Terkait Pengadaan Fingerprint di SMA Negeri 2 Tarutung, Ini Kata Kepala Sekolah

Oleh : Radar Medan | 22 Apr 2026, 08:36:55 WIB | 👁 97 Lihat
Daerah
Terkait Pengadaan Fingerprint di SMA Negeri 2 Tarutung, Ini Kata Kepala Sekolah

Keterangan Gambar : SMAN 2 Tarutung, Rabu (22/4/2026).(Ist)


RADARMEDAN.COM, TAPANULI UTARA - Kepala SMAN 2 Tarutung, D. Situmeang, angkat bicara menyusul ramainya sorotan publik terkait dugaan pungutan biaya pengadaan mesin absensi fingerprint kepada para siswa. Ia secara tegas membantah kabar yang menyebutkan bahwa seluruh peserta didik diwajibkan membayar kutipan tersebut, Rabu (22/4/2026).

Situmeang menjelaskan, pengadaan alat tersebut murni dilatarbelakangi masalah kedisiplinan. Pihaknya kerap menerima keluhan dari orang tua terkait siswa yang bolos, keluyuran di jam sekolah, atau belum tiba di rumah usai jam pulang.

Ia mengaku awalnya kurang setuju dengan pengadaan barang itu. Namun, demi efisiensi pemantauan kehadiran, mesin absensi yang terintegrasi langsung ke ponsel orang tua tersebut akhirnya diusulkan dan disepakati melalui musyawarah komite sekolah bersama perwakilan orang tua siswa.

Hingga saat ini, dari total 800 lebih peserta didik, baru 219 orang yang sudah mengumpulkan biaya pengadaan. Sistem pemesanannya pun sudah dipaketkan hingga ke tahap pemeliharaan alat.

Sementara itu, siswa kelas XII dipastikan tidak ikut dibebankan karena sudah menyelesaikan masa studi. Meski beralasan untuk kedisiplinan, menyusul polemik yang terjadi, Situmeang memastikan akan segera menginstruksikan para guru untuk menghentikan pengutipan tersebut.

Ia menyebutkan bahwa selama ini guru yang langsung mengurus pemesanan dan pengumpulan dana.

Penjelasan ini disampaikannya langsung saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (21/4/2026).

Merespons dinamika tersebut, pemerhati pendidikan S. Simbolon menilai persoalan ini harus dilihat secara komprehensif. Di satu sisi, ia mendukung terobosan sekolah dalam menertibkan absensi dan mencegah kenakalan remaja di luar lingkungan sekolah pada jam belajar. Namun di sisi lain, aturan yang melarang pengutipan biaya pendidikan terhadap orang tua atau siswa di tingkat sekolah negeri harus selalu menjadi pedoman dan tak bisa diabaikan.

Meski pembebanan biaya untuk fasilitas sekolah tidak disarankan secara aturan, Simbolon meyakini pihak sekolah tidak akan mengambil langkah tersebut tanpa adanya mufakat dari komite sekolah. Menurutnya, inisiatif tersebut murni untuk kepentingan pengawasan anak didik, bukan untuk keuntungan pribadi kepala sekolah maupun guru. Ia berharap ke depannya pihak sekolah bisa lebih berhati-hati dan matang dalam merumuskan kebijakan agar tidak memicu kegaduhan yang dapat merugikan iklim pendidikan, tutupnya.

(Laporan: Dahlia S)


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya
jeanhakim.jpg

Dalam 10 Hari Polisi Tuntaskan Kasus Pembakaran Rumah Hakim PN Medan, Ini Kronologinya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔15:13:13, 21 Nov 2025

RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .

Berita Selengkapnya
peran_media.jpg

Menjaga Profesionalisme: Saling Memahami Tupoksi Pejabat Negara dan Wartawan

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:54:55, 18 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .

Berita Selengkapnya
content.jpg

Inilah 30 Media Online Terpopuler di Sumatera Utara Versi Chat GPT

🔖 TEKNOLOGI 👤Radar Medan 🕔14:16:59, 03 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025. Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas