Menparekraf Sandi Kunjungi Desa Wisata Paloh Naga, Ini Kata Gubsu
Oleh : Radar Medan | 10 Jun 2021, 07:53:33 WIB | 👁 1744 Lihat Wisata
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, bersama dengan Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi dan Bupati Deliserdang Ashari Tambunan, mengunjungi salah satu destinasi wisata di Sumut, yakni agrowisata Paloh Naga di Desa Denai Lama, Kabupaten Deliserdang, Rabu (9/6). Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau kesiapan desa tersebut mengikuti Anugerah Desa Wisata 2021.
Dengan menaiki odong-odong, Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Edy Rahmayadi serta rombongan mendatangi lokasi agrowisata. Kedatangan mereka pun disambut riuh para warga yang sudah menunggu di lokasi acara.
Tepat di depan pintu masuk, rombongan diberikan topi tani, langsung di pakai. Topi tani sebagai simbol karena wisata yang dikunjungi dominan dengan hamparan sawah yang membentang luas. Dengan diiringi musik gamelan, Gubernur bersama rombongan pun menuju panggung utama, untuk menyaksikan pertunjukan kesenian daerah.
Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan, Desa Wisata Denai Lama hadir sebagai desa wisata yang menjadi penggerak ekonomi di bidang wisata. "Desa wisata akan kami dukung untuk meningkatkan keterampilan masyarakatnya. Fokus di sini adalah wisata edukasi, karena di sini ada kafe baca, setiap minggunya selalu ada menyuguhkan kearifan lokal, harapannya sama-sama kita bergandengan tangan untuk mendukung keberadaan tempat ini," ujarnya.
Sandi juga berharap agar Desa Wisata Denai Lama dapat menginspirasi masyarakat Indonesia untuk bangkit di masa pandemi ini. Dikatakannya, di Danau Toba juga ada sebuah desa yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata. "Sedang kita lakukan pendataan," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Edy Rahmayadi mengatakan, bahwa pariwisata harus bisa menjadi tulang punggung ekonomi di daerah. "Sektor pariwisata dapat menghidupkan geliat ekonomi suatu daerah, di kota-kota besar di dunia mayoritas Produk Domestik Bruto (PDB) berasal dari sektor pariwisata. Hingga pada akhirnya sektor pariwisata menjadi tulang punggung perekonomian penduduk di daerah," ujarnya.
Gubernur juga mengatakan bahwa Desa Wisata Denai Lama, punya potensi yang sangat menjanjikan. "Saya sebagai Kepala Daerah mendukung penuh, untuk itu dibutuhkan peningkatan kualitas sarana dan prasarana yang menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan, seperti ketersediaan kamar mandi yang bersih," ungkapnya.
Bupati Deliserdang Ashari Tambunan mengucapkan Terima kasih atas kunjungan dan arahan Menparekraf Sandiaga Uno serta dukungan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Deliserdang sehingga bisa memanfaatkan dengan benar potensi wisata yang ada. "Sehingga kami bisa menyejahterakan warga di Deliserdang ini," ujarnya.(rls/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .