Semarak Harmoni Imlek 2025, Bobby Nasution Ajak Masyarakat Hidup Bergandengan dalam Keberagaman

Oleh : Radar Medan | 10 Feb 2025, 07:43:58 WIB | 👁 821 Lihat
Berita Kota
Semarak Harmoni Imlek 2025, Bobby Nasution Ajak Masyarakat Hidup Bergandengan dalam Keberagaman

Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution menyaksikan perayaan Harmoni Imlek 2025 yang digelar Pemko Medan di jalan Ahmad Yani, Kesawan City Walk, Sabtu (8/2/25)


RADARMEDAN.COM - Ribuan masyarakat Kota Medan memadati kawasan Kota Lama Kesawan guna menghadiri dan menyaksikan perayaan Harmoni Imlek  2025 yang digelar Pemko Medan di jalan Ahmad Yani, Kesawan City Walk, Sabtu (8/2/25) malam. Perayaan Harmoni Imlek yang berlangsung semarak ini diisi dengan beragam kegiatan menarik diantaranya atraksi barongsai dan tarian oriental Tionghoa.

Semarak perayaan Harmoni Imlek 2025 semakin bertambah dengan hadirnya Wali Kota Medan Bobby Nasution bersama Ketua TP PKK Kota Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution. Kehadiran Gubernur Sumatera Utara terpilih yang ditemani ketiga anaknya ini disambut antusias masyarakat.


Penampilan atraksi barongsai dan atraksi tambur menjadi tanda dimulainya Perayaan Harmoni Imlek 2025. Tidak hanya Bobby Nasution, tamu undangan yang hadir diantaranya Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen, Kesultanan Deli, Sultan Mahmud Lamantjiji Perkasa Alam, Wali Kota Medan terpilih, Rico Waas, Wakil Wali Kota Medan terpilih Zakiyuddin dan Ketua Walubi Arman Chandra, unsur Forkopimda Kota Medan dan Pimpinan Perangkat Daerah diantaranya Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba serta seluruh masyarakat merasa kagum dan terhibur dengan atraksi tersebut.

Dalam sambutannya Bobby Nasution mengatakan kita bersama-sama hari ini memperingati  dan merayakan Harmoni Imlek kota Medan 2025. Untuk itu atas nama Pemko Medan dirinya menyampaikan ucapan selamat kepada masyarakat Tionghoa yang merayakan Imlek. "Gong Xi Fa Cai untuk seluruh masyarakat Tionghoa di Kota Medan", kata Bobby Nasution.

Menurut Bobby Nasution, perayaan Harmoni Imlek 2025 bukan saja dirayakan dan dirasakan masyarakat etnis Tionghoa, tetapi seluruh masyarakat kota Medan. Hal ini dilakukan Pemko Medan sejalan dengan apa yang diajarkan tokoh besar Tionghoa yang ada di Sumatera Utara khususnya kota Medan yakni Tjong A Fie.

"Sosok Tjong A Fie dimasa hidupnya mengajarkan kita bahwa kalau hidup bukan hanya untuk golongan, etnis maupun kelompok  saja. Namun kita hidup bermasyarakat untuk semua golongan, etnis dan seluruh agama", ujar Bobby Nasution.

Ditambahkan Bobby Nasution, dari ajaran tersebut dapat dilihat hari ini kota Medan yang merupakan kota yang kita cintai dan banggakan ada kawasan Kesawan, kota lama bahkan Mesjid gang bengkok. Tentunya ini semua tidak terlepas dari sosok Tjong A Fie yang menjadi sosok yang begitu luar biasa bukan hanya untuk masyarakat Tionghoa tetapi untuk seluruh masyarakat Kota Medan. 

"Kami mengajak masyarakat mari kita pelajari dan pahami apa yang selama ini Tjong A Fie ajarkan kepada kita agar bisa terus  hidup bergandengan, hidup rukun dan hidup kebersamaan serta saling mendukung  ataupun membantu sesama", ucap Bobby Nasution.

Menurut Bobby Nasution perayaan Harmoni Imlek 2025 adalah perayaan Imlek terakhir dirinya sebagai Wali Kota Medan. Bobby Nasution pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat kota Medan yang selama ini telah mendukung dan mensupport. Mohon maaf apabila dimasa kepemimpinan kami ada khilaf dan kurangnya.

"Selanjutnya tugas Wali Kota Medan akan dilanjutkan kepada Wali Kota Medan dan Wakil Wali Kota Medan  terpilih Rico Waas dan Zakiyudin . Kita doakan dan  dukung terus kepemimpinan beliau agar bisa membangun Kota Medan yang lebih masif dan maju dengan tetap kebersamaan dan harmoni serta kolaborasi antara umat agama dan etnis yang ada di Kota Medan" jelas Bobby Nasution.

Sebelumnya Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba dalamaa laporannya mengatakan Harmoni Imlek kota Medan 2025 yang mengusung tema Persatuan dalam keberagaman, Harmoni dalam Kebersamaan ini telah berlangsung dari pagi hari yang dimeriahkan dengan pameran dan kuliner.

"Harmoni Imlek 2025 ini disini beragam pertunjukan diantaranya atraksi barongsai, atraksi tambur, tarian oriental Tionghoa, Kecapi perfomance, tarian naga dan fashion show cheongsam serta hiburan lainnya. Kegiatan ini merupakan komitmen Pemko Medan dalam merayakan kebersamaan dan menghormati keberagaman", jelasnya.

Dalam kegiatan ini, Wali Kota Medan diberikan cendramata oleh Walubi kota Medan sebagai tanda terima kasih atas perhatian yang cukup besar diberikan kepada masyarakat etnis Tionghoa di kota Medan.


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas