Bupati Karo : Ibadah Tidak Dilarang, Namun Terapkan Physical Distancing
Oleh : Radar Medan | 30 Mar 2020, 21:01:45 WIB | 👁 14979 Lihat Siraman Rohani
RADARMEDAN.COM,KARO-Bupati Karo, Terkelin Brahmana menerima jajaran pendeta majelis wilayah GPdI Sibayak Kabupaten Karo, Pdt Rikwan, Pdt lase, Pdt Rante, Pdt Frans Natanael Surbakti, Pdt. Sutrisno dalam rangka diskusi antisipasi penyebaran Covid-19 dan menangkal berita hoaks, Senin ( 30/3/2020) pukul 17.00 WIB di rumah dinas bupati Karo Kabanjahe.
Pertemuan yang berlangsung kali ini, dengan mengatur jarak dalam berdiskusi untuk menerapkan phsycal distancing, minimal jarak 1 meter antara satu dengan yang lain.
Didalam pengantar diskusi tersebut, banyak masukan dan pertanyaan yang diungkapkan para pendeta majelis wilayah GPdI kabupaten Karo, Pdt Sutrisno. Pdt Sutrisno mengatakan, bahwa didaerah desa sampun masih banyak simpang siur berita yang diterima, salah satu menurut info dilarang beribadah digereja, jika keladang harus cepat pulang jangan sampai malam dan jangan berjualan.
"Semua ini akibat situasi wabah virus Covid-19 yang dinyatakan pandemi, kami dapat informasi simpang siur bahkan ada kabar dilarang ke gereja. Ini menjadi pertanyaan bagi jemaat kami," katanya.
Hal yang Sama yang diungkapkan Pdt Frans Natanael Surbakti, diwilayah desa perteguhan, jemaatnya sepekan minggu yang lalu tidak melakukan ibadah juga karena dilarang oleh muspika. Masyarakat dilarang keladang dan berjulan dan menurut surat himbauan yang dikeluarkan oleh bupati tidak ada melarang beribadah maupun yang lainnya.
"Kedatangan kami ingin mendengar langsung bagaimana sebenarnya surat himbauan yang sudah beredar kepada Camat. Agar kami dapat menyikapi ini jelas dan terang benderang dapat kami sampikan kepada masyarakat dan jemaat khusus GPdI nantinya,"kata Pdt Natanael.
Ikuti aturan phsycal distancing dan maklumat
Mendengar hal tersebut, Bupati Karo Terkelin Brahmana menanggapi dan menjelaskan bahwa himbauan sudah diedarkan oleh Ketua Gustu mengenai antisipasi penyebaran virus Corona Covid-19, dalam memutus mata rantai. Setiap kecamatan menyampaikan, sosialisasi social distancing, sosialisasi phsycal distancing, jauhi kerumunan massa, dan menjaga jarak.
"Camat bersama Muspika lainnya agar melakukan penyemprotan Disinfektan ke setiap desa desa dan tim medis selalu stand by dalam posko masing-masing,"jelas Terkelin.
Jadi Terkelin menampik kalau ada himbauan terkait pelarangan untuk beribadah disetiap Gereja khususnya Gpdi. Pemkab Karo tidak pernah melarang adanya ibadah namun tetap menggunakan sistem physical distancing saat beribadah. Bupati berharap agar masyarakat jeli dengan informasi yang beredar dan dicek kebenarannya kepada yang berwenang.
"Info pelarangan muncul dari himbauan Pemda Karo, tentu berita ini kategori hoaks, untuk itu mari kita bersama basmi berita hoaks tersebut, apalagi memanfaatkan Agama untuk menyudutkan pemerintah,"katanya.
Namun, alangkah baiknya jika gereja bisa melakukan live streaming kepada jemaatnya yang berada dirumah mengikuti ibadah. Nilai dan maknanya sama, hanya caranya yang berbeda. Hal ini sangat efektif memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
" Nanti kita akan menggelar kembali video confernce khusus camat simpang empat dan camat Dolat Rakyat, (1/4/2020 di command center, tentu akan kita undang para Pendeta sekalian,"kata Terkelin. (RT/RM/PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .