Pembuangan Bayi Komplek CBD Polonia Terungkap Ibu Ini Tega Buang Bayinya Sendiri
Oleh : Radar Medan | 27 Mar 2019, 13:11:37 WIB | 👁 1534 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Pelaku pembuangan bayi diamankan di Mapolsek Medan Baru
RADARMEDAN.COM - Satuan Reskrim Polsek Medan Baru berhasil mengungkap kasus pembunuhan dan pembuangan bayi di lokasi pembuangan sampah di Komplek CBD Polonia Medan. Pelaku pembuangan bayi tiada lain ibu kandung korban, Dewi Purnama Sari (28) warga Kota Bumi, Bandar Lampung.
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing, didampingi Kanit Reskrim Iptu Philip Purba dan Panit I Imanuel Ginting, mengatakan, pelaku Dewi sengaja membunuh dengan cara anaknya baru lahir dengan tangannya tersebut, untuk menutup aibnya yang tidak ingin dipecat dari pekerjaannya sebagai pembantu rumah tangga di rumah majikannya tersebut.
Meski Dewi sudah mempunyai suami itu hanya menginginkan pekerjaannya dari majikannya tersebut tanpa diketahui kehamilannya. Namun, apa yang dilakukan oleh ibu rumah tangga itu jangan sampai dilakukan oleh perempuan lainnya yang ada di Kota Medan. Kapolsek pun mengaku salut melihat petugas Reskrim Polsek Medan Baru sangat cepat melakukan pengungkapan kasus tersebut.
Sehingga, Dewi yang melakukan perbuatan tersebut diamankan dari salah satu rumah sakit yang ada di seputaran Wilayah hukum Polsek Medan Baru. Dari pelaku juga petugas mengamankan barang bukti satu buah pisau cukur, satu buah plastik warna hitam dan sepasang baju tidur warna biru.
“Pelaku melanggar Pasal 342 Subs Pasal 341 KHUPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun Penjara, ”katanya kepada media, Senin (25/03/2019) sore.
Sementara itu, Dewi mengaku menyesal melakukan pembuatan tersebut. “Saya menyesal membunuh anak sendiri yang baru lahir dan berurusan dengan pihak kepolisian di Kota Medan,”ujarnya. (Tribratanews/DYK/red)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .