Beritakan Maraknya Narkoba, Wartawan di Labuhanbatu Kena Ancam
Oleh : Radar Medan | 24 Jan 2023, 16:36:16 WIB | 👁 1309 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, LABUHANBATU- Ancaman berupa teror dan aksi tindak kekerasan, kerap terjadi terhadap wartawan saat menjalankan tugasnya dalam melakukan peliputan maupun pemberitaan. Hal itu juga dialami salah seorang wartawan media online di Kabupaten Labuhanbatu, Nasaruddin Nasution.
Menurut Nasaruddin, ancaman itu ia diterima usai pemberitaan yang ditulis, tentang maraknya peredaran narkoba di Dusun 1 Desa Bagan Bilah, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu.
Ancaman pertama yang diterima lewat telepon, mempertanyakan siapa yang menyuruhnya untuk memberitakan soal maraknya narkoba di desa itu.
"Si penelepon menyuruh aku menghapus berita dan mengatakan jangan maju kali kau, habis nanti kau kami buat! Kau hapus beritamu itu!" sebutnya menirukan ucapan oknum si Penelepon saat dihubungi, Selasa (24/1/2023).
Nasaruddin pun mengaku tidak mengenal oknum tersebut karena tidak bersedia memberikan identitasnya.
Lanjutnya, saat ia melintas di Dusun 1 bersama saudaranya, sekelompok pemuda melihat dirinya, dan berusaha memprovokasi rekannya mengajak untuk mengkeroyok Nasaruddin.
"Beritanya udah lima hari yang lalu, cuman, pas lewat Dusun 1 kemarin, ada sekelompok pemuda meneriaki aku, mau dipukuli," katanya.
Nasaruddin mengatakan, berita itu ia tulis atas keluhan warga setempat yang meminta agar maraknya peredaran narkoba di desa tersebut diberitakan.
Ia mengaku melihat jelas salah seorang pemuda itu menunjuk ke arahnya berniat untuk melakukan pengeroyokan. Namun, salah seorang diantaranya berusaha menahan.
"Mungkin karena kami berdua, takut mereka ada saksi," ungkap Nasaruddin.
Ditanya, apa ia kenal dengan orang yang memberikan instruksi untuk memukul itu, Nasaruddin mengaku kenal wajah tetapi tidak tahu namanya.
Terpisah, Ketua PAC Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kecamatan Panai Tengah Nuriadi, saat dihubungi awak media ini mengatakan siap turun tangan jika ada aksi kekerasan terhadap Nasaruddin.
"Pemberitaan yang dibuat oleh Nasaruddin sangat saya dukung, karena itu fakta. Resah masyarakat gara-gara maraknya narkoba, kasus pencurian pun meningkat," ujar Nuriadi.
Ditegaskannya lagi, peredaran narkoba bukan hanya di Desa Bagan Bilah, tetapi di semua desa yang ada di Kecamatan Panai Tengah.
"Kalau ada aksi kekerasan terhadap wartawan yang memberitakan soal maraknya narkoba kita siap turun tangan. Apalagi Nasaruddin juga anggota IPK, tidak akan kita biarkan jika dia diusik soal pemberitaan tentang narkoba," tegasnya. (BS)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .