Oleh : Radar Medan | 27 Apr 2020, 09:38:28 WIB | 👁 1224 Lihat Kesehatan
Keterangan Gambar : Bupati Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani saat meninjau lokasi isolasi para Pemudik
RADARMEDAN.COM, TAPTENG - Bupati Tapanuli Tengah meninjau pelaksanaan isolasi bagi Pemudik asal Kabupaten Tapanuli Tengah di Dua Gedung yang telah disiapkan Pemerintah Tapanuli Tengah pada Minggu (26/04/2020).
Berdasarkan hasil Keputusan rapat FORKOPIMDA Kabupaten Tapanuli Tengah yang tergabung dalam Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Tapanuli Tengah.
Pemerintah Tapanuli Tengah menyediakan Gedung Karantina untuk isolasi selama 14 hari bagi para Pemudik Tapanuli Tengah, terdiri dari: Gedung Asrama Prodi Keperawatan Tapanuli Tengah untuk Pria, yang berada di Kecamtan Pandan dan Mess BPSDM Tapanuli Tengah untuk Perempuan yang berada di Kecamatan Pinangsori dan mulai diberlakukan pada, Kamis (16/04/2020).
"Gedung Asrama Prodi Keperawatan Tapanuli Tengah ada 11 Orang Pria, Gedung Mess BPSDM Tapanuli Tengah ada 4 Orang Perempuan, jadi totalnya ada 15 Orang yang sedang menjalani isolasi. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah juga telah menghimbau masyarakat supaya tidak mudik, " ungkap Bupati Tapanuli Tengah.
Bakhtiar Ahmad Sibarani juga menyebutkan antisipasi ataupun mencegah terus dilakukan, segala biaya dari tempat isolasi ditanggung Pemkab Tapanuli Tengah.
"Apabila kita lihat perkembangannya baik maka akan dipulangkan ke rumah masing -b masing, tapi apabila kondisinya tidak baik, seperti suhu badannya naik dan ada gejala tertentu, kita akan cek di RSUD Pandan dan setelah itu akan dirujuk ke Rumah Sakit rujukan Pemerintah Provinsi Sumater Utara" sebut Bakhtiar Ahmad Sibarani
Di setiap Desa yang ada di Tapanuli Tengah telah menyediakan satu rumah untuk isolasi.
Pada kesempatan itu juga Bupati Tapanuli Tengah menjelaskan tentang bantuan yang disalurkan ke Masyarakat Tapanuli Tengah.
"Kami sampaikan bahwa bantuan beras 17.000 Karung yang telah dibagikan yang masing - masing menerima 5 Kg bukan berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Yang berasal dari APBD itu 40.000 Paket Bantuan yang akan disalurkan kepada 40.000 Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari Beras, Minyak Goreng, Gula, Mie Instan" Jelas Bupati Tapanuli Tengah.
Selain itu juga Bupati Tapanuli Tengah menerangkan masalah terkait PKH di Tapanuli Tengah
"PKH itu kan memiliki pendamping sendiri, apabila ada yang mengatakan Kepala Desa yang bermain itu salah, karena PKH tidak ada urusan Kepala Desa dan Pemerintah Daerah karena pendamping PKH langsung berurusan ke Menteri Sosial" Ujar Bupati Tapanuli Tengah.
Ikut serta dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Tapanuli Tengah Darwin Sitompul,Sekretaris Daerah Tapanuli Tengah Hendri Susanto Lumbantobing, Plt. Asisten Pemerintah dan Kesmas, Asisten Administrasi dan Umum, Ketua Prodi Keperawatan Tapanuli Tengah, dan Kepala OPD Tapanuli Tengah terkait.(Hery Manalu /PR)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .