Tambah Saham SUPA ke Portofolio di Makmur Aplikasi Trading Saham Terbaik
Oleh : Radar Medan | 04 Nov 2026, 17:09:23 WIB | 👁 65 Lihat Teknologi
Keterangan Gambar : (Ilustrasi)
RADARMEDAN.COM - Sebelum menambah saham ke portofolio, profil bisnis, valuasi, profitabilitas, dan pergerakan harga perlu dilihat secara bersamaan. Berdasarkan data per 7 Oktober 2026, saham supa memiliki market cap sebesar Rp16,44 triliun dengan tradeable shares sebanyak 18,08 miliar saham. SUPA merupakan kode saham Superbank, bank digital yang tercatat memiliki lebih dari 7 juta nasabah per Juni 2026.
Bagi investor yang menggunakan aplikasi trading saham terbaik seperti Makmur, data tersebut dapat dilihat dan dianalisis lebih lanjut yang kemudian menjadi titik awal untuk mencermati kondisi SUPA dalam mempertimbangkan keputusan apakah saham ini layak di tambahkan ke portofolio.
Mengenal SUPA sebagai Emiten Bank Digital
SUPA merupakan kode saham Superbank, emiten bank digital yang menjalankan strategi bisnis berbasis ekosistem melalui kemitraan dengan Grab dan OVO. Salah satu produk penyaluran kreditnya adalah Pinjaman Atur Sendiri atau PAS.
Pada 7 Oktober 2026, volume perdagangan SUPA mencapai 6,04 juta saham, sedangkan rata-rata volume tiga bulan berada di 14,71 juta saham. Perbandingan tersebut dapat digunakan untuk melihat aktivitas perdagangan pada hari tersebut terhadap rata-rata periode sebelumnya.
Ringkasan Performa SUPA
Beberapa indikator utama SUPA per 7 Oktober 2026 dapat dirangkum sebagai berikut:
Indikator
SUPA
Market cap
Rp16,44 triliun
Tradeable shares
18,08 miliar
Volume
6,04 juta
Rata-rata volume 3 bulan
14,71 juta
P/E ratio
62,82
P/S ratio
5,55
P/B ratio
1,99
EPS
7,80
ROA
1,35%
ROE
4,42%
Gross profit margin
14,55%
Operating profit margin
14,55%
Net interest margin
11,34%
DER
2,27 kali
Dari sisi valuasi, SUPA mencatat P/E ratio 62,82 dan P/B ratio 1,99. Sementara itu, ROA sebesar 1,35% dan ROE 4,42% memberikan gambaran mengenai tingkat profitabilitas berdasarkan aset dan ekuitas. Angka-angka tersebut sebaiknya dibaca secara bersamaan karena rasio valuasi dan profitabilitas menunjukkan aspek yang berbeda.
Aktivitas perdagangan juga perlu diperhatikan. Volume SUPA pada 7 Oktober berada di bawah rata-rata tiga bulanan, yaitu 6,04 juta saham dibandingkan 14,71 juta saham. Namun, perbandingan tersebut hanya menggambarkan aktivitas perdagangan pada hari pengambilan data dan bukan penentu arah harga saham.
Bagaimana Pergerakan Return SUPA?
Pergerakan harga SUPA selama Juli hingga September 2026 menunjukkan perubahan yang cukup fluktuatif. Return Juli tercatat +13,08%, kemudian berbalik menjadi -13,22% pada Agustus dan -5,52% pada September.
Jika ketiga perubahan tersebut dihitung secara berurutan, return SUPA selama Juli sampai September berada di sekitar -7%.
Periode
Return
Juli 2026
+13,08%
Agustus 2026
-13,22%
September 2026
-5,52%
Juli–September 2026
Sekitar -7%
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa kenaikan pada satu bulan tidak selalu berlanjut pada periode berikutnya. Karena itu, kenaikan 13,08% pada Juli sebaiknya tidak dibaca secara terpisah dari koreksi pada Agustus dan September.
Jika dilihat lebih panjang, return SUPA sepanjang 2026 juga bergerak naik turun. Januari tercatat -0,53%, Februari +13,44%, Maret -19,43%, April +0,59%, Mei -1,75%, dan Juni -36,31%. Sementara itu, return Oktober tercatat -1,21% dan rata-rata bulanan 2026 berada di -5,09%.
Rangkaian tersebut memperlihatkan adanya volatilitas dalam pergerakan harga SUPA. Investor dapat menggunakan data tersebut bersama valuasi, profitabilitas, dan kondisi bisnis untuk menilai apakah karakter pergerakan saham sesuai dengan profil portofolionya.
Mulai Berinvestasi di Makmur
SUPA dapat dipantau melalui aplikasi trading saham terbaik Makmur. Sebelum mengambil keputusan, Anda dapat membandingkan valuasi seperti P/E ratio dan P/B ratio dengan indikator profitabilitas serta melihat pola return bulanannya.
Untuk memulainya, cari kode SUPA di aplikasi Makmur dan periksa data yang tersedia. Anda dapat melihat pergerakan harga, rasio valuasi, dan indikator keuangan sebagai bagian dari proses analisis sebelum menentukan jumlah saham yang ingin ditambahkan ke portofolio.
Namun, data tersebut bukan sinyal otomatis untuk membeli SUPA. P/E yang tinggi, misalnya, perlu dibaca bersama kemampuan perusahaan menghasilkan laba dan prospek pertumbuhannya. Begitu pula dengan pergerakan return yang negatif dalam tiga bulan terakhir, yang perlu ditempatkan dalam konteks profil bisnis dan strategi investasi Anda.(AD/PE)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .