Pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumut 2019-2022 Dikukuhkan di Garuda Plaza Hotel
Oleh : Radar Medan | 05 Okt 2019, 06:55:04 WIB | 👁 1288 Lihat Komunitas
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S diwakili Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono menghadiri Pengukuhan Pengurus Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Sumut periode 2019-2022 di Garuda Plaza Hotel, Jalan Sisingamangaraja Medan, Jumat (4/10). Diharapkan pengurus yang baru dikukuhkan dapat berperan aktif menjaga, mempertahankan dan membesarkan kebudayaan Melayu di Sumut khususnya Kota Medan.
Prosesi pengukuhan diawali dengan pembacaan Al-Quran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya seluruh pengurus yang akan dikukuhkan dipanggil satu-persatu untuk kemudian dikukuhkan Oleh Presiden DMDI Indonesia Tan Sri Ali Rustam disaksikan Kadis Pariwisata Kota Medan, Sekjend DMDI dan sejumlah unsur forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Sumut dan Kota Medan yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Said Aldi Idrus selaku Sekjend DMDI mengatakan pengukuhan pengurus hendaknya memberi warna dan penyegaran dalam kepengurusan DMDI Sumut. Terlebih dalam upaya untuk mensosialisasikan, menjaga dan merawat dan mengembangkan kebudayaan Melayu di Sumut termasuk Kota Medan sehingga suku Melayu dapat menjadi insan peduli budaya yang Islami.
"Pasca dikukuhkan, pengurus memiliki tanggung jawab besar untuk membawa budaya Melayu agar semakin dikenal di mata dunia. Hal ini harus diwujudkan lewat program-program yang inovatif dan kreatif. Kami berharap pengurus DMDI dapat memberi manfaat signifikan bagi maju dan berkembangnya budaya Melayu di Sumut," kata Said Aldi.
Ucapan selamat pun disampaikan Kadis Pariwisata Kota Medan Agus Suriono atas dikukuhkannya pengurus DMDI Sumut periode 2019-2022 tersebut. Dikatakan Agus, keberadaan DMDI hendaknya menjadi komponen yang berperan aktif melestarikan budaya Melayu khususnya di Kota Medan. Apalagi pelestarian budaya saat ini sangat penting ditujukan bagi generasi muda yang mulai melupakan dan meninggalkan kebudayaan asli Indonesia dan beralih pada kebudayaan modern.
"Pelestarian budaya dan kearifan lokal yang kita miliki menjadi tanggung jawab kita semua. Apalagi ditengah perkembangan dan kemajuan zaman yang berkembang pesat menyebabkan terjadinya pergeseran budaya di tengah-tengah masyarakat. Untuk itulah, kami berharap DMDI memberi kontribusi dan sumbangsih dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya Melayu di Kota Medan khususnya bagi generasi muda," bilang Agus.
Selain pengukuhan pengurus, acara yang berlangsung meriah tersebut sekaligus dirangkaikan dengan event Festival Seni Budaya Melayu 2019 yang diikuti sejumlah pelajar dari berbagai sekolah di Kota Medan. Nantinya pemenang akan dibina DMDI sebagai corong dan jembatan untuk mempromosikan budaya Melayu Islam di Sumut termasuk Kota Medan. (Humas)/PE/red
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .