81 Tahun Merdeka, 100 KK di Desa Gundaling Dairi Masih Gelap-gelapan
Oleh : Radar Medan | 19 Agu 2026, 08:45:56 WIB | 👁 62 Lihat Daerah
Keterangan Gambar : Dusun tempat tinggal 70 KK warga Desa Gundaling yang belum dialiri listrik. (Foto: Ist)
RADARMEDAN.COM, DAIRI - Indonesia baru saja merayakan Hari Kemerdekaan ke-81. Namun, makna kemerdekaan tersebut tampaknya belum sepenuhnya dirasakan oleh warga Desa Gundaling, Kecamatan Gunung Sitember, Kabupaten Dairi. Pasalnya, hingga detik ini, masih ada ratusan warga yang hidup terkurung dalam kegelapan tanpa aliran listrik dari PLN.
Kepala Desa Gundaling, Parisma Manik, membenarkan kondisi memprihatinkan yang dialami warganya. Ia menyebutkan, ada sekitar 100 Kepala Keluarga (KK) yang menetap di wilayahnya belum pernah merasakan fasilitas listrik sejak desa tersebut berdiri.
Kini, momentum HUT ke-81 RI menjadi pemicu bagi warga untuk kembali menyuarakan aspirasi mereka.
"Harapan warga, setelah perayaan HUT ke-81 RI ini, akses jaringan listrik bisa segera terbangun. Supaya penerangan dan energi listrik benar-benar dapat dinikmati oleh warga kami yang jumlahnya kurang lebih 100 KK ini," ujar Parisma saat dikonfirmasi via telepon, Selasa (18/8/2026).
Parisma mengaku, upaya untuk menerangi desanya sudah dilakukan maksimal. Pihaknya telah berulang kali melayangkan usulan dan permohonan pembangunan jaringan listrik, baik kepada pemerintah maupun pihak PLN. Ia juga menunjukkan sejumlah foto yang memperlihatkan kondisi kawasan desa yang belum tersentuh tiang listrik sama sekali.
Respons Pihak PLN
Keluhan bertahun-tahun warga Desa Gundaling ini ternyata tidak sepenuhnya bertepuk sebelah tangan. Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) PT PLN Sidikalang, Alfreddy Marudut Sinaga, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima usulan tersebut.
Alfreddy memastikan bahwa aspirasi warga tidak hanya ditampung, tetapi sudah mulai diproses ke tingkat yang lebih tinggi.
"Ya, benar ada usulan warga Gundaling. Dan usulan itu sudah kami teruskan ke PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara," kata Marudut.
Sebagai langkah awal tindak lanjut, Marudut juga membawa kabar baik bahwa lokasi desa yang diajukan oleh warga tersebut kini sudah selesai disurvei oleh tim PLN. Kini, warga Desa Gundaling hanya bisa menanti realisasi agar desa mereka tak lagi gulita di malam hari.(hm)
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .