PDAM Tirta Silau Piasa Asahan Salurkan Air Kotor, Warga Kisaran Mengeluh
Oleh : Radar Medan | 26 Jul 2022, 17:40:03 WIB | 👁 2370 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Penampakan Air yang ditampung di rumah warga di Kisaran, Senin ( 25/07/2022) Foto Istimewa
RADARMEDAN.COM, Asahan - Warga kelurahan Mutiara kecamatan Kisaran Timur kabupaten Asahan, provinsi Sumatera Utara mengeluhkan air Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Silau Piasa Asahan yang kualitasnya air sangat buruk.
Air yang mengalir kerumah masyarakat seperti bercampur lumpur, kotor dan sangat tidak layak untuk digunakan. Apalagi untuk dikonsumsi untuk seperti memasak dan minum.
Hal itu disampaikan oleh warga setempat bernama Yudi.
"Air nya kotor sekali seperti bercampur dengan lumpur, sangat tidak layak untuk dikonsumsi manusia ," ucapnya.
Yudi juga menambahkan tidak hanya itu saja bahkan air PDAM Tirta Silau Piasa Asahan sering mati.
"Kalau sudah pagi air PDAM Tirta Silau Piasa Asahan selalu mati, siang baru hidup terkadang pun mau sampai sore baru hidup, kadang kita sampai tidak mandi dikarenakan air PDAM Tirta Silau Piasa tak hidup," sebut Yudi, Senin ( 25/07/2022).
Selain itu, warga lainnya juga merasakan buruknya pelayanan BUMD Pemkab Asahan itu. Irvan (37) salah seorang pelanggan air PDAM yang tinggal di Umbut Umbut Kisaran mengakui pelayanan PDAM Tirta Silau Piasa sangat buruk. Sebab,air yang masuk ke rumah mereka sangat keruh dan berlumpur.
"Dah enggak beres lagi memang kinerja PDAM Tirta Silau Piasa ini. Mereka jual air atau jual lumpur. Kalau konsumen telat dan nunggak membayar uang air, mereka langsung main putus. Tapi pelayanan air bersih tidak mereka berikan pada masyarakat," ucap Irvan.
Sebagai pelanggan, seharusnya kita mendapatkan air bersih dari PDAM. Namun, kenyataannya berbeda. Selain itu, beberapa hari terakhir air juga sering tidak lancar.
"Kita setiap bulan rutin bayar rekening air. Kalau yang keluar air kotor begini, meteran juga jalan, tetap dibayar. Yang rugi kita masyarakat sebagai pelanggan," bebernya.
Sementara itu Direktur Air Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Silau Piasa Asahan Ruspin Arip ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp memberikan klarifikasi terkait air yang kotor itu.
"Ini disebabkan terjadinya diujung pipa PDAM sehingga kotoran lumpur tersorong sampai kerumah pelanggan, " sebutnya.
Selanjutnya Ruspin Arip menambahkan air kotor ini seharusnya tidak sampai kerumah masyarakat jika petugas membuka saluran pembuangan kotoran yang ada dipipa.
" Seharusnya PDAM Inten membuka Wash Out ( WO ) pembuangan sehingga kotoran yang ada di pipa ini tidak sampai kerumah pelanggan, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini," ungkap Ruspin. ( Hs )/pe
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .