Bupati Simalungun Resmikan Pasar Tani dan Bazar Panen Petani Tahun 2024

Oleh : Radar Medan | 03 Sep 2024, 18:05:25 WIB | 👁 1158 Lihat
Ekonomi
Bupati Simalungun Resmikan Pasar Tani dan Bazar Panen Petani Tahun 2024

Keterangan Gambar : Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga membuka secara resmi Pasar Tani dan Bazar Pangan Panen Petani Simalungun Tahun 2024, ditandai dengan pemukulan gong, dipusatkan di Lapangan Bolakaki Rambung Merah Kecamatan Siantar, Simalungun, Sumut, Selasa (03/09/2024).


RADARMEDAN.COM,SIMALUNGUN - Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga membuka secara resmi Pasar Tani dan Bazar Pangan Panen Petani Simalungun Tahun 2024, ditandai dengan pemukulan gong, dipusatkan di Lapangan Bolakaki Rambung Merah Kecamatan Siantar, Simalungun, Sumut, Selasa (03/09/2024).

Pasar tani dan bazar pangan tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 3 s/d 5 September 2024, dengan mengangkat Tema: "Menuju Pertanian Yang Maju, Mandiri dan Berdaya Saing".

Pasar tani ini bertujuan sebagai ajang untuk mempromosikan hasil pertanian Kabupaten Simalungun, yang diikuti oleh 32 kecamatan se-Kabupaten Simalungun. 

Mengawali pembukaan kegiatan pasar tani itu, ditampil kan defile kontingen setiap kecamatan dengan membawa sejumlah hasil pertanian dari masing-masing kecamatan. 

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Pasar Tani dan Bazar Pangan di laksanakan sebagai promosi hasil pertanian yang ada di Kabupaten Simalungun.

Disampaikan Bupati, pasar tani ini dilakukan oleh Pemkab Simalungun untuk membatu para petani agar mendapatkan kepastian harga.

"Karena kita tahu, jika petani kita panen raya harga selalu anjlok dan ini lah ke depannya harus kita cari solusinya bagaimana menangani hal ini," kata Bupati.

"Apakah akan kita buat gudang-gudang atau penyimpanan yang mampu menyimpan hasil pertanian kita dan ketika harga setabil kita keluar kan," tanya Bupati.

Oleh karena itu, Bupati berharap, dengan kegiatan pasar tani ini ke depannya akan mampu mengatasi hilirisasi, dan mampu membantu petani untuk memasarkan hasil pertanian yang ada di Kabupaten Simalungun.

Selanjutnya, Bupati menyebutkan bahwa, penduduk di Kabupaten Simalungun 70 % memiliki mata pencahariannya dari pertanian.

"Dengan event seperti ini, yang bekerjasama dengan KTNA (Kontak Tani Nelayan Andalan), tentu akan dapat meningkatkan pelayanan Pemerintah Kabupaten kepada para petani," ujar Bupati. 

Disamping itu, Bupati mengatakan bahwa, dirinya juga telah berupaya memperkenalkan produk pertanian Kabupaten Simalungun sampai tembus ke pulau Jawa, Kepri, dan daerah - daerah lainnya.

"Dan mereka mengakui kalau hasil pertanian kita itu luar biasa bagus, dan kita juga sudah bekerja sama dengan mereka," kata Bupati. 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa, salah satu program ke depan yang akan dilakukan Pemkab Simalungun adalah mendirikan pasar induk yang berlokasi Jln Asahan Km. 7 Kecamatan Siantar. 

Menurut Bupati, berdirinya pasar induk tersebut bertujuan untuk mempermudah para petani memasarkan hasil pertaniannya.

"Pasar induk itu sangatlah strategis, dan saya mau pengurus KTNA yang ada di Kabupaten Simalungun memiliki kios - kios yang ada di pasar induk nantinya," kata Bupati. 

"Saya mau masyarakat saya dulu yang harus memiliki kios di sana (pasar induk). Kalau kita lihat dari segi toritorialnya lokasi itu ada di jalan besar. Dan di sanalah nantinya tempat kita memasarkan hasil pertanian kita," ucap Bupati. 

Untuk itu,  Bupati mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan yang telah terjalin selama ini, sehingga program pembangunan yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik. 

Pembukaan Pasar Tani dan Bazar Pangan tersebut dirangkai dengan pengukuhan mengukuhkan pengurus KTNA Kecamatan se-Kabupaten Simalungun.

Selanjutnya Bupati dan Ketua TP PKK Ny Ratnawati Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama rombongan meninjau stand Bazar Pangan yang diisi dengan produk-produk pertanian dan UMKM dari 32 Kecamatan. 

Dalam kesempatan itu, Bupati menyempatkan diri untuk langsung melakukan interaksi dengan petani yang menjaga stand.

Dalam interaksi itu, Bupati menyoroti tentang produk UMKM yang masih memiliki kekuarangan dalam pemasaran, terutama dalam kemasan atau packaging. 

"Jadi kita harus mampu menciptakan kemasan dari produk kita ini jauh lebih menarik dan bisa di minati semua kalangan, dan dapat masuk ke pasar industri yang lebih besar misalnya Alfamart Indomaret atau sejenisnya,"kata Bupati.

"Dan di Simalungun ini juga ada produksi gula aren, jadi nanti saya minta Dinas Perindag ikut menangani ini agar produk gula aren di kabupaten kita bisa di pasarkan dengan baik dan di kenal di luar pulau Sumatera," imbuhnya.(Jaith)/pe


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas