Tekan Inflasi, Pemko Medan Bakal Kerjasama dengan 5 Kabupaten Kota di Sumut
Oleh : Radar Medan | 01 Sep 2022, 18:16:21 WIB | 👁 3841 Lihat Metropolitan
RADARMEDAN.COM - Sebagai upaya untuk menekan inflasi di kota Medan, Pemko Medan akan akan bekerjasama dengan lima kabupaten di Provinsi Sumatera Utara yang merupakan wilayah penghasil komoditi cabai merah, cabai rawit dan bawang merah. Sebab, ketiga komoditi yang sangat dibutuhkan masyarakat ini menjadi penyumbang cukup besar terhadap angka inflasi.
Demikian terungkap dalam Rapat Membahas Rencana Pelaksanaan Nota Kesepahaman Terkait Ketersediaan Produksi Pertanian Terutama Cabai Merah, Cabai Rawit dan Bawang Merah Serta Produksi Peternakan, Daging Sapi, Daging Ayam ras dan Telur Ayam Ras di Ruang Rapat III Balai Kota Medan, Rabu (31/8).
“Pemko Medan bersama wilayah penghasil komoditi tersebut akan melakukan kerjasama sebagai salah satu upaya untuk menekan inflasi, khususnya di Kota Medan,” kata Wali Kota Medan Bobby Nasution diwakili Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman saat memimpin rapat tersebut.
Mengawali rapat, Wiriya memaparkan, saat ini secara global ekonomi dunia sedang terganggu. Bahkan, lonjakan inflasi turut terjadi diberbagai negara maju seperti Amerika Serikat, Inggris dan negara-negara di kawasan Eropa. Sedangkan di Indonesia, jelasnya, inflasi yang terjadi masih di bawah Singapura.
“Meskipun inflasi di Indonesia sedikit melebihi target target pemerintah yakni kisaran sasaran 3,0±1 persen tapi Alhamdulillah pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen. Hal ini tentunya sedikit membantu Indonesia masuk ke dalam salah satu negara yang inflasinya cukup baik," kata Wiriya.
Didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat M Sofyan, Asisten Administrasi Umum Renward Parapat dan Kepala Inspektorat Kota Medan Sulaiman Harahap, Wiriya mengungkapkan, ada berbagai dampak dari inflasi yang terjadi di antaranya pendapatan riil masyarakat akan terus turun, sehingga standar hidup masyarakat akan turun.
Ada beberapa harga yang menjadi penyumbang tingkat inflasi terbesar, jelas Wiriya, antara lain cabai merah, bawang merah dan cabai rawit. “Inilah tiga komoditi yang dibutuhkan masyarakat dan menjadi penyumbang cukup besar terhadap inflasi daerah, khususnya di Kota Medan. Dimana tiga komoditi ini dihasilkan di kabupaten yang ada di Sumut,” ungkapnya.
Terkait itu, Wiriya ingin agar tiga komoditi ini bisa sampai ke Kota Medan dengan harga yang terkontrol, sehingga tidak menjadi penyumbang angka inflasi bagi Kota Medan. Sebab, bilangnya, inflasi yang terjadi di Kota Medan akan mempengaruhi angka inflasi Provinsi Sumut bahkan nasional.
"Dalam rapat yang dipimpin Bapak Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu mengenai pengendalian inflasi di setiap daerah, salah satunya dengan cara melakukan Kerjasama Antar Daerah (KAD),” paparnya.
Oleh karenanya, kata Wiriya, Pemko Medan akan membuat kerjasama dengan lima Pemerintah Daerah sebagai penghasil ketiga komoditi penyumbang angka inflasi yakni Kabupaten Simalungun, Humbang Hasundutan, Dairi, Deli Serdang dan Karo dalam pengendalian kebutuhan pokok. Kerjasama ini, jelasnya, tidak hanya untuk setahun atau pun dua tahun saja melainkan seterusnya.
"Ini merupakan harapan dari Pak Wali Kota. Mungkin minggu depan kami akan mengundang para Bupati untuk rapat seperti ini yang akan dipimpin Pak Wali langsung sehingga KAD dapat segera dilakukan. Dengan KAD yang dilakukan ini, kita harapkan tingkat perekonomian di Sumut dapat membaik," harapnya.(hms)/PE
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .