Pencarian Tiga Anak yang Hilang Misterius di Langkat Dilanjutkan
Oleh : Radar Medan | 30 Okt 2020, 12:01:11 WIB | 👁 2614 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, LANGKAT - Tiga orang anak berusia 7 tahun yang hilang sejak, Minggu (18/10/2020), saat sedang bermain di Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), belum juga ditemukan hingga, Jumat (30/10/2020).
Ketiga bocah yang hilang itu bernama Yoghi Tri Herlambang alias Yogi (7), Nizam Aufah Reza aliah Nizam (7), dan Alfisah Zahra alias Zahra (7). Ketiga bocah itu merupakan warga Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat,
Kapolres Langkat, AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan, proses pencarian terhadap tiga orang anak itu masih terus dilakukan. Dalam melakukan pencarian itu, polisi juga dibantu oleh 100-an anggota masyarakat asal Desa Pulka.
"Posko pencarian anak hilang di Dusun Pulka sudah kami tutup atas permintaan keluarga korban yang merasa tidak nyaman karena banyaknya warga lain dari luar dusun itu, yang berdatangan ke lokasi. Ramainya kunjungan warga luar menyulitkan pencarian," ujar Edi.
Selain memasang portal di pintu masuk tujuan Dusun Pulka, petugas juga menutup lokasi tempat anak-anak itu saat bermain, dan sebelum dinyatakan hilang. Penutupan tempat kejadian perkara (TKP) untuk mempermudah polisi melakukan penyelidikan.
"Mulai dari saat kejadian ketiga korban hilang sampai dengan Kamis kemarin, kunjungan masyarakat dari luar sangat banyak. Ini berlangsung setiap hari. Kondisi ini membuat keluarga korban merasa kurang nyaman karena menjadi tontonan," sebutnya.
Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Langkat, Iptu Hussein mengatakan, anjing pelacak dilibatkan karena sudah dilakukan pencarian selama 4 hari, ketiga bocah yang hilang tersebut, belum juga ditemukan. Ketiga orang bocah itu dinyatakan hilang sejak Minggu (18/10/2020) yang lalu.
"Sudah dikerahkan anjing pelacak untuk melakukan pencarian terhadap ketiga anak yang hilang tersebut. Brosur tentang anak hilang juga sudah disebarkan. Semoga membuahkan hasil. Meski belum membuahkan hasil, pencarian terus dilakukan," ujar Hussein.
Perwira urusan Sub Bagian Humas Polres Langkat, Aiptu Yasir Rahman mengatakan, proses pencarian terhadap ketiga bocah warga Dusun VI Pulka, Desa Naman Jahe, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, masih dilakukan.
"Sudah lima orang dimintai keterangan sebagai saksi yang melihat korban sebelum hilang. Ketiga bocah yang hilang itu bernama Yoghi Tri Herlambang alias Yogi (7), Nizam Aufah Reza aliah Nizam (7), dan Alfisah Zahra alias Zahra (7)," ujar Yasir Rahman.
Yasir mengatakan, para saksi yang dimintai keterangan itu mengaku, melihat ketiga korban sedang bermain perosotan di lokasi bekas timbunan tanah. Lokasi tempat bermain ketiga korban berada di dalam areal perusahaan perkebunan.
"Kita sudah menyebarkan brosur tentang laporan anak yang hilang tersebut. Kita berharap, masyarakat memberikan informasi jika melihat ketiga bocah yang hilang sejak 4 hari kemarin. Keberadaan ketiga bocah ini masih misteri," katanya.
Kepala Dusun VI Pulka Desa Naman Jahe Kecamatan Salapian, Masdi menyampaikan, laporan tiga bocah asal Desa Naman Jahe itu sudah dilaporkan ke aparat kepolisian. Bahkan, pemerintah desa dengan masyarakat sudah melakukan pencarian.
"Pencarian sudah dilakukan di lokasi bermain ketiga bocah ini, sampai kita juga masuk melakukan pencarian ke dalam perkebunan. Namun sampai saat ini, ketiga bocah malang ini belum juga ditemukan. Kita terus mencari anak-anak itu,"katanya. (Berita satu.com/PR)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .