Pemkab Anambas Bantu Peralatan Melaut Nelayan dan Beasiswa Pendidikan
Oleh : Radar Medan | 05 Okt 2021, 20:14:56 WIB | 👁 1020 Lihat Riau-Kepri-Batam
Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas, Wan Zuhendra bersama Bupati Anambas, Abdul Haris saat menyerahkan sejumlah bantuan peralatan pancing kepada para nelayan (05/10/2021)
RADARMEDAN.COM, ANAMBAS - Dinas Perikanan Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas selalu rutin membuat program yang membantu para nelayan agar hasil tangkapannya meningkat. Kepala Dinas Perikanan Pertanian dan Ketahanan Pangan, Effi Sjuhairi mengatakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas selalu rutin membuat program yang peduli dengan para nelayan.
"Kita rutin ada program memberikan bantuan kepada para nelayan. Bantuan yang diberikan berupa alat pancing, alat komunikasi dan pompong. Baru pekan lalu kita berikan pada nelayan di Desa Sri Tanjung, program seperti ini terus berkelanjutan," ujar Effi Sjuhairi kepada media ini, Selasa(5/10/2021).
Effi juga menambahkan, selain memberikan bantuan peralatan pancing, pihaknya juga saat ini sudah ada mengirimkan putra daerah sekolah Teknologi Perikanan di Pontianak. Saat ini ada 14 siswa sedang mengikuti program pendidikan yang dibiayai oleh pemerintah daerah.
"Para siswa ini kelak diharapkan bisa memberikan inovasi teknologi baru untuk alat tangkap nelayan. Karena melalui pendidikan tentu tidak hanya menangkap ikan, budidaya ikan juga bisa," ujarnya.
Selain itu pihaknya juga sudah sering memberikan penyuluhan agar nelayan tangkap semakin jeli dan bisa menggunakan kapal besar tentunya zona penangkapan ikan diatas dari 12 mil. Namun banyak nelayan tradisional enggan beralih menggunakan jaring dengan berbagai alasan dan pendapat.
"Kita sering dialog dengan para nelayan, sepertinya mereka susah untuk meninggalkan pola lama yakni pancing ulur. Sebagian mengaku takut karang rusak, sebenarnya kalau lait dalam jaring kan tidak sampai kedasar laut. Tapi inilah kita berikan penyuluhan agar mereka mau beralih menjadi nelayan profesional, "ujarnya.
Bahkan kata Effi, sering disampaikan jika nelayan banyak datang dari Jawa dan Sumatera untuk memanfaatkan potensi sumberdaya perikanan di laut Natuna dan Anambas sementara jarak tempuhnya jauh. Oleh sebab itu nelayan lokal harus bersaing dengan nelayan luar yang menggunakan kapal diatas 30 GT tentunya bisa meningkatkan perekonomian nelayan Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Kedepan kita berharap agar para nelayan kita juga bisa memanfaatkan sumberdaya perikanan kita. Kalau kita bandingkan nelayan dari Jawa sampai kesini berapa bahan bakar yang dikeluarkan sementara kita dekat. Ini selalu kita sampaikan kepada para nelayan kita, "katanya.(Toyami)/PE
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .