Bobby Nasution Minta Penataan Kampung Kreatif Gunungsitoli Prioritaskan Perbaikan Rumah Warga Miskin

Oleh : Radar Medan | 29 Okt 2026, 10:02:42 WIB | 👁 64 Lihat
Umum
Bobby Nasution Minta Penataan Kampung Kreatif Gunungsitoli Prioritaskan Perbaikan Rumah Warga Miskin

Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution pada kunjungan kerja ke kepulauan Nias mendengarkan pemaparan oleh Walikota Gunungsitoli Sowa'a Laoli terkait pembangunan Kampung Kreatif Sumut Berkah di Kediaman sementara Gubernur Sumut di Kota Gunungsitoli, Rabu malam (28/10/2026).


RADARMEDAN.COM, GUNUNGSITOLI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta penataan Kampung Kreatif Nou Berkah di Kota Gunungsitoli tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur pariwisata, tetapi juga memprioritaskan perbaikan rumah warga miskin. Menurutnya, pembangunan kawasan bantaran Sungai Nou harus memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat setempat.

Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat memberikan sejumlah catatan evaluasi terhadap proposal pembangunan Kampung Kreatif Nou Berkah yang dipaparkan Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, di kediaman sementara Gubernur Sumut, Kota Gunungsitoli, Rabu (28/10/2026) malam.

Dalam pertemuan tersebut, Bobby meminta Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli memastikan keakuratan data lapangan serta keselarasan antara konsep perencanaan dan kondisi riil permukiman masyarakat di bantaran Sungai Nou. Ia menegaskan, pembangunan kawasan wisata harus berjalan beriringan dengan pembenahan tempat tinggal warga.

"Jangan sampai kita keluar anggaran Rp50 miliar untuk tempat wisata, tapi rumah warga di belakangnya tetap reyot dan tidak terintervensi. Warga sudah semangat, mereka harus mendapatkan dampak langsung pembangunan pada tempat tinggal mereka," ujar Bobby Nasution.

Bobby juga meminta kepastian data mengenai legalitas alas hak tanah yang dihuni masyarakat di Lingkungan I Kelurahan Hilir dan Lingkungan III Kelurahan Pasar. Termasuk jumlah pasti rumah yang akan mendapat intervensi dari total 410 kepala keluarga (KK) yang terdata di kawasan tersebut.

"Saya lihat ada titik yang harusnya rumah-rumah warga hari ini ada, tapi ketika visualisasi perencanaan dibangun, rumah-rumahnya hilang. Ini perlu diperjelas, apakah memang benar ada penggusuran atau hanya kesalahan sudut pandang (positioning view) dalam visualisasi," tegas Bobby Nasution.

Selain itu, Bobby meminta Pemko Gunungsitoli mengalokasikan anggaran khusus untuk pembenahan fisik rumah warga. Terlebih, berdasarkan data yang dipaparkan, sebanyak 76,1% dari total 1.756 jiwa penduduk di kawasan bantaran Sungai Nou masuk kategori miskin ekstrem (desil 1), dengan rata-rata pendapatan keluarga hanya Rp800.000 per bulan.

Karena itu, ia mendorong agar perbaikan permukiman warga miskin dimasukkan secara konkret dalam rencana kerja penataan kawasan, baik melalui skema hibah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut maupun dukungan APBD Kota Gunungsitoli. Dengan demikian, program penataan kawasan kumuh tidak sekadar mempercantik lingkungan, tetapi juga mampu menyelesaikan persoalan sosial masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.

Sebelumnya, Walikota Gunungsitoli Sowa’a Laoli menjelaskan, kawasan yang diusulkan dalam program Kampung Kreatif Sumut Berkah meliputi bantaran Sungai Nou di Lingkungan I Kelurahan Hilir dan Lingkungan III Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli.

Kawasan tersebut berada di pusat pelayanan kota, dengan jarak sekitar 0,5 hingga 1,5 kilometer dari pusat kota. Lokasinya dinilai strategis untuk dikembangkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis pariwisata tepi air (waterfront).

Berdasarkan data demografi Pemko Gunungsitoli, kawasan tersebut dihuni 1.756 jiwa atau 410 KK. Lebih dari 80% warga bergantung pada bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), serta Penerima Bantuan Iuran (PBI/PBIK). Selain itu, seluruh warga bergantung pada pemanfaatan kawasan sempadan sungai.

Kondisi infrastruktur dasar di kawasan tersebut juga masih terbatas, terutama pada sektor sanitasi, pengelolaan sampah, dan ketersediaan rumah layak huni.

"Permohonan kami, bahwa pemerintah Kota Gunungsitoli menyampaikan permohonan agar kawasan Bantaran Sungai Nou, Kelurahan Hilir dan Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli dapat dipertimbangkan sebagai penerima program Kampung Kreatif Sumut Berkah sebagai simpul pertumbuhan ekonomi baru yang memperkuat identitas budaya Nias, sekaligus mendorong pencapaian target-target makroekonomi dan sosial Kota Gunungsitoli maupun di Provinsi Sumatera Utara secara berkelanjutan," katanya.

Sowa’a menjelaskan, melalui program Kampung Kreatif Sumut Berkah, Pemko Gunungsitoli juga merancang transformasi mata pencaharian masyarakat lokal. Nelayan, misalnya, diarahkan menjadi pemasok bahan baku kuliner seafood, operator wisata, hingga pengelola dermaga mini.

Sementara itu, pedagang asongan akan didorong menjadi pelaku UMKM kreatif yang memiliki legalitas usaha. Ibu rumah tangga diberdayakan melalui PKK dan Karang Taruna untuk menghasilkan produk kuliner serta kriya atau anyaman khas Nias. Adapun pekerja lepas akan mendapatkan pelatihan agar mampu menjadi tenaga profesional di bidang pariwisata dan pengelolaan kawasan.

Terkait kebutuhan anggaran, Sowa’a memaparkan sejumlah komponen pembangunan yang diusulkan dalam program tersebut.

"Stabilisasi bantaran dan resapan terpadu itu di Rp18,5 miliar (37%). Begitu juga waterfront tepi sungai Rp15 miliar. Kampung mural dan identitas visual Nias di Rp3,5 miliar. Manajemen sampah berbasis komunitas ada Rp3,5 miliar. Aktivasi ekonomi berbasis rumah warga ada Rp7,5 miliar dan wisata air dan kuliner ber-sungai Rp5 miliar. Sehingga total usulan kami Rp50 miliar," katanya.

Walikota juga memaparkan proyeksi dampak ekonomi program tersebut. Nilai multiplier effect fiskal diperkirakan mencapai 2,1 hingga 2,8 kali, dengan potensi perputaran ekonomi sebesar Rp105 miliar hingga Rp140 miliar dalam kurun waktu lima tahun.(FS)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas