Polrestabes Medan Klarifikasi Isu Dugaan Obstruction of Justice di Polsek Pancurbatu
Oleh : Radar Medan | 13 Des 2025, 13:44:14 WIB | 👁 850 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Polrestabes Medan memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dan informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan ketidaktegasan Kasi Propam Polrestabes Medan dalam menindak penyidik Polsek Pancurbatu, Sabtu (13/12/2025).
RADARMEDAN.COM - Polrestabes Medan memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dan informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan ketidaktegasan Kasi Propam Polrestabes Medan dalam menindak penyidik Polsek Pancurbatu yang diduga melakukan obstruction of justice terhadap penemuan senjata tajam (sajam) dari pelaku pencurian.
Kasi Humas Polrestabes Medan, AKP Halason Sihotang, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen penuh terhadap keterbukaan informasi publik serta penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.
“Menanggapi isu yang berkembang di masyarakat, kami menegaskan bahwa setiap dugaan pelanggaran yang melibatkan anggota Polri selalu ditangani secara profesional, objektif, dan berdasarkan prinsip supremasi hukum,” ucap AKP Halason Sihotang, Sabtu (13/12/2025).
Ia menjelaskan, terkait dugaan obstruction of justice yang dituduhkan kepada anggota Polsek Pancurbatu, telah dilakukan serangkaian proses klarifikasi dan pendalaman oleh fungsi terkait sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Berdasarkan hasil klarifikasi dan pendalaman tersebut, dugaan obstruction of justice tidak terbukti secara hukum. Oleh karena itu, tidak terdapat dasar hukum yang cukup untuk dilakukan penindakan, baik pidana maupun sanksi disiplin, terhadap anggota yang bersangkutan,” tuturnya.
Ia menambahkan, bahwa keputusan tersebut bukan merupakan bentuk pembiaran atau ketidaktegasan institusi. Sebaliknya, hal itu merupakan wujud komitmen Polri dalam menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah serta menjamin keadilan hukum bagi setiap warga negara, termasuk anggota Polri.
“Polri tetap membuka ruang evaluasi dan akan menindak tegas setiap anggota yang terbukti melakukan pelanggaran hukum maupun kode etik profesi, tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Di akhir keterangannya, Halason meminta masyarakat untuk bijak dalam setiap menerima informasi yang beredar di masyarakat.
"Masyarakat harus tetap kritis, tapi bijak dalam menyikapi setiap informasi. Percayalah proses penegakan hukum kepada polri dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku," ujarnya.(F/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .