Panen Perdana Jagung Program Intercop danMitra Perusahaan untuk Perkebunan Kayu Rakyat di Taput
Oleh : Radar Medan | 29 Jul 2023, 11:39:32 WIB | 👁 1199 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, TAPUT - Toba Pulp Lestari (TPL) belum lama ini menggelar kegiatan Panen Perdana Tanaman Jagung Program Intercrop bersama mitra perusahaan untuk Perkebunan Kayu Rakyat (PKR) di Desa Horisan Ranggitgit, Kecamatan Parmonangan, Kabupaten Tapanuli Utara.
Direktur TPL, Monang Simatupang hadir berpartisipasi dalam kegiatan ini bersama dengan Seathuraman (Regional Manager Sektor), Ronson Sianturi (Sektor Manager), Jubpri Sibuea (Humas Sektor), Jhonny Sitohang dab Maria Pasaribu (Community Development/CD Officer) TPL Sektor Aek Raja serta perwakilan dari organisasi masyarakat, Forum Bangso Batak Indonesia (FBBI).
Kegiatan panen perdana ini dilaksanakan bertujuan untuk terus memperkuat pola kemitraan agar masyarakat sekitar merasakan manfaat positif dari kehadiran perusahaan. Program Intercrop dilakukan sejalan dengan visi perusahaan, yakni "Tumbuh dan Berkembang Bersama Masyarakat.”
Program Intercrop merupakan pola menanam tanaman kehidupan yang berdampingan dengan pohon Eukaliptus. TPL sendiri mengenalkan mengenai program Intercrop dan coba diinisiasi kepada mitra PKR dan Kelompok Tani Hutan (KTH) binaan perusahaan guna meningkatkan produktivitas lahan sehingga petani bisa memperoleh tambahan penghasilan.
"Jagung yang dipanen perdana ini ditanam menggunakan metode Intercrop. Hal ini merupakan bagian pembelajaran kepada petani, sekaligus mereka diajak mengimplementasikan pelatihan dan pendampingan yang telah diberikan. Program Intercrop ini diharapkan menjadi motivasi bagi masyarakat sekitar operasional dalam upaya mengoptimalisasikan lahan dan meningkatkan perekonomian masyarakat," jelas Monang di sela kegiatannya (Jumat, 25/7/2023).
Rudi Parsaoran Manalu, selaku mitra PKR yang menjalin kerjasama dan menerapkan program Intercrop jagung tersebut menyebut bahwa sebelum metode tersebut diterapkan, mereka diberikan pelatihan dan pendampingan terlebih dulu.
Program penanaman jagung dengan metode intercrop dilakukan hampir di seluruh kawasan sektor perusahaan. Saat ini program intercrop dilakukan di kawasan PKR, yaitu Compartement ZF 418 Sektor Aek Raja dengan luas total 2 Ha. Dari luasan tersebut, 1 Ha diantaranya digunakan untuk penanaman jagung dengan metode intercropping.
“Program intercrop ini sangat membantu dan mendukung perekonomian kami sebagai petani. Lahan ini sebelumnya tidak dapat menghasilkan apapun, akan tetapi dengan adanya program PKR dan intercrop, lahan ini bisa menghasilkan dan bisa mendukung perekonomian keluarga saya," tutur Rudi.
Berdasarkan keterangannya, TPL selama ini telah memberikan dukungan untuk implementasi program ini sejak awal. Mulai dari proses tanam, pupuk dan obat-obatan untuk tanaman jagung dan sehingga pada akhirnya hasil panen kali ini cukup memuaskan.
“Saya sangat merasakan kehadiran perusahaan di tengah-tengah desa kami. Mudah-mudahan ini tetap berkelanjutan dan hasilnya terus bertambah. Terima kasih TPL, semoga tetap jaya di masa mendatang," harapnya.
Kegiatan ini juga turut didukung oleh pemerintah Camat Parmonangan, Sudarsono Toni Manalu, yang hadir dalam kegiatan panen perdana intercrop ini mengapresiasi dukungan dari TPL kepada masyarakat di wilayahnya.
“Perhatian dan dukungan dari TPL sangat dibutuhkan oleh masyarakat, pemerintah juga akan berkolaborasi dengan perusahaan untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pengembangan masyarakat,” tambah Sudarsono.
Perwakilan FBBI, Vera Debataraja, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumatera Utara, juga mengamini hal tersebut karena telah melihat langsung kontribusi yang diberikan TPL kepada masyarakat di wilayah operasionalnya, salah satunya kegiatan panen perdana ini.
“Menghadiri panen perdana intercrop di sektor Aek Raja kali ini sebagai salah satu bukti bahwa TPL selalu hadir dan berkontribusi bagi masyarakat khususnya di sekitar operasional perusahaan. Pada 13-14 Juli 2023 lalu, FBBI pun berkunjung ke Kompleks Pabrik TPL di Kecamatan Parmaksian dan diberi pengenalan serta presentasi singkat operasional perusahaan lewat Mini Exhibition.”
“Kemudian kami lanjut berkeliling pabrik mulai dari Central Nursery, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan berakhir di Pondok Bina Tani (PBT) untuk melihat percontohan program Intercrop dan sekarang kami lihat langsung hasil nyatanya dalam kegiatan panen perdana ini,” tukas Vera..
Ia menambahkan, "FBBI ingin menjadi duta kebenaran, bukan duta pembenaran. Kami sudah melihat langsung bagaimana proses operasional TPL dari awal hingga pengelolaan limbahnya di pabrik. Kami juga mau menyampaikan fakta-fakta positif untuk mengedukasi kepada masyarakat semua kontribusi TPL, termasuk soal kesejahteraan para tenaga kerja, subsidi pendidikan bagi anak para tenaga kerja maupun pendistribusian dana CD atau CSR perusahaan," tutup Vera mengakhiri.
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .