Masyarakat Karo Geram, Mafia Illegal Logging Lanjut Viral di Media Sosial
Oleh : Radar Medan | 05 Agu 2026, 13:59:41 WIB | 👁 46 Lihat Umum
Keterangan Gambar : Maraknya dugaan praktik illegal logging (penebangan hutan secara liar) di sejumlah kawasan hutan di Kabupaten Karo memicu keprihatinan dan kemarahan masyarakat. Rabu (05/08/2026).
RADARMEDAN.COM, KARO – Maraknya dugaan praktik illegal logging (penebangan hutan secara liar) di sejumlah kawasan hutan di Kabupaten Karo memicu keprihatinan dan kemarahan masyarakat. Rabu (05/08/2026).
SP Warga Karo menyatakan dukungan penuh kepada Aparat Penegak Hukum (APH) agar tidak ragu dan tidak gentar menindak para pelaku maupun pihak yang diduga menjadi bagian dari jaringan mafia pembalakan liar.
Menurut SP, aktivitas penebangan pohon tanpa izin bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mengancam kelestarian lingkungan serta masa depan generasi mendatang. Mereka menilai keuntungan yang diperoleh dari hasil pembalakan liar tidak sebanding dengan kerusakan hutan yang ditimbulkan.
"Anda menebang pohon demi uang hari ini, tetapi merampas oksigen anak cucu di masa depan. Pohon membutuhkan puluhan tahun untuk tumbuh, namun habis dalam hitungan menit karena keserakahan manusia," ungkap salah seorang warga.
Ia juga mengingatkan bahwa kerusakan hutan akan meningkatkan risiko bencana alam, seperti banjir bandang dan tanah longsor. Gundulnya kawasan hutan dinilai menghilangkan fungsi hutan sebagai daerah resapan air, penyangga ekosistem, sekaligus pelindung kehidupan masyarakat.
Selain berdampak terhadap lingkungan, warga menilai kerusakan hutan juga dapat mengancam sektor pariwisata Kabupaten Karo. Daerah yang selama ini dikenal memiliki panorama alam yang indah dan udara yang sejuk dikhawatirkan akan kehilangan daya tarik apabila kerusakan hutan terus terjadi. Mereka berharap kelestarian alam tetap dijaga agar kepercayaan dan minat wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Karo tidak menurun.
SP menegaskan bahwa kekayaan yang diperoleh dengan merusak alam bukanlah sebuah keberhasilan, melainkan bentuk keserakahan yang dapat memiskinkan masa depan. Karena itu, mereka berharap penegakan hukum dilakukan secara konsisten tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat dalam praktik illegal logging.
Masyarakat juga mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan sebagai warisan bagi generasi mendatang.
"Jangan salahkan alam saat bencana datang. Salahkan tangan-tangan serakah yang menebang pohon tanpa izin," tegas warga.
Sementara itu, Kejaksaan Negeri Karo dalam keterangan persnya menegaskan komitmennya menangani perkara illegal logging secara profesional, independen, dan akuntabel.
Sebelumya Kejaksaan Negeri Karo Kamis (30/07/2026), menetapkan tersangka tindak pidana penebangan kayu di kawasan siosar dan melakukan penahanan terhadap HHM (31 TH).
Kejaksaan menyatakan akan terus mengembangkan penanganan perkara penebangan hutan untuk menjerat seluruh pihak yang terbukti memiliki peran dan tanggung jawab dalam tindak pidana tersebut.
Menurut Kejaksaan, langkah tersebut merupakan wujud nyata penegakan hukum guna mewujudkan kepastian hukum, keadilan, serta perlindungan terhadap aset negara.
Masyarakat berharap APH terus memperkuat pengawasan serta menindak tegas para pelaku pembalakan liar agar kelestarian hutan di Kabupaten Karo tetap terjaga, sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan oleh masyarakat dan menjadi warisan bagi generasi mendatang.(NICO GINTING/PE)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .