Sekolah Gratis Dimulai Dari Nias: Komitmen Gubsu Majukan Daerah Tertinggal
Oleh : Radar Medan | 19 Nov 2025, 11:25:47 WIB | 👁 784 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution saat bersama tokoh Nias, Rabu, 19/11/2025.
RADARMEDAN.COM - Selama ini, Kepulauan Nias menjadi daerah tertinggal, terdepan dan terluar di Sumatera Utara. Pendidikan dinilai sebagai salahsatu jalan keluar dari persoalan tersebut. Maka, langkah Gubsu Bobby Nasution menjalankan program sekolah gratis SMA/SMK yang dimulai dari Nias, merupakan keputusan tepat.
Demikian disampaikan tokoh pemuda Nias, Stefanus Verona Gulo, Rabu 19/11/2025 menanggapi program unggulan bersekolah gratis (PUBG) yang diinisiasi Gubernur Bobby Nasution.
PUBG merupakan bagian dari Program Terbaik Hasil Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution untuk memastikan seluruh anak usia sekolah dapat mengakses pendidikan menengah SMA/SMK/SLB Negeri tanpa dipungut biaya SPP.
Tahun depan, sekolah gratis akan diterapkan untuk 41.876 siswa di Kepulauan Nias dengan mengalokasikan anggaran Rp21,48 miliar per semester.
"Ini wajib kita dukung dan diapresiasi karena program ini sangat tepat dimulai di Nias sebab PUBG akan membantu para orang tua SMP yang anaknya melanjutkan ke jenjang SMA/SMK dengan gratis," ujar Stefanus Gulo.
Wakil Bendahara KNPI Sumut itu menilai memulai sekolah gratis di Nias merupakan wujud komitmen Gubsu memajukan daerah tertinggal di Sumut.
Alumni FISIP Universitas HKBP Nommensen itu itu pendidikan merupakan jalan terbaik untuk keluar dari ketertinggalan sumber daya manusia.
"Pendidikan adalah senjata paling ampuh dalam memingkatkan kualitas hidup ataupun meningkatkan sumber daya manusianya," kata Stefanus.
Untuk itu, Stefanus mendorong Pemda di Kepulauan Nias bisa mengikuti ritme kerja kolaboratif Gubsu Bobby. Sebab faktor penyebab ketertinggalan di Nias harus dientaskan secara kolaborasi yang baik antara Bupati/Walikota dengan Gubernur dan pemerintah pusat.
"Faktor penyebab daerah tertinggal itu bukan soal pendidikan saja. Ada kondisi geografis, faktor produktivitas pengelolaan sumber daya alam, faktor demografi dan tenaga kerja, faktor kebijakan pemerintah daerah serta faktor investasi pemerintah daerah. Ini harus dientaskan bupati/walikota di Kepulauan Nias," ujar Stefanus.
Dia juga menggarisbawahi program sekolah gratis ini menjadi momentum bagi Sumut mewujudkan kesetaraan pendidikan.
"Ini momentum yang baik untuk kesetaraan hak pendidikan bagi warga Sumut," tukas Stefanus.
Selain Kepulauan Nias, program PUBG akan dilanjutkan ke zona lain secara bertahap dengan rincian anggaran per semester, Zona Pantai Barat Rp23,461 miliar, Zona Dataran Tinggi Rp58,712 miliar, Zona Pantai Timur Rp98,763 miliar.
Seluruh SMA/SMK/SLB Negeri di Sumut ditargetkan bebas pungutan biaya pendidikan pada tahun 2029.(HM/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .