Datangi Mapolres Tanah Karo, Ini Kata Warga Desa Batukarang
Oleh : Radar Medan | 23 Mar 2021, 09:40:26 WIB | 👁 5485 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, KARO - Puluhan warga Desa Batu Karang Induk dan Batukarang Persiapan Kecamatan Payung, Kabupaten Karo, mengapresiasi kinerja Kapolres Tanah Karo khususnya Satuan Reserse Narkoba yang akhir-akhir ini giat dan rutin meringkus pelaku ataupun bandar narkotika.
Puluhan warga Desa kedua desa yang baru dimekarkan ini mendatangi Mapolres Tanah Karo Senin, (22/3), untuk menyampaikan apresiasinya.
Warga kedua desa tersebut yang dipimpib oleh Plt Kepala Desa, Firdaus Bangun dan Sekdes diterima langsung oleh Kapolres AKBP Yustinus Setyo, di Aula Purpur Sage. Turut Wakapolres, Kompol Aron Tamba Tua Siahaan, Kasat Narkoba AKP Henry DB Tobing, Kasat Binmas AKP Budianta serta personel Satnarkoba.
“Kami warga Desa Batu Karang Induk dan Persiapan mengucapkan banyak terimakasih kepada Polres Tanah Karo, karena sudah serius memberantas peredaran narkoba di kampung kami,” ujar Sekdes, Elsy Bangun.
Mereka berharap kepada Kapolres Tanah Karo dan jajarannya untuk tetap tegas dan konsisten dalam upaya penindakan penyalahgunaan narkoba di desanya.
"Selama ini, warga sudah sangat resah akan peredaran narkoba di Desa Batu Karang, akibatnya banyak kejadian pencurian di desa kami," tuturnya.
Menanggapi atas kedatangan warga, Kapolres Tanah Karo mengakui kalau di Desa Batu Karang sangat rawan peredaran narkotika. “Bahkan senior senior dan kawan saya satu leting yang berasal dari Desa Batu Karang, sudah titip pesan supaya itu ditindak lanjuti semenjak saya bertugas di Tanah Karo,” ujar Kapolres.
Oleh sebab itu, pihaknya telah merancang desa tersebut menjadi Desa Bersinar, yaitu desa bersih dari narkoba. “Sudah menjadi tanggungjawab untuk memberantas penyalahgunaan narkotika, tapi kami juga butuh bantuan dari masyarakat apabila ada informasi sekecil apapun tentang peredaran narkoba ataupun perjudian agar disampaikan kepada kami,” imbuhnya.
Ia juga menegaskan bahwa tidak ada orang yang menggunakan narkotika menjadi hebat serta menjadi kuat dalam bekerja karena Narkoba.
Hal senada disampaikan Kasat Narkoba AKP Henry DB Tobing menyebutkan, pada saat melakukan pengungkapan di Desa itu, pihaknya mendapat banyak bantuan dari masyarakat.
“Kiranya warga Desa Batu Karang tetap menjalin kerjasama kepada kami. untuk memberikan informasi yang akurat. Pemberi informasi kami lindungi sesuai Undang-undang yang berlaku, untuk itu jangan takut, ” harapnya.
Usai berbincang bincang, warga kemudian, menyerahkan pakaian khas Karo (Beka Buluh) kepada Kapolres, Waka Polres dan kepada Kasat Narkoba. Dilanjutkan penyerahan parang kepada Kapolres Tanah Karo, sebagai simbolis pemberantasan narkoba, menyerahkan 1 karung beras dan makanan kas orang Karo yakni “Cibet” kepada Kapolres Tanah Karo selanjutnya di akhiri foto bersama(RT/RM/PR )
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .