Penuhi Janji, Wali Kota Medan Berkantor di Medan Utara

Oleh : Radar Medan | 08 Okt 2022, 09:39:22 WIB | 👁 5557 Lihat
Metropolitan
Penuhi Janji, Wali Kota Medan Berkantor di Medan Utara

RADARMEDAN.COM - Berkantor di kawasan Medan bagian Utara adalah janji kampanye saat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Medan. Selain itu juga untuk menjawab sejumlah permasalahan klasik yang kerap dihadapi dan dikeluhkan masyarakat selama ini sehingga mereka benar-benar terlayani dengan baik.

Hal ini disampaikan Wali Kota Medan Bobby Nasution saat diwawancara oleh salah satu stasiun tv di depan Taman Sicanang, Kelurahan Belawan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Jum’at (7/10) petang. Sebelum siaran langsung, orang nomor satu di Pemko Medan itu lebih dahulu berdialog dengan masyarakat sekitar.

“Ini adalah janji kampanye pada saat mencalonkan diri jadi Wali Kota. Kita berjanji, jika terpilih nanti akan berkantor di kawasan Medan bagian Utara. Kemungkinan nantinya, kita akan berkantor selama 3 bulan di Medan bagian Utara dan akan berkeliling di kelurahan-kelurahan lainnya,” kata Bobby Nasution.

Disinggung soal apa yang sebenarnya menjadi permasalahan di Medan bagian Utara sehingga membuatnya memutuskan berkantor di sana, menantu Presiden RI Joko Widodo ini menjelaskan, masalah utamanya adalah banjir. Kemudian, sambungnya, permasalahan ekonomi juga turut menjadi satu dari sekian persoalan yang ada di kawasan Medan bagian Utara tersebut.

“Masalah yang paling klasik adalah banjir rob. Pemko Medan juga telah berkolaborasi dengan Pemeritah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) RI untuk menangani persoalan ini. Namun, kita mengetahui masih ada pro dan kontra dari masyarakat. Bukan menolak, hanya saja, mungkin masyarakat belum sepenuhnya memahami hal itu. Oleh karenanya, kita telah memassifkan komunikasi dan sosialisasi di masyarakat. Untuk itu juga lah kita hadir di sini,” jelasnya.

Kemudian, mengenai hal apa saja yang disampaikan masyarakat saat berkantor di Medan bagian Utara, Bobby Nasution mengungkapkan, masyarakat banyak menyampaikan persoalan terkait infrastruktur, ekonomi dan penyaluran bantuan.

“Kita paham, mungkin dalam penyaluran ada kendala. Jadi, semua kekurangan yang disampaikan, kita terima, koreksi dan evalusi. Kemudian, jika ada yang berkaitan dengan Pemerintah Pusat, pasti akan kita komunikasikan,” imbuhnya.

Dalam siaran langsung yang mengusung tema “Medan, Kota Medical Tourism” tersebut, ayah tiga orang anak ini mengaku menggagas program tersebut karena bentuk keprihatinannya. Sebab, banyak warga Kota Medan yang lebih memilih untuk mendapatkan layanan kesehatan di negara-negara tetangga yang jaraknya bisa ditempuh dengan cepat menggunakan moda transportasi udara.

“Bahkan, untuk sekadar check up saja, banyak dari warga kita yang lebih memilih untuk ke luar negeri. Padahal, fasilitas layanan kesehatan di Kota Medan juga tidak kalah mumpuni. Karena, rumah-rumah sakit yang ada di Kota Medan juga memiliki keunggulannya masing-masing untuk menangani setiap jenis penyakit yang diderita oleh pasien. Agar masyarakat mengetahui, kita juga sudah lakukan sosialisasi dan informasi,” paparnya.

Terakhir, mengenai bantuan subsidi transportasi, Bobby Nasution mengaku jika Pemko Medan menggunakan 5,6 % anggaran dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) untuk menangani dampak penyesuaian kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu.

“Kita mengetahui bahwa pengurangan subsidi BBM tentu berdampak pada masyarakat. Nah, Bapak Presiden juga sudah menginstruksikan kepada Pemda untuk mengalokasikan minimal 2 persen dari DAU dan DBH, baik berupa bantuan langsung maupun subsidi. Namun, Pemko Medan sendiri mengalokasikan 5,6 persen, itu dikarenakan jumlah penduduk kita yang besar,” pungkasnya. (Hanson Munthe)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas