Ratusan Relawan Gelar Aksi di Mapolda Sumut Tuntut Penegakan Hukum Penghina Bobby Nasution

Oleh : Radar Medan | 18 Jun 2025, 16:39:56 WIB | 👁 1674 Lihat
Komunitas
Ratusan Relawan Gelar Aksi di Mapolda Sumut Tuntut Penegakan Hukum Penghina Bobby Nasution

Keterangan Gambar : Ratusan relawan pendukung Bobby Nasution Gubernur Sumatera Utara menggelar aksi diam di Kota Medan, Rabu (18/6),


RADARMEDAN.COM – Ratusan relawan pendukung Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menggelar aksi diam di Kota Medan, Rabu (18/6), sebagai bentuk protes terhadap maraknya konten penghinaan dan pelecehan di media sosial, terutama yang menyasar Bobby Nasution dan keluarganya.

Dalam aksi tersebut, para relawan membawa pesan yang menyentil keras perilaku warganet yang kerap melecehkan tanpa empati.

“Selamat datang di dunia maya, tempat dimana akhlak bisa logout tanpa notifikasi,” demikian salah satu kutipan dalam pernyataan aksi.

Koordinator aksi, Irwansyah Hasibuan, Rio Siregar, dan Alexius Turnip menegaskan bahwa kehadiran mereka bukan untuk mencari sensasi, tetapi untuk menyuarakan keadilan.

Mereka menyoroti dua akun TikTok, yakni @tripx313_ dan @amora.lemos2, yang diduga telah menghina Bobby Nasution dan keluarganya.

“Kami berdiri hari ini bukan karena ingin viral, tapi karena terlalu banyak penghinaan yang dijadikan konten tanpa persetujuan, bahan candaan tanpa empati, dan target komentar mesum tanpa rasa malu,” ujar Irwansyah.

Menurut mereka, komentar jahat di media sosial kini lebih cepat dari ambulans dan lebih tajam dari pisau. Mereka menekankan bahwa algoritma mungkin tidak punya hati, tetapi manusia di balik layar seharusnya masih memiliki nurani.

“Kepada para pelaku, terima kasih sudah membuktikan bahwa pendidikan bukan jaminan adab. Kepada para penonton yang diam, selamat! Anda telah berkontribusi dalam pertumbuhan subur pelecehan digital,” lanjutnya.

Mereka menyanyikan lagu "Kulihat Ibu Pertiwi" dan pembacaan puisi Perempuan Tangguh oleh Mulahati Simarmata. 

Dalam pernyataan resminya, mereka menyampaikan tiga tuntutan kepada Kapolda Sumatera Utara: pertama, menegakkan hukum seadil-adilnya; kedua, menangkap pemilik akun TikTok @tripx313_ dan @amora.lemos2; dan ketiga, menegakkan keadilan bagi para perempuan korban pelecehan di Sumut.

Perwakilan Millenial Bobby menyebut aksi ini sebagai bentuk dorongan kepada Polda Sumut agar bertindak transparan dalam memproses kasus pencemaran nama baik terhadap Bobby Nasution dan keluarganya.

“Agar kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polda Sumut tetap baik,” ujarnya.

Sementara itu, Alexius Turnip dari relawan Parhobas menilai bahwa hukum adalah panglima tertinggi yang harus ditegakkan secara adil.

“Ini bentuk soliditas relawan dan masyarakat. Semua berhak atas keadilan, termasuk Bobby Nasution. Jangan sampai kasus seperti ini menjadi contoh bagi pelaku lain untuk melakukan hal serupa. Kami percaya Polda akan profesional dan bertindak sesuai SOP,” kata Alexius.

Perwakilan relawan dari Naga Bonar turut menyampaikan harapan agar Polda Sumut tidak menunda-nunda penanganan laporan.

“Kita ingin Polda profesional dan cepat, supaya tidak muncul opini liar yang terus berkembang,” ucapnya.

Pembina relawan sekaligus tokoh keluarga Bobby Nasution, H Erwan Nasution, juga angkat bicara. Ia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan dan penyidik diberi ruang bekerja sesuai prosedur. Namun, ia menyoroti lambannya penanganan laporan yang telah dilayangkan sejak Jumat lalu.

“Tujuan kami ke sini adalah meminta Polres Sumut segera memproses Dumas dari relawan Bobby Nasution. Tapi setelah kami temui perwakilan, tidak ada titik terang. Yang ada hanya lempar-lempar bola. Kami sempat komplain karena perwira yang hadir pun tidak bisa memberi jawaban tegas dan kembali melempar ke penyidik,” ujar Erwan.

Erwan menyayangkan jika tidak ada kepastian waktu penanganan laporan, karena hal ini bisa memicu munculnya lebih banyak konten serupa.

“Kalau Polda hanya memberi harapan-harapan tanpa kejelasan, kami akan turunkan lebih banyak massa. Ini bukan main-main,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jika laporan terus diabaikan, dampaknya bukan hanya pada Bobby Nasution dan keluarga, tetapi juga pada masyarakat luas.

“Bayangkan jika akun TikTok tersebut dibuka oleh anak-anak. Ini bukan sekadar soal nama baik, tapi soal martabat keluarga. Saya, sebagai pembina relawan dan orang tua Bobby, tidak terima keluarga kami disebut dajal,” ucap Erwan dengan nada tegas.

Erwan juga mengingatkan bahwa masyarakat Sumut masih memiliki adat dan etika.

“Langkah kami ini adalah untuk menunjukkan bahwa orang Sumut tidak kehilangan adab. Jika tidak ada tindakan tegas dari aparat, akun-akun penghinaan dan kebencian akan terus bermunculan. Karena itu saya beri ultimatum kepada Polda: jika tidak ditindak cepat, kami akan datang dengan massa yang lebih besar," pungkasnya.

Menemui peserta aksi, Kabag Wasidik Direktorat Cyber Polda Sumut Kompol Darwin Sinaga menyampaikan akan berupaya profesional.

" Kita akan bekerja profesional, kita tunggu penyidik bekerja ya," jelasnya dihadapan peserta aksi.

Dalam aksi ini, puluhan kelompok relawan turut hadir, di antaranya: Perempuan Tangguh BN, Baja BN, AMPI Sumut, Cream, Dunsanak, SBB, MBN, Parhobas, GMB, Brothers, Projo Muda Sumut, PKBN, Bara JP, Pasti Bobby, Rumah Aspirasi BN, Progib, RBM, Rembasu, RKIH, Sorban, Terabas Asahan, Pareban Palas, Pagibo Nias, Matahari Bobby, Garda Persada, BBA, Tiger, BMB, Bcnber, Gerbang, Rebon Deli, Praka 08, GPBN, Garda Medan Utara, Prajaniti, Baret45, Bimantara, Bombon, Naga Bonar, Barisan Bobby Nasution Indonesia, Mantab, Sembisa Karo, Sahabat Bobby Batubara, Komunitas Mangrove Medan, N4J, Airbons, Bhineka Nusantara, dan RK Bona.(HM/pe)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas