Dijamu Bobby Nasution Makan Malam, Paskibraka Kota Medan Senang dan Bangga Sukses Jalani Tugas
Oleh : Radar Medan | 19 Agu 2024, 09:37:35 WIB | 👁 641 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Kota Medan Tahun 2024 saat dijamu Bobby Nasution di rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (17/8/2024) (Foto : Ist)
RADARMEDAN.COM - Senang dan bangga, itulah perasaan yang tengah dirasakan seluruh anggota Paskibraka (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Kota Medan Tahun 2024. Pasalnya mereka telah berhasil dan sukses menjalankan tugas dengan sempurna sebagai Paskibraka dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke- 79 Republik Indonesia (RI).
Seperti diungkapkan salah seorang anggota Paskibraka Kota Medan Aqilah Fawwazah Hasnah ketika jamuan makan malam Paskibraka dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution di rumah Dinas Wali Kota, Sabtu (17/8/2024) malam.
"Saya senang dan bangga Menjadi anggota Paskibraka Kota Medan tahun 2024, karena menjadi Paskibraka adalah salah satu impian saya sejak dulu," kata Aqilah.
Siswi kelas 2 SMA Negeri 1 Medan itupun menceritakan rasa senang dan bangga semakin bertambah karena dirinya dipercaya sebagai Pembawa Baki dalam upacara HUT ke-79 RI.
"Dipercaya sebagai pembawa baki adalah kehormatan bagi saya, karena berarti dinilai saya mampu untuk menjalankan tugas tersebut," jelasnya.
Menurut Aqilah, dirinya termotivasi ikut Paskibraka karena sejak SD sudah dipilih menjadi anggota Paskibraka oleh guru dan saya juga termotivasi melihat aktifitas Paskibraka dari siaran televisi dan media sosial. " Saya lihat anggota paskibraka itu keren, jadi ada keinginan untuk menjadi seperti mereka, Alhamdulillah hari ini tercapai dan menjadi pengalaman berharga bagi saya", pungkas Aqilah yang bercita-cita menjadi Dokter.
Aqilah pun mengucapkan terima kasih kepada bapak Wali Kota Medan Bobby Nasution yang telah menggelar jamuan makan malam dengan Paskibraka Kota Medan. Dirinya dan kawan- kawan juga berharap agar setelah ini akan ada kegiatan studi banding bagi seluruh Paskibraka Kota Medan 2024.
Sebelumnya Wali Kota Medan Bobby Nasution dalam jamuan makan malam tersebut menilai Paskibraka Kota Medan 2024 tampil maksimal. Sebab penampilannya hampir tidak ada minusnya atau kurangnya.
"Paskibraka bukan hanya sebagai pengibar bendera, tetapi menjadi simbol kekuatan dan dapat dijadikan contoh atas dedikasinya bagi rekan- rekan di sekolah masing-masing," kata Bobby Nasution dalam jamuan makan Malam yang dihadiri unsur Forkopimda, Pj Sekda Medan Topan Obaja Putra Ginting dan para orang tua atau pendamping Paskibraka Kota Medan.
Menurut Bobby Nasution seluruh Paskibraka kota Medan kedepannya pasti akan selalu menjadi tempat bercermin siswa -siswi lain. Artinya menjadi tempat studi banding bagi kawan- kawan di sekolah, karena dinilai sebagai patokan sudah mewakili sekolah untuk menjadi Paskibraka Kota Medan.
"Semuanya (anggota Paskibraka) tentu akan menjadi contoh dan panutan karena sudah berhasil mengibarkan Bendera dalam peringatan HUT ke-79 RI. Untuk itu saya titip pesan berikan contoh yang baik kepada teman-teman kita, bukan hanya dari sisi ekonomi tapi dari sisi pergaulan. Sebab diketahui banyak generasi muda kita yang terjerumus dalam kegiatan negatif. Untuk itu bantu memotivasi teman dari hal-hal yang kurang baik," ujar Bobby Nasution.
Menantu Presiden Joko Widodo ini juga menitipkan pesan kepada anggota Paskibraka Kota Medan bahwa Pemerintah Pusat telah menetapkan Indonesia Emas 2045, oleh karenanya kami titipkan kepada adik-adik Paskibraka untuk dapat mencapai Indonesia Emas 2024.
"Indonesia Emas 2045 dapat tercapai dengan banyaknya prestasi yang diraih dan diukir oleh pelajar ataupun generasi muda. Oleh karena itu harus terus semangat belajar dan meraih prestasi ", jelas Bobby Nasution.
Bobby Nasution pun menyambut baik terkait dengan masukan dan keinginan Paskibraka Kota Medan untuk dapat melakukan studi banding ke daerah diluar provinsi Sumut. Tentunya ini akan menjadi sarana untuk menambah ilmu dan pengetahuan pada pelajar termasuk melihat kesiapan daerah lain dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
"Untuk studi banding, nantinya akan dikemas oleh Pak Sekda agar adik-adik semuanya dapat belajar dan mendapatkan ilmu dari daerah lain untuk pendidikan yang lebih baik," pungkas Bobby Nasution.
Dalam pertemuan tersebut Bobby Nasution memberikan pertanyaan kepada anggota Paskibraka Kota Medan, bagi yang berhasil mendapatkan hadiah beasiswa atau umroh. Hasbi Solihin, Siswa Sekolah Teknologi Teladan Medan, adalah Paskibraka yang beruntung dipilih dan berhasil menjawab pernyataan dari Bobby Nasution.
"Kamu berhasil menjawab, sekarang pilih mau beasiswa kuliah atau Umroh," tanya Bobby Nasution.
Hasbi Solihin pun dengan cepat menjawab memilih umroh. "Saya pilih umroh pak Wali, karena saya ingin mengumrohkan orang tua," ujar Hasbi. (HM/PE)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .