Medan, membuat crossing di suatu titik, dengan cara membuka di badan jalan antara parit satu dengan yang lain, agar volume air yang kerap melebihi akan melewati crossing ke parit satu lagi yang selama ini juga tidak berfungsi dengan memperhatikan anggaran 17 milyard yang tersedia saya rasa cukup," kata Rasyid.
Disisi lain, Rasyid menambahkan dalam minggu depan akan menurunkan alat berat, untuk pelebaran parit yang sudah ada tersebut, dan melakukan pengorekan lebih dalam lagi, untuk menciptakan saluran air semuanya berfungsi.
"Sebelum pekerjaan dimulai nanti, Camat Berastagi akan mendampingi operator dalam pengorekan parit tersebut, sebab selama ini masih banyak masyarakat kurang sadar dalam pekerjaan kami ini, tujuan kami baik tapi masyarakat berbeda pendapat, tentu hal ini kadang menghambat pekerjaan kami," pungkasnya (RT/RM)/PE
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .