Camat Amplas Selesaikan 3 Hari Ultimatum Bobby Nasution Soal Kasus Kepling Pungli
Oleh : Radar Medan | 22 Mei 2021, 11:33:02 WIB | 👁 1858 Lihat Berita Kota
RADARMEDAN.COM - Ultimatum Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM kepada Camat Medan Amplas Edi Mulia Matondang dan Lurah Harjosari II Siska Ayu untuk segera menuntaskan kasus pungutan liar yang dilakukan Kepling 17 Eka Septian akhirnya diselesaikan. Bahkan, penyelesaiannya langsung dilakukan dalam tiga hari dari target seminggu yang diberikan orang nomor satu di Pemko Medan tersebut.
Ada pun penyelesaian kasus yang dilakukan Camat Medan Amplas dan Lurah Harjosari II dengan meminta kepada Kepling 17 untuk mengembalikan uang yang telah dipunglinya dari sejumlah warga. Di samping itu juga, kepling yang bersangkutan sudah menandatangani berkas pengurusan sejumlah dokumen administrasi kependudukan (adminduk) yang selama ini tertunda.
“Alhamdulillah, Kepling 17 telah mengembalikan pungli yang dilakukannya kepada sejumlah warga. Ada sekitar hampir Rp.5 juta uang yang telah dikembalikan Kepling 17 kepada Lurah Harjosari II. Uang tersebut, sudah kita kembalikan kepada 4 warga yang menjadi korban,” kata Edi Mulia di Kantor Lurah Harjosari II, Jalan Dwikora, Jumat (21/5).
Selain mengembalikan uang, Edi menambahkan, berkas dokumen adminduk warga yang selama ini tertunda akan kita lanjutkan proses penyelesaiannya setelah Kepling 17 menandatangi seluruh berkas dokumen yang tertunda tersebut. “Insya Allah, dokumen adminduk akan segera selesai dan langsung kita serahkan kepada warga yang bersangkutan,” ungkapnya.
Selanjutnya, Edi menjelaskan, dirinya tidak mengetahui sama sekali aksi pungli yang dilakukan Kepling 17. Padahal , tegasnya, setiap Senin pagi ketika apel digelar, Edi mengaku, terus mewarning seluruh jajarannya baik lurah maupun kepling untuk tidak memungut uang dari warga yang membutuhkan pelayanan di bidang adminduk maupun pengurusan surat-surat penting lainnya.
“Terus terang, saya bersyukur karena ada warga yang menyampaikan kasus pungli yang dilakukan Kepling 17 sehingga terungkap ke permukaan. Untuk itu, saya mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan jika ada aparatur kecamatan, kelurahan maupun kepling yang meminta imbalan atas pengurusan yang dilakukan. Saya minta warga tidak perlu takut, pengaduan warga akan kita tindaklanjuti. Kita harus mendukung reformasi birokrasi yang dilakukan Bapak Wali Kota,” harapnya.
Sementara itu, Hendra Pangeran salah seorang warga yang menjadi korban pungli mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota karena cepat menindaklanjuti kasus pungli yang dilakukan itu. “Kami bersyukur hari ini uang bisa kembali. Padahal, kami sebelumnya hanya bisa pasrah karena uang sudah diberikan tapi berkas tidak selesai. Ditambah lagi, berkas kartu keluarga dijanjikan camat dan lurah akan secepatnya diselesaikan. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wali Kota yang begitu peka mendengar keluhan warga,” ungkap Hendra.(rls/PR).
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .
RADARMEDAN.COM, BINJAI – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menemui Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang, yang dilaporkan orang tua siswa ke polisi. Pertemuan berlangsung di rumah Sopian, di Binjai, Jumat (31/10/2025). Dalam kesempatan itu, Bobby menyampaikan harapannya agar . . .