Dongkrak Ekonomi Keluarga Akseptor, Pemko Medan Gelar Sosialisasi Pembentukan Kelompok UPPKA
Oleh : Radar Medan | 18 Mei 2026, 17:26:41 WIB | 👁 39 Lihat Berita Kota
Keterangan Gambar : Sosialisasi Pembentukan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan, Jalan Rotan -Proyek Petisah, Senin (18/5/26).
RADARMEDAN.COM - Dalam upaya memperkuat pilar ekonomi keluarga dan mempercepat penurunan angka stunting, Pemko Medan melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3APMP2KB) Kota Medan menggelar kegiatan Sosialisasi Pembentukan Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) di Gedung Serba Guna PKK Kota Medan, Jalan Rotan -Proyek Petisah, Senin (18/5/26).
Sosialisasi dengan tema 'Melalui UPPK Kita Tingkatkan Kemandirian dan Kesejahteraan Keluarga' ini dibuka oleh Kadis P3APMP2KB Kota Medan, Edliaty, diwakili Kepala Bidang Kesejahteraan Keluarga, Elviyanti Pohan. Pertemuan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemko Medan dalam memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, sekaligus mendukung penuh program nasional percepatan penurunan angka stunting melalui ketahanan pangan dan ekonomi domestik yang sesuai dengan visi misi Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas.
Kegiatan yang diikuti perwakilan Lurah, Petugas KB (PKB), Petugas Lapangan KB (PLKB), serta para ketua dan anggota kelompok UPPKA, kader KB, dan keluarga akseptor KB se-Kota Medan ini menghadirkan narasumber, Agustina Siregar, Nina Miranda Lubis dan Arwita R. Pasaribu.
Dalam sambutannya, Elviyanti Pohan menyampaikan bahwa program UPPKA merupakan langkah strategis yang sangat dinantikan di tengah tantangan ekonomi keluarga yang kian kompleks. Program ini diarahkan untuk mengubah potensi menjadi aksi nyata lewat kegiatan ekonomi yang produktif.
"Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pendapatan keluarga, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga sebagai fondasi utama dalam mewujudkan keluarga berkualitas," katanya.
Elviyanti juga menambahkan bahwa lewat kelompok UPPKA ini, masyarakat didorong untuk mengasah keterampilan, menumbuhkan kreativitas, dan membakar semangat berwirausaha dengan asas gotong royong.
Menurut Elviyanti, kelompok usaha nantinya lebih dari sekadar wadah berbisnis, untuk itu pembentukan UPPKA di Kota Medan diharapkan mampu membawa dampak berantai (multiplier effect).
"Dengan meningkatnya pendapatan dan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, pemenuhan gizi anak-anak di Kota Medan diyakini akan jauh lebih baik. Hal ini selaras dengan program prioritas Pemko Medan dalam mengakselerasi penurunan angka stunting", ujar Elviyanti.
Dijelaskan Elviyanti dalam sosialisasi ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai, mekanisme Tata Cara Pembentukan Kelompok yang legal dan terstruktur dan Manfaat Penguatan Ekonomi berbasis komunitas serta Peluang Pengembangan Usaha mikro yang berkelanjutan.
"Pemko Medan menegaskan tidak akan melepas kelompok-kelompok usaha ini berjalan sendiri. Pemko Medan berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya UPPKA melalui rangkaian program pembinaan, pelatihan manajemen usaha, hingga pendampingan berkala agar produk-produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar yang lebih luas", jelas Elviyanti.
Selanjutnya sosialisasi ini diisi dengan pemaparan materi yang disampaikan para narasumber, salah satunya membahas pengelolaan usaha ekonomi produktif dan bekal strategi pengembangan usaha, manajemen kelompok, dan teknik pemasaran modern.
Pertemuan ini berlangsung interaktif tidak hanya pemaparan materi oleh narasumber, para peserta juga bertanya dan berdialog terkait UPPKA.(HM)
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .
RADARMEDAN.COM – Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak dalam temu pers memberi penjelaskan kepada wartawan bahwa kasus pembakaran rumah seorang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan di Komplek Taman Harapan Indah, Blok D No. 25, dipastikan merupakan aksi pembakaran berencana oleh mantan sopir korban. Hal itu disampaikan dalam . . .
RADARMEDAN.COM - Dalam era informasi yang berkembang sangat cepat dan luas, pejabat negara maupun swasta diingatkan untuk lebih selektif dalam memilih media yang dijadikan sumber informasi. Penting bagi pejabat negara untuk mengenali media dan jurnalis yang kredibel agar informasi yang diterima maupun disebarkan dapat . . .
RADARMEDAN.COM - Persaingan media online di Sumatera Utara kian dinamis. Berdasarkan hasil penelusuran dan pemeringkatan yang dilakukan hari ini (3/11/2025), tercatat 30 media online berkantor di Provinsi Sumatera Utara menjadi yang paling banyak dikunjungi pembaca sepanjang tahun 2025.
Dalam daftar tersebut, Tribun-Medan.com masih menempati . . .