Pj Ketua Dekranasda Harapkan UKM Sumut Harus Naik Kelas
Oleh : Radar Medan | 08 Jan 2024, 19:01:33 WIB | 👁 1049 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM - Penjabat (Pj) Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumatera Utara (Sumut) Dessy Hassanudin menginginkan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Provinsi Sumut 'naik kelas'. Hal ini mengingat banyaknya produk impor yang masuk ke Indonesia, termasuk ke Sumut.
Hal tersebut disampaikan Pj Ketua Dekranasda Sumut saat memimpin Rapat Program Kerja Dekranasda Sumut Tahun 2024 di Rumah Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Senin (8/1).
"Banyak masukan yang kita dapat hari ini. Harus ada peningkatan, bukan hanya dari produksi, tapi juga dari sektor pemasarannya. Kalau saya lihat-lihat, kita kurangnya di pemasaran. Hanya berpatokan di pameran saja. Sementara pameran hanya sesekali dan hanya membuka pintu untuk pengenalan," kata Dessy Hassanudin.
Untuk itu, katanya, Dekranasda Sumut akan melakukan sejumlah upaya seperti memberikan pelatihan digitalisasi promosi bagi pelaku UKM. Kemudian, memastikan kualitas dan kuantitas produk UKM agar bisa bersaing dengan produk impor.
"Jadi yang perlu diperhatikan juga adalah mutunya. Terkadang kemasannya sudah baik, namun kualitasnya kurang diperhatikan. Sehingga itulah yang membuat konsumen enggan untuk berbelanja. Selanjutnya produktivitas harus berkelanjutan. Jangan nanti sudah ada pembelinya, namun produktivitasnya tidak continue," kata Dessy.
Agar UKM Sumut naik kelas, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Ilyas Sitorus menyarankan agar pelatihan yang diberikan kepada pelaku UKM lebih bervariasi dan berkelanjutan. Tidak lagi hanya pelatihan pemula atau monoton dan sama setiap tahun.
"Biarlah pelatihan untuk UKM pemula dilakukan oleh Dekranasda Kabupaten/Kota. Paling tidak, kita melakukan pelatihan tingkat lanjutan. Pelatihan yang dibutuhkan saat ini, antara lain, bagaimana mengelola media sosial untuk pemasaran, karena sekarang semua berkaitan dengan digital," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Naslindo Sirait menyebutkan, pihaknya berupaya mendorong produk UKM Sumut agar mampu berdaya saing, baik dari sisi harga dan kualitas. Juga memberikan pelatihan manajemen usaha, branding, pemasaran, dan promosi, hingga pendaftaran merk.
"Tahun 2024, kita berupaya UKM Sumut dalam memasarkan produknya tidak lagi dengan konvensional tapi sudah dengan digital. Kami juga sudah berkoordinasi dengan hotel, sejumlah ritel di Sumut, supaya produk UKM juga bisa dipasarkan di pasar modern," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Harian Dekranasda Sumut Mulyadi Simatupang memaparkan apa saja yang sudah dilakukan Dekranasda sepanjang 2023. Salah satunya dengan memberikan pelatihan, mengikuti pameran skala regional, nasional, dan internasional.
"Untuk tahun 2024 ini diharapkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan lebih banyak dan lebih menarik dengan menampilkan inovasi produk UKM agar lebih berdaya saing," pungkasnya.**
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .