Banyak Terima Keluhan soal Infrastruktur PON Aceh-Sumut, Bobby Nasution: Bukan Ranah Kami
Oleh : Radar Medan | 11 Sep 2024, 00:57:10 WIB | 👁 849 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Bobby Nasution saat dirinya membuka acara Medan Festival Kuliner (MFK) 2024 di Lapangan Benteng Medan, Selasa (10/09/2024) sore.
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution mengaku mendapat banyak keluhan dari masyarakat prihal infrastruktur penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut.
Hal tersebut diungkapkan Bobby Nasution saat dirinya membuka acara Medan Festival Kuliner (MFK) 2024 di Lapangan Benteng Medan, Selasa (10/09/2024) sore.
Awalnya, Bobby menyampaikan alasan mengapa ada gambar harimau dan gajah pada spanduk dan backdrop acara MFK 2024. Katanya, gambar itu adalah sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk ikut menyukseskan PON Aceh-Sumut XXI 2024.
"Dalam festival kuliner 2024 ini, ada tambahan gambar, ada gambar harimau dan gajah yang merupakan maskot dari PON ke-21 2024. Dimana pada kesempatan ini saya ingin mengajak kita semua untuk menyukseskan pon ke-21 2024. Harus bisa sama-sama kita sukseskan," kata Bobby.
Kemudian, suami Kahiyang Ayu itu mengungkapkan bahwa dirinya banyak menerima keluhan masyarakat melalui sosial media mengenai infrastruktur PON 2024.
"Walaupun dalam penyelenggaraannya saya sering di tag (tandai) sama masyarakat, ni. Banyak sekali yang ngetag-ngetag sama saya, baik di instagram dan di sosial media karena penyelenggaraan PON ada yang bocor (atap) saya yang ditag, jalan masih berlumpur saya yang ditag, stadionnya belum selesai saya yg ditag," ungkap Bobby.
Dalam kesempatan itu, Bobby pun menjelaskan bahwa keluhan-keluhan yang dilayangkan masyarakat melalui media sosial kepada dirinya prihal masalah infrastruktur PON Aceh-Sumut merupakan bukan ranah Pemko Medan.
'Saya ingin menyampaikan kami Pemko Medan memang mensupport tapi kebetulan bukan di ranah kami mengerjakan yang di tag ke saya itu. Jadi mohon maaf, bukan melempar bola (masalah, -red) tapi memang bukan bolanya di kami untuk kegiatan-kegiatan tersebut," kantanya.
Terakhir, Bobby kembali menekankan bahwa menyukseskan PON 2024 merupakan agenda bersama. Dia mengajak agar aeluruh masyarakat Kota Medan ikut menyukseskan ajang olaraga empat tahun sekali itu.
"Namun di luar itu (kondisi infrastruktur) tentunya suksesi PON harus menjadi agenda bagi kita semua, karena itu saya mengajak seluruh warga Kota Medan untuk mensukseskan PON ke-21 2024," ajaknya.
Sebelumnya, saat Bobby bertindak sebagai Inspektur Upacara Penyerahan Kirab Api PON Aceh-Sumut yang digelar di halaman Balai Kota Medan, Bobby juga mengajak seluruh masyarakat untuk menyukseskan PON 2024.
"Mari bersama kita gaungkan kepada saudara-saudari kita se-nusantara, bahwa Kota Medan siap menyukseskan PON XXI Aceh-Sumut. Mari jadi tuan rumah yang baik, tampilkan senyum dan ramah," kata Bobby dalam arahannya, Senin (9/09/2024) siang.(hm/pe)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .