Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Rute Jakarta-Bangkok
Rute Jakarta-Bangkok perluas akses Indonesia ke gerbang internasional

Oleh : Syaiful W Harahap | 10 Agu 2026, 11:11:55 WIB | 👁 342 Lihat
Wisata
Transnusa Resmikan Penerbangan Langsung Rute Jakarta-Bangkok

Keterangan Gambar : Peresmian penerbangan perdana Transnusa rute Jakarta-Bangkok, 6/8/2026. (Foto: RADARMEDAN.com/Dok/Ist)


RADARMEDAN.com - PT Transnusa Aviation Mandiri (Transnusa) resmi mengoperasikan penerbangan perdana (inaugural flight) rute Jakarta–Bangkok pada 6 Agustus 2026 lalu.

Beroperasi dengan frekuensi dua kali penerbangan langsung setiap hari, rute ini jadi tonggak penting dalam strategi ekspansi internasional Transnusa sekaligus memperkuat konektivitas udara antara Indonesia dan Thailand.

Seluruh penerbangan menuju Bangkok dilayani melalui Suvarnabhumi Airport, bandara internasional utama Thailand yang menjadi hub bagi lebih dari 130 maskapai penerbangan dunia.

Kehadiran rute ini tidak hanya mempermudah perjalanan antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses konektivitas yang lebih luas menuju berbagai destinasi internasional.

Transnusa berkomitmen untuk terus memperluas jaringan internasionalnya guna menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman sekaligus memperkuat konektivitas Indonesia dengan berbagai destinasi utama di kawasan. Kehadiran rute Jakarta–Bangkok menjadi bagian dari komitmen tersebut.

Group Chief Executive Officer Transnusa, Datuk Bernard Francis, mengatakan bahwa inaugural flight Jakarta–Bangkok merupakan pencapaian penting dalam perjalanan ekspansi internasional Transnusa sekaligus langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan konektivitas regional di ASEAN.

“Inaugural flight Jakarta–Bangkok menjadi tonggak penting dalam perjalanan Transnusa. Untuk pertama kalinya, kami menghadirkan layanan penerbangan ke Thailand dengan frekuensi dua kali setiap hari dari Jakarta menuju Bangkok. Kehadiran rute ini bukan hanya memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand, tetapi juga membuka akses yang lebih luas ke jaringan penerbangan internasional melalui Bangkok sebagai salah satu hub utama di kawasan," ujar Datuk Bernard.

Sebagai bagian dari peluncuran rute Jakarta–Bangkok, Transnusa menghadirkan tarif spesial mulai dari Rp 2.799.000 untuk sekali jalan (one way). Penawaran ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan perjalanan yang nyaman dan bernilai bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis antara Indonesia dan Thailand.

Selain mendukung perjalanan wisata, pembukaan rute Jakarta–Bangkok juga diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan Thailand melalui peningkatan mobilitas masyarakat, perdagangan, investasi, serta aktivitas MICE. Tingginya minat wisatawan Indonesia terhadap Thailand, serta meningkatnya ketertarikan wisatawan Thailand dan wisatawan internasional untuk berkunjung ke Indonesia, menjadi peluang besar yang ingin dioptimalkan melalui konektivitas udara yang semakin baik.

"Dengan menghadirkan dua penerbangan setiap hari antara Jakarta dan Bangkok, kami ingin memberikan fleksibilitas yang lebih besar kepada pelanggan sekaligus memperkuat konektivitas antara Indonesia dan Thailand. Kami percaya konektivitas yang semakin baik akan mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, serta mobilitas masyarakat di kedua negara," tambah Datuk Bernard.

Sejalan dengan optimisme terhadap potensi pasar Indonesia–Thailand, Transnusa menargetkan tingkat keterisian penumpang (load factor) sebesar 75 persen dalam dua bulan pertama operasional dan optimistis angka tersebut akan meningkat menjadi 80 persen seiring bertumbuhnya permintaan pasar.

Keberhasilan pengoperasian rute Jakarta–Bangkok juga menjadi fondasi bagi langkah ekspansi internasional Transnusa berikutnya. Maskapai ini dijadwalkan membuka penerbangan langsung Bali–Phuket pada 9 September 2026, sebagai bagian dari strategi memperkuat jaringan penerbangan regional dan menghadirkan lebih banyak pilihan perjalanan bagi pelanggan di kawasan Asia Tenggara.

Saat ini, Transnusa telah melayani berbagai rute internasional menuju Singapura, Malaysia, China, Australia, dan Thailand. Dengan terus berkembangnya jaringan tersebut, Transnusa optimistis dapat menghadirkan konektivitas yang semakin kuat antara Indonesia dan kawasan Asia Pasifik, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi pertumbuhan pariwisata, perdagangan, investasi, serta hubungan antarnegara.

Melalui strategi ekspansi yang berkelanjutan, Transnusa berkomitmen menghadirkan pilihan perjalanan yang lebih nyaman, fleksibel, dan bernilai tambah bagi pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan pariwisata dan perekonomian di Indonesia maupun kawasan Asia Pasifik. [*]


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas