Bobby Nasution : Nanti Mengurus KTP Sudah Tidak Perlu Bawa-bawa Kertas Lagi
Oleh : Radar Medan | 11 Nov 2020, 14:34:00 WIB | 👁 1734 Lihat Politik
RADARMEDAN.COM - Serap aspirasi bersama ibu-ibu pengajian dan masyarakat Pulo Brayan, Medan Barat, Selasa (10/11/2020), Calon Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution menyatakan komitmen dalam membuat transparansi anggaran dan digitalisasi pelayanan dalam pemerintahan.
“Nanti untuk mengurus KTP dan bantuan dari pemerintah tidak perlu lagi pakai surat pengantar yang banyak. Sudah pakai sistem digital, cukup data yang dimasukkan ke kelurahan nanti setelah diposting di kelurahan, Kepala Dinas, Lurah serta Camat sudah bisa melihat data. Tidak perlu lagi bawa-bawa kertas,” ucap Bobby Nasution.
Transparansi anggaran ini, sambung Bobby, dibuat untuk mempersingkat jalur birokrasi yang selama ini menghambat akses masyarakat mendapatkan bantuan pemerintah. Selain transparansi anggaran, dia juga menyampaikan program kesehatan dan pendidikan yang telah dirancangnya bersama pendampingnya, H. Aulia Rachman
"Yang pertama tentang masalah kesehatan, pasti pogram kita adalah BPJS gratis. Nanti kita gratiskan, tarafnya (PBI) kita naikkan. Sekarang baru 400 jiwa yang tercover, bisa kita naikkan lagi menjadi 600 ribu atau 800 ribu secara bertahap,” ucap penggagas #KolaborasiMedanBerkah ini didampingi Sekretaris DPC PDIP Kota Medan, Roby Barus.
Selain program kesehatan, Bobby juga memaparkan program pendidikan. Rencananya ditingkat perguruan tinggi, akan diberikan 1.000 beasiswa. “Bukan hanya untuk yang berprestasi di kelas, tapi untuk anak-anak dan adik-adik yang berprestasi dibidang lain, bisa saja dari bidang olahraga, seperti futsal, catur, itu bisa jadi tiket masuk perguruan tinggi,” tuturnya.
Tak hanya itu, ungkap dia, pemenang MTQ setiap tahunnya baik tingkat kota, tingkat provinsi dan nasional, bisa juga mendapatkan beasiswa pendidikan. “Nanti yang mau mendalami agama menjadi ustad, bolehlah kita kuliahkan sampai ke Kairo, Mesir dan Arab Saudi,” ucap menantu Presiden Jokowi ini.
Beasiswa, lanjut Bobby, diberikan juga kepada anak-anak yang berprestasi di luar mata pelajaran di kelas, bertujuan untuk meningkatkan kreatifitas anak di bidang-bidang lain, sehingga memotivasi untuk lebih baik lagi. “Kepada pelajar, juga akan diciptakan ruang ekspresi, agar anak-anak ini terhindar dari narkoba,” tukas ayah dari Sedah Mirah Nasution dan Panembahan Al Nahyan Nasution ini.
Untuk itu, Bobby Nasution memohon doa restu para ibu pengajian untuk mendukungnya. Lantaran kurang lebih 29 hari lagi menuju 9 Desember 2020. "Kami mohon doa, dukungan, diteguhkan hati untuk perjuangan mengubah Kota Medan diberikannya keberkahan oleh Allah SWT. Doakan juga, saat terpilih agar kami bisa melaksanakan visi misi, bukan sekadar janji dan menjadi pemimpin yang amanah,” pungkasnya. (MC/SP)/PE
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .