Menhan Siap Dukung Food Estate Program Ketahanan Pangan
Oleh : Radar Medan | 23 Sep 2020, 16:16:25 WIB | 👁 1067 Lihat Nasional
Keterangan Gambar : Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto
RADARMEDAN.COM - Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto menyatakan siap bekerja mendukung Food Estate serta menghadapi dan yakin mampu mengatasi semua kemungkinan yang akan dihadapi bangsa Indonesia terkait krisis pangan dunia sebagai akibat dari pandemi Covid-19.
”Rencana garis besar ini digarisbawahi dari Bapak Presiden untuk menjamin bahwa negara kita akan bisa dengan tenang menghadapi apapun kemungkinan berhubungan dengan peringatan sudah beberapa kali oleh FAO dari PBB tentang kemungkinan akan ada kelangkaan pangan atau krisis pangan dunia sebagai akibat dari pandemi Covid-19,” ujar Menhan saat memberikan keterangan pers usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) melalui konferensi video, Rabu (23/9).
FAO, menurut Menhan, sudah berkali-kali memberi peringatan semua negara supaya siap menghadapi kemungkinan kelangkaan pangan. ”Dengan demikian Bapak Presiden mengantisipasi, menginstruksikan kepada jajaran pemerintah untuk menyiapkan cadangan pangan,” kata Menhan.
Diakui Menhan, dirinya diberikan tugas pada 9 Juli 2020 untuk juga ikut mem-back up, mendukung menteri-menteri lain yang berkaitan dengan pertanian, tentunya yang paling utama adalah Menteri Pertanian.
”Jadi sesudah itu ada semacam pembagian tugas di mana Kementerian Pertahanan akan memegang suatu peranan justru di pembangunan cadangan pangan di singkong. Kemudian sisanya itu nanti, terutama masih sebetulnya itu adalah tugas utama dari Menteri Pertanian, kami hanya sebagai back up untuk menjamin cadangan. Kami mendukung Kementerian Pertanian dan kementerian-kementerian lain,” katanya.
Soal rencana, roadmap, Menhan sampaikan sesuai petunjuk Presiden, Gubernur Kalimantan Tengah sudah mendukung lahan dan mem-back up di lapangan sehingga siap untuk dimulai.
”Saya hanya jelaskan sedikit tentang rencana ke depan singkong ya kita mulai di Kalimantan Tengah kita akan mulai 2021, 30.000 hektare dan selanjutnya sampai 2025 meningkat terus, sasaran kita akhir adalah sampai 1,4 juta hektare di akhir 2025,” ujarnya.
Harapannya, Menhan sampaikan dengan singkong akan menghasilkan tapioka-mocaf, yaitu tepung yang bisa menjadi bahan utama kebutuhan pangan untuk mem-back up, yaitu bahan pangan untuk roti, juga nasi dari singkong, dan mi.
Indonesia, sambung Menhan, menjadi konsumen mi kedua terbesar di dunia dan ingin menjamin tidak tergantung dari persediaan dari luar negeri.
”Jadi kita optimis kita akan kerja dengan baik, Kementerian PUPR bekerja di depan, kemudian Kementerian Pertanian saya kira sudah punya rencana yang luar biasa yang baik ke depan, Gubernur Kalimantan Tengah juga mendukung di lapangan,” pungkas Menhan.(setkab/red /PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .