Penerimaan Mahasiswa Baru Unika, Kapolda Sumut Pesankan Kesadaran Bela Negara
Oleh : Radar Medan | 14 Okt 2020, 14:12:31 WIB | 👁 2113 Lihat Umum
RADARMEDAN.COM - Kapolda Sumut Irjen Pol Drs Martuani Sormin M.Si menjadi narasumber dalam pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru Universitas Katolik Santo Thomas T.A. 2020/2022 bertempat di Kampus Universitas Katolik Santo Thomas Jl. Setia Budi Medan, Selasa (13/10/2020).
Tidak hanya Kapolda Sumut, turut hadir Gubernur Sumatera Utara Bapak Edy Rahmayadi, Rektor Universitas Katolik Santo Thomas Prof. Dr. Drs. Sihol Situngkir, M.B.A, Uskup Agung Bpk. Mgr. Kornelius Sipayung, Ketua Yayasan Santo Thomas Dr. Pirma Simbolon serta seluruh dosen dan mahasiswa/i Universitas Katolik Santo Thomas.
Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan, Kapolda Sumut masuk dalam sesi sebagai narasumber untuk memberikan paparan kepada audiens yang hadir terkait “Kesadaran Bela Negara” untuk meningkatkan jiwa bela negara bagi para mahasiswa baru dan juga para dosen.
“Adalah suatu kebanggaan dan kehormatan bagi saya selaku Kapolda Sumut dapat berbicara di Universitas Katolik Santo Thomas dalam kegiatan pengenalan kehidupan Kampus Mahasiswa Baru T.A. 2020/2021," sambut Irjen Pol Martuani.
Orang nomor satu di jajaran Polda Sumut ini menyampaikan bahwa para mahasiswa – mahasiswi merupakan aset Indonesia dalam hal pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas guna menjadi generasi para pemimpin di Indonesia.
Indonesia merupakan karunia terbesar Tuhan untuk kita semua, yang telah diberikan kepada kita.
“Oleh karena itu sebagai warga Negara Republik Indonesia yang baik, kita harus bersama-sama dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," tegas Martuani.
Sebagai mahasiswa, Kapolda Sumut mengingatkan agar mengembangkan pengetahuan yang bersifat nasional dan harus berjiwa sosial untuk mengantisipasi segala bentuk ancaman kedepan bagi Negara Indonesia.
Ketika negara sudah terancam, maka sebagai warga negara Indonesia, kita wajib untuk ikut serta dalam membela Tanah Air dengan seluruh tumpah darah.
Kemudian Kapolda Sumut mengatakan bahwa penyampaian pendapat di muka umum atau berunjuk rasa adalah diperbolehkan karena telah diatur di dalam Undang-undang, namun pelaksanaannya harus berjalan secara baik dan tidak melakukan tindakan yang anarkis.
“Dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Provinsi Sumatera Utara, Polda Sumut mengajak seluruh elemen mahasiswa untuk saling bahu membahu dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif," kata Kapolda Sumut.
“Jadilah garam dan terang di dunia. Ini harus kita jadikan filsafat dalam hidup, agar niscaya kita dapat berbahagia di kehidupan," ujar Jenderal bintang dua tersebut diakhir sambutannya.
Kegiatan pun berlanjut dengan sesi tanya jawab serta Kapolda Sumut menerima cinderamata berupa ulos dan plakat dari Universitas Katolik Santo Thomas Medan yang ditutup dengan foto bersama. (Rio-RM)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .