Revitalisasi Jadi Perhatian Nasional, Lapangan Merdeka Berpotensi Segera Jadi Cagar Budaya

Oleh : Radar Medan | 02 Nov 2021, 17:26:03 WIB | 👁 1796 Lihat
Berita Kota
Revitalisasi Jadi Perhatian Nasional, Lapangan Merdeka Berpotensi Segera Jadi Cagar Budaya

RADARMEDAN.COM - Revitalisasi Lapangan Merdeka yang akan dilakukan  Wali Kota Medan Bobby Nasution guna menjadikan lapangan yang kaya akan nilai sejarah itu sebagai ruang terbuka hijau (RTH) dan cagar budaya menuai banyak dukungan. Sebab, revitalisasi yang dilakukan itu  sebagai jawaban atas aspirasi masyarakat yang menginginkan agar lapangan yang pada masa penjajahan Jepang diberi nama Fukuraido itu dikembalikan fungsinya sebagai ruang terbuka. Berdasarkan hasil rapat dengan Dirjen Cipta Karya Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pengerjaan fisik akan dimulai awal tahun 2022. Selain menjadi RTH dan cagar budaya, Lapangan Merdeka pasca revitalisasi akan menjadi ikon baru Kota Medan.

Bahkan, revitalisasi yang akan dilakukan itu  telah menjadi perhatian nasional. Hal ini terungkap saat Kantor Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi Balai Kota Medan baru-baru ini. KSP menyatakan dukungan atas revitalissi yang dilakukan. Sebagai bentuk dukungan, kedatangan KSP juga untuk melihat sejauhmana keseriusan Pemko Medan dalam merevitalisasi lapangan yang dikelilingi bangunan bersejarah yang sudah berdiri sejak zaman kolonial Belanda, diantaranya Kantor Pos, Inna Dharma Deli (Hotel De Boer), Gedung Balai Kota Lama (Aston City Hall), Bank Indonesia (Gedung de Javasche Bank) serta Titi Gantung tersebut.

Tidak itu saja, KSP juga akan menjadikan revitalisasi Lapangan Merdeka sebagai titik awal dalam mengurus cagar budaya yang tersebar di daerah-daerah lainnya di Indoensia. Sebab, KSP ingin mengurusnya secara nasional. Oleh karenanya KSP berharap agar Lapangan Merdeka yang pada  6 Oktober 1945 menjadi tempat dilaksanakannya rapat raksasa  sekaligus menyiarkan secara resmi berita Proklamasi Indonesia  yang dibacakan Gubernur Sumatra Muhammad Hasan segera ditetapkan sebagai cagar budaya.

“Ini (revitalisasi Kapangan Merdeka)  menjadi salah satu janji kampanye kami bersama Bapak Wakil Wali Kota yang harus dapat diwujudkan. Untuk itu  kami berharap adanya dukungan dari semua pihak, termasuk Kantor Staf Presiden. Rencananya, revitalisasi Lapangan Merdeka ini nantinya akan kami jadikan sebagai kawasan cagar budaya sekaligus RTH. Insya allah, pengerjaan fisiknya akan dimulai awal tahun 2022,” kata Bobby Nasution.

Keinginan Bobby Nasution  merevitalisasi Lapangan Merdeka menjadi RTH dan cagar budaya sehingga menjadi perhatian nasional mendapat respon positif dan dukungan penuh dari dosen Departemen Antropologi USU Dr Drs Fikarwin Zuska  M  Antropolgi Aktif.  Dikatakan Fikarwin, Lapangan Merdeka memang sebaiknya dijadikan cagar budaya, sebab merupakan objek bersejarah yang dibuat oleh Belanda.  Ditambah lagi Lapangan Merdeka merupakan tempat berkumandangnya kemerdekaan pertama kali untuk wilayah Sumatera Utara. “Jadi memang perlu direvitalisasi menjadi cagar budaya RTH,” kata Fikarwin saat ditemui, Senin (1/11).

Lebih jauh Fikarwin menilai, revitalisasi yang akan dilakukan Pemko Medan sudah sangat baik dan tidak hanya sekedar wacana. Sebab, ia melihat  Bobby Nasution telah mempersiapkan semuanya dengan baik serta mendapat dukungan dari pemerintah pusat. Sebelum adanya tindakan konkrit terkait dengan revitalissi yang akan dilakukan, Firkarwin berharap agar Bobby Nasution juga  menghimpun para ahli dari berbagai bidang, diantaranya dari segi arsitektur kota,  sejarah, antropologi serta ekonomi guna mengetahui Lapangan Merdeka ke depannya seperti apa.

“Masukan dari para ahli ini penting sebelum revitalisasi dilakukan sehingga nilai historis Lapangan Merdeka jangan sampai hilang,” harapnya.

Selanjutnya, Fikarwin sangat mendukung revitalisasi yang akan dilakukan. Sejak dulu, ungkapnya,  Lapangan Merdeka tidak pernah disentuh dan malah dijadikan sebagai tempat jualan sehingga menjadi tidak menarik. Dengan revitalisasi yang dilakukan, ia setidaknya memiliki bayangan nantinya ada unsur-unsur yng mencerminkan kehidupan historis budaya  di Lapangan Merdeka.

 Di samping itu, imbuh Firkarwin, Lapangan Merdeka juga akan menjadi tempat berkumpul dan bermain  dengan suasana pohon trembesi itu dihidupkan lagi. “Lapangan Merdeka harus berbeda dan diistimewakan dari tempat-tempat yang lain di pusat kota sehingga menjadikannya sesuatu bernilai,” ungkapnya. (ril)Hanson Munthe/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas