Polsek Sunggal Ringkus Pencuri Rumah Kosong Saat Hari Libur, Kaki Ditembak
Oleh : Radar Medan | 25 Apr 2025, 09:50:00 WIB | 👁 855 Lihat Hukum dan Kriminal
Keterangan Gambar : Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G. Hutabarat, S.H., M.H. dalam konferensi pers di Mapolsek Sunggal, Kamis 24/4/2025.
RADARMEDAN.COM - Polsek Sunggal berhasil mengamankan empat tersangka yang terlibat dalam kasus pencurian dengan pemberatan di sejumlah rumah kosong selama libur Lebaran.
Aksi kriminal ini menyasar rumah dinas personel TNI, Polri, dan warga biasa di wilayah hukum Polsek Sunggal.
Tersangka memanfaatkan momen mudik Lebaran, saat rumah-rumah tersebut ditinggalkan pemiliknya, untuk melancarkan aksinya.
Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G. Hutabarat, S.H., M.H., menjelaskan bahwa jaringan ini terdiri dari pelaku utama, MA (28), beserta tiga rekanannya: APi (37), HH (43), dan AR (45). MA disebut sebagai otak yang membobol dua rumah dinas TNI di Komplek Perumahan Asrama Kodam 1/BB Sunggal, rumah personel Polri di Jalan Seroja, serta rumah warga di Jalan Kemuning.
“Tersangka memanjat tembok belakang dan mencongkel pintu untuk masuk. Barang-barang berharga seperti elektronik dan kendaraan kemudian dijarah,” ujar Bambang dalam konferensi pers di Mapolsek Sunggal, Kamis 24/4/2025.
Modus operandi kelompok ini melibatkan penjualan barang curian melalui platform online dengan bantuan AP dan HH. Keduanya membantu memasarkan barang melalui media sosial dan membagi keuntungan dengan MA. Sementara itu, AR bertindak sebagai pelaku mandiri yang membongkar unit AC dan lemari es di rumah personel Polri.
Proses penangkapan tidak berjalan mulus. Saat pengembangan kasus pada 14 April 2025, MA mencoba melawan petugas sehingga polisi terpaksa menembak kakinya untuk mengendalikan situasi.
Dari penggerebekan, polisi menyita barang bukti berupa sepeda motor Honda Vario 150, kipas angin, speaker Bluetooth, hingga peralatan bekas pembongkaran AC.
“Kami juga menemukan bukti transaksi online dari penjualan barang curian,” tambah Bambang.
Kapolsek mengungkapkan motif ekonomi sebagai pendorong utama aksi ini. Tersangka memanfaatkan kebutuhan mendesak untuk mengalihkan barang curian menjadi uang tunai.
Keempat tersangka kini dijerat Pasal 363 Ayat (2) KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan Pasal 480 KUHP terkait tadah barang curian. Jika terbukti, mereka menghadapi hukuman penjara hingga 7 tahun.
Sebelumnya, Polsek Sunggal telah mengimbau warga yang mudik untuk menitipkan kunci rumah atau kendaraan di kantor polisi guna mencegah kejahatan serupa.
“Kami apresiasi warga yang sudah kooperatif, namun tetap perlu meningkatkan kewaspadaan,” pungkas Bambang.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .