Polda Sumut Lakukan Tahapan Revitalisasi Dua Jembatan Gantung di Tapsel dan Paluta
Oleh : Radar Medan | 11 Mar 2026, 12:02:23 WIB | 👁 727 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob mulai melaksanakan tahapan revitalisasi perbaikan dua jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (10/3/2026).
RADARMEDAN.COM, PALUTA – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob mulai melaksanakan tahapan revitalisasi perbaikan dua jembatan gantung yang mengalami kerusakan di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Selasa (10/3/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan dua SST personel Satbrimob Polda Sumut di bawah arahan Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka, S.I.K., M.M., M.H., M.Han. Turut hadir Danyon C Kompol Zaenal Muhlisin bersama para pejabat utama jajaran Batalyon C.
Revitalisasi ini diawali dengan patroli dan pengecekan fasilitas umum oleh Satbrimob Polda Sumut setelah menerima informasi dari masyarakat terkait kondisi dua jembatan gantung yang rusak dan mengganggu aktivitas warga.
Jembatan pertama berada di Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Jembatan tersebut dibangun pada tahun 2009 menggunakan material besi, pasir, batu, semen dan kayu dengan ukuran panjang sekitar 60 meter, lebar 2 meter dan tinggi sekitar 7 meter dari permukaan sungai. Jembatan ini menjadi akses utama masyarakat menuju areal persawahan di kawasan Si Kuakua.
Namun, jembatan tersebut mengalami kerusakan akibat banjir yang terjadi pada 25 November 2025 sehingga menghambat aktivitas masyarakat, khususnya para petani yang setiap hari melintas menuju lahan pertanian.
Sementara itu, jembatan gantung di Desa Sibabangunan, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara memiliki panjang sekitar 90 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi sekitar 25 meter dari sungai. Jembatan yang awalnya dibangun pada tahun 1980 dan sempat diperbaiki pada tahun 2022 itu merupakan jalur utama penghubung Desa Sibabangunan dengan Kampung Banjir.
Kerusakan pada jembatan tersebut terjadi pada Juni 2024 akibat meningkatnya volume air sungai saat curah hujan tinggi serta kondisi konstruksi yang mulai rapuh sehingga mengganggu mobilitas warga dan aktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Dalam tahapan awal revitalisasi, Satbrimob Polda Sumut sebagai pelaksana lapangan melakukan sejumlah langkah persiapan. Salah satunya dengan melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat pengguna jembatan di Desa Batu Hula dan Desa Sibabangunan guna mendukung proses revitalisasi atau perbaikan jembatan.
Dalam sosialisasi tersebut, personel Satbrimob mengimbau masyarakat untuk tidak menggunakan jembatan yang rusak sebagai jalur alternatif karena dapat membahayakan keselamatan. Selain itu, masyarakat juga diberi pemahaman bahwa proses perbaikan jembatan akan segera dilaksanakan guna memulihkan akses utama warga.
Satbrimob Polda Sumut juga melakukan sosialisasi terkait pembangunan posko yang akan difungsikan sebagai sarana akomodasi bagi personel sekaligus tempat pelayanan selama proses pengerjaan revitalisasi jembatan berlangsung.
Sebagai bentuk kebersamaan dan dukungan masyarakat, Satbrimob Polda Sumut bersama tokoh masyarakat dan warga sekitar turut melaksanakan kegiatan buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan doa bersama. Kegiatan tersebut digelar untuk memohon kelancaran serta keselamatan dalam pelaksanaan revitalisasi perbaikan jembatan yang dijadwalkan mulai dikerjakan pada hari berikutnya.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rantau Isnur Eka mengatakan, keterlibatan Brimob dalam revitalisasi jembatan ini merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam membantu mengatasi kendala akses yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga.
“Melalui kegiatan ini kami berharap akses masyarakat, khususnya para petani yang bergantung pada jalur tersebut, dapat kembali normal sehingga aktivitas mereka dapat berjalan lancar dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menyampaikan bahwa langkah yang dilakukan Satbrimob Polda Sumut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
“Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Revitalisasi jembatan ini menjadi bentuk kepedulian Polda Sumut dalam membantu memulihkan akses vital warga yang sangat penting bagi aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat,” kata Ferry.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dan dukungan penuh dari masyarakat setempat yang berharap revitalisasi jembatan dapat segera selesai sehingga akses utama warga dapat kembali digunakan dengan aman.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .