Pasca Rehabilitasi Trotoar, Pejalan Kaki Kini Merasa Lebih Aman & Nyaman
Oleh : Radar Medan | 17 Okt 2024, 08:55:36 WIB | 👁 802 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Trotoar usai di rehab Pemko Medan Rabu, 16/10/2024 (Ist)
RADARMEDAN.COM - Sebagai upaya untuk meningkatkan pelayanan serta menjamin keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat, terutama pejalan kaki, Pemko Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Wakil Wali Kota H Aulia Rachman merehabilitasi sejumlah trotoar di Kota Medan.
Di samping itu rehabilitasi trotoar ini juga dilakukan guna menciptakan akses yang baik bagi pejalan kaki sekaligus mendukung kelancaran arus lalu lintas. Dengan tersedianya trotoar yang lebih baik, para pejalan kaki tidak lagi mengganggu kelancaran arus lalu lintas sehingga dapat meminimalisir potensi terjadinya kecelakaan.
Tidak itu saja, rehabilitasi trotoar yang dilakukan tersebut juga sebagai upaya untuk mendukung estetika kota, serta mengakomodasi kaum difabel sehingga mereka mendapatkan hak atas trotoar yang layak. Itu sebabnya, rehabilitasi trotoar yang dilakukan diikuti garis kuning (guiding block) sebagai panduan bagi penyandang disabilitas, terutama tunanetra.
Di sepanjang tahun 2023, Pemko Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan tercatat telah merehabilitasi trotoar di 11 titik yakni trotoar Jalan Gunung Krakatau, Jalan Imam Bonjol, Jalan Putri Hijau, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Letjen Suprapto, Jalan H Adam Malik, Jalan Ir H Juanda, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Mongonsidi, Jalan Gatot Subroto, dan Jalan Ahmad Yani.
Rehabilitasi yang dilakukan ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka menilai rehabilitasi yang dilakukan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi pejalan kaki. Salah satunya Elpi (30), ia mengaku pasca rehabilitasi yang dilakukan akses jalan menuju tempatnya bekerja kini menjadi lebih nyaman.
“Saya merasa senang dengan rehabilitasi trotoar yang dilakukan Pemko Medan. Kini, akses saya menuju tempat bekerja menjadi lebih aman dan nyaman,” kata Elpi saat ditemui tengah melintasi trotoar Jalan Imam Bonjol, Rabu 16/10/2024.
Diungkapkan, wanita berambut kepang satu yang mengenakan sweeter hitam bercorak merah dipadu celana hitam, sebelum direhabilitasi, kondisi trotoar sebelumnya dinilainya biasa saja bahkan kurang nyaman saat dilintasi.
“Kalau sekarang trotoarnya sangat enak dan nyaman untuk dilintasi,” ungkapnya.
Ungkapan Elpi juga diamini Fany (22), warga lainnya. Wanita berpostur kecil dan berkulit putih serta mengenakan cardigan cream dipadu rok abu-abu, merasakan perbedaan yang sangat signifikan saat melintasi trotoar yang telah direhabilitasi.
“Kami selaku pejalan kaki saat ini sudah sangat enak melintasi trotoar,” jelas Fany didampingi teman prianya di Jalan Sudirman.
Dengan rehabilitasi yang dilakukan, papar Fany, pejalan kaki sudah mendapatkan akses melintas yang aman dan nyaman sehingga tidak mengganggu para pengendara kendaraan bermotor.
“Dengan trotoar yang lebih baik, tidak hanya memberi kenyamanan bagi pejalan kaki, tapi juga bagi pengendara kendaraan bermotor. Jadi, kami sangat mengapresiasi dan mendukung rehabilitasi trotoar yang dilakukan Pemko Medan ini,” pungkasnya seraya menambahkan Pemko Medan telah menunjukkan komitmennya untuk memberikan hak bagi pejalan kaki.(r/hm/pe)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .