Sensus Ekonomi 2026, Wali Kota Medan : Data akan Dijadikan Dasar Kebijakan Pemerintah
Oleh : Radar Medan | 15 Jun 2026, 17:58:20 WIB | 👁 172 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi melepas seribuan petugas Sensus Ekonomi tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda petugas oleh Wali Kota dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung di Lapangan Balai Desa, Kec. Medan Helvetia, Senin (15/6/2026).
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas resmi melepas seribuan petugas Sensus Ekonomi tahun 2026. Pelepasan ditandai dengan penyematan tanda petugas oleh Wali Kota dalam acara Pencanangan dan Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026, yang berlangsung di Lapangan Balai Desa, Kec. Medan Helvetia, Senin (15/6/2026).
Dalam apel tersebut, Rico Waas menegaskan bahwa agenda ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sebuah pernyataan kesiapan bersama dalam mengawal agenda strategis bangsa.
"Sensus Ekonomi 2026 adalah upaya negara untuk memahami kondisi perekonomian yang sesungguhnya. Data yang dikumpulkan akan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,"kata Rico Waas.
Sebagai salah satu kota pusat pertumbuhan ekonomi terbesar di Indonesia, Rico Waas menyebut bahwa potret ekonomi Kota Medan sangat kompleks, mulai dari UMKM, ekonomi kreatif digital, hingga industri besar. Jika data dari Medan keliru, maka keputusan ekonomi tingkat nasional pun bisa ikut meleset.
?"Hari ini kita mengawali langkah besar untuk menghadirkan potret ekonomi Kota Medan yang lebih lengkap, lebih akurat, dan lebih mutakhir. Saya yakin dengan semangat kolaborasi yang kita miliki, Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan akan berjalan sukses dan menghasilkan data berkualitas untuk Indonesia,"ujar Rico Waas.
Demi mencegah terjadinya kesalahan fatal tersebut, Rico Waas menitipkan pesan penting bagi petugas Sensus Ekonomi 2026 yang akan turun ke lapangan.
Pertama, petugas adalah wajah negara yang bukan hanya mencatat, melainkan representasi negara yang membawa amanah besar saat bertemu masyarakat.
Kedua, petugas memiliki tanggung jawab moral untuk mencatat kondisi ekonomi secara riil tanpa rekayasa.
Ketiga, utamakan kualitas bukan kecepatan. Dan Keempat, selalu ingat bahwa angka yang ditulis hari ini akan menjadi penentu kebijakan negara esok hari.
"Saya percaya petugas Sensus Ekonomi 2026 adalah insan-insan terbaik yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan. Tunjukkan bahwa kepercayaan yang diberikan negara dapat dijaga dengan kerja keras, integritas, dan profesionalisme,"tambah Rico Waas.
Menutup arahannya, Rico Waas meminta para pelaku usaha dan masyarakat Kota Medan untuk jujur dan terbuka dalam memberikan informasi kepada petugas. Ia juga meminta seluruh perangkat daerah dan Forkopimda menjaga keamanan dan kelancaran sensus ini.
?"Petugas yang baik tidak hanya mencatat data, tetapi menjaga amanah bangsa. Karena di balik setiap angka yang dicatat, terdapat keputusan besar yang menentukan masa depan Indonesia," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan Hafsyah Aprillia sensus ekonomi 2026 diselenggarakan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk kota Medan. Sebanyak 1.547 petugas telah disiapkan untuk menyukseskan sensus ekonomi tahun ini.
"Jadi kita menurunkan sebanyak 1.547 petugas lapangan. Rinciannya, ada 1.341 petugas lapangan sensus door to door, 177 pengawas lapangan door to door, serta tim khusus untuk usaha besar yang terdiri dari 23 petugas lapangan dan 6 pengawas lapangan," sebut Hafsyah.
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan, bilang Hafsyah terbagi dalam dua priode. Pertama untuk usaha skala besar yang dilakukan secara mandiri sejak 1 Mei 2026. Dan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah dilakukan secara door to door, mulai dari tanggal 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
"Kami mengharapkan dukungan seluruh pelaku usaha di Kota Medan untuk menerima petugas dan memberikan jawaban yang benar serta lengkap. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan dan keberhasilan Sensus Ekonomi 2026,"harapnya.(HM)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .