Rico Waas Komitmen Atasi Genangan Air di Kota Medan, Metode Sumur Laluan Jadi Pembahasan
Oleh : Radar Medan | 07 Nov 2025, 09:08:11 WIB | 👁 515 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) menggelar rapat pembahasan teknis dan koordinasi pelaksanaan Sumur Laluan (Ground Water Recharge) di Balai Kota, Jumat (7/11/25).
RADARMEDAN.COM - Dalam upaya mengurangi genangan air di wilayah Kota Medan, Pemko Medan melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) menggelar rapat pembahasan teknis dan koordinasi pelaksanaan Sumur Laluan (Ground Water Recharge) di Balai Kota, Jumat (7/11/25).
Pertemuan yang dibuka dan dipimpin Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas ini menghadirkan praktisi Sumur Laluan Awaluddin Thayeb, tenaga ahli kajian pemanfaatan sumur laluan Novrial dan Akademisi, Randy Gunawan (Dosen Fakultas Teknik UMSU), serta Kuswandi ( Dosen Fakultas Teknik UMA).
Pada rapat tersebut Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan komitmennya untuk mencari solusi terbaik guna mengatasi genangan air di Kota Medan. Dirinya juga menekankan pentingnya riset, kolaborasi, dan penerapan teknologi yang tepat agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
"Pentingnya dilakukan riset dan kajian teknis sebelum penerapan metode Sumur Laluan dilakukan di lapangan. Artinya setiap langkah harus mengedepankan keselamatan lingkungan dan efektivitas jangka panjang", kata Rico Waas.
Dalam rapat yang dihadiri Anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah, Kepala Bappeda Ferri Ichsan dan Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kota Medan Benny Iskandar, Rico Waas mengungkapkan harus ada penelitian lebih lanjut.
"Kita akan mencari langkah yang terbaik, solusi yang benar-benar bisa diterapkan untuk mengatasi banjir di Kota Medan. Kalau memang bisa dilakukan dan tidak merusak lingkungan serta tanah, tentu bisa kita coba," tegas Rico Waas.
Menurut Rico Waas, hal yang harus juga diperhatikan adalah fenomena alamiah Kota Medan yang memiliki beragam karakteristik wilayah. Seperti di bagian selatan, wilayah Johor, genangan sering terjadi akibat curah hujan tinggi dan aliran air dari kawasan berbukit.
"Sedangkan di wilayah tengah dan utara, bentuk tanah yang menyerupai cekungan serta pengaruh pasang laut (rob) turut memperparah genangan. Oleh karena itu kondisi ini harus jadi perhatian kita," jelas Rico Waas.
Ditambahkan Rico Waas, Kota Medan memiliki tiga aliran sungai utama yakni Sungai Deli, Sungai Belawan, dan Sungai Babura. Ketiganya berperan besar terhadap sistem aliran air di kota ini.
"Ketiga sungai ini juga tak boleh luput dari kajian ini. Sebab Jika debit air sungai meningkat dari selatan, otomatis wilayah tengah dan utara akan terdampak." ucap Rico Waas.
Untuk diwilayah pesisir, lanjut Rico Waas apakah penerapan sumur laluan juga bisa dilakukan seperti di area yang berdekatan dengan laut. "Karena air laut memiliki karakteristik berbeda apakah penerapan sumur laluan bisa dilakukan di wilayah pesisir, tentunya ini perlu dikaji juga", sebut Rico Waas.
Melalui forum ini, Rico Waas berharap adanya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan praktisi untuk menemukan pola penanganan yang tepat. Dirinya juga membuka ruang diskusi dan penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas sumur laluan di berbagai titik rawan genangan sehingga menghasilkan langkah konkret guna mempercepat penanganan banjir dan menjaga keseimbangan ekosistem kota.(HM./pe)
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .