Dulu Belajar di Kelas Papan, Kini Gubernur Bobby Hadirkan Gedung Sekolah Permanen

Oleh : Radar Medan | 07 Agu 2026, 21:16:54 WIB | 👁 539 Lihat
Pendidikan
Dulu Belajar di Kelas Papan, Kini Gubernur Bobby Hadirkan Gedung Sekolah Permanen

Keterangan Gambar : Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung sekolah yang berada di Jalan Hilimbowo, Desa Tetehosi Maziaya, Kecamatan Sitolu Ori, Kamis (6/8/2026).


RADARMEDAN,COM, NIAS - Penantian panjang siswa dan tenaga  pendidik SMP Negeri 4 Sitolu Ori, Kabupaten Nias Utara, Provinsi Sumut untuk memiliki gedung sekolah permanen akhirnya mulai terwujud.

Setelah dua tahun menjalankan proses belajar mengajar di bangunan sederhana dari papan dan kayu, sekolah tersebut kini mendapat bantuan pembangunan gedung permanen dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) senilai Rp1,5 miliar lebih.

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution meninjau langsung sekolah yang berada di Jalan Hilimbowo, Desa Tetehosi Maziaya, Kecamatan Sitolu Ori, Kamis (6/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Bobby melihat kondisi sekolah yang berdiri pada Juni 2024 dan mendengarkan langsung berbagai kebutuhan yang disampaikan guru maupun siswa.

Kepala SMPN 4 Sitolu Ori, Teti Gea, mengatakan sekolah tersebut awalnya hanya memiliki tujuh siswa dan belum mempunyai ruang belajar. Aktivitas belajar mengajar saat itu terpaksa dilakukan di gereja setempat.

“Awalnya kami belajar di gereja karena belum ada ruang kelas. Saat itu siswa hanya tujuh orang,” kata Teti.

Seiring waktu, masyarakat bersama sejumlah pihak membantu pembangunan tiga ruang belajar sederhana, ruang pertemuan, dan kantor guru melalui swadaya serta dukungan CSR.

Namun bangunan tersebut masih terbuat dari papan dan kayu dengan lantai semen serta kondisi lingkungan yang kerap becek saat hujan.

Saat ini jumlah siswa meningkat menjadi 45 orang yang terdiri dari 16 siswa kelas VII, 11 siswa kelas VIII, dan 18 siswa kelas IX.Cari Buku Belajar

Mereka dibimbing oleh lima guru ASN, enam guru PPPK, serta sebelas tenaga non-ASN. Meski fasilitas terbatas, kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung setiap hari. Sebagian siswa bahkan harus berjalan kaki sejauh dua hingga lima kilometer untuk mencapai sekolah.

“Ada yang berangkat sejak pukul 06.00 pagi karena harus berjalan kaki dari rumah menuju sekolah,” ujar Teti.

Kondisi itu dirasakan langsung oleh salah seorang siswa kelas IX, Electra Stefani Harefa. Ia mengaku belum pernah merasakan belajar di gedung sekolah permanen sejak pertama kali masuk sekolah pada 2024.

Menurut Electra, suasana belajar sering terganggu ketika musim hujan karena lingkungan sekolah menjadi becek dan banyak nyamuk masuk ke ruang kelas.

“Kami kurang nyaman saat musim hujan karena lingkungan sekolah becek dan banyak nyamuk yang mengganggu saat belajar,” katanya. Karena itu, Electra mengaku bahagia setelah mengetahui sekolahnya akan segera memiliki gedung permanen.

“Bapak Gubernur, terima kasih atas perhatian Bapak di sekolah kami ini. Semoga Bapak selalu diberikan kesehatan dan kebijaksanaan dalam memimpin Sumatera Utara,” ujarnya.Cek Layanan

Teti menambahkan, selain pembangunan gedung sekolah, pihaknya masih membutuhkan laboratorium, perpustakaan, akses internet, perangkat komputer dan laptop untuk mendukung proses pembelajaran.

Ia juga berharap  pemerintah dapat membantu pembangunan akses jalan menuju sekolah yang hingga kini masih menjadi kendala bagi siswa.

“Kami berharap ke depan ada bantuan laboratorium, perpustakaan dan akses jalan. Karena anak-anak di sini banyak yang berjalan kaki cukup jauh setiap hari,” katanya.

Pembangunan yang dibiayai melalui BKP Sumut tersebut meliputi tiga ruang kelas lengkap dengan perabotannya, ruang administrasi yang terdiri atas ruang kepala sekolah, ruang guru, ruang tata usaha dan ruang tamu, serta fasilitas sanitasi berupa toilet laki-laki, perempuan dan toilet difabel.Cari Peta Wilayah

Dalam kunjungan itu, Bobby juga menyapa siswa di setiap ruang kelas serta meninjau langsung progres pembangunan gedung baru yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas  pendidikan di wilayah pedalaman Nias Utara.(FS)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

Deli_Serdang.jpg

Bantah Antikritik Soal Akun Anonim, Pemkab Deli Serdang Buka Suara Terkait Anggaran Rp38,5 Miliar

🔖 DAERAH 👤Radar Medan 🕔11:27:41, 22 Okt 2026

RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat. Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tersangka_Karo1.jpg

Kasus Pembunuhan Dosen ITB Kabanjahe: Polisi Tangkap 2 Pelaku, Tim Masih Buru Pelaku Lainnya

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔16:35:35, 28 Sep 2026

RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .

Berita Selengkapnya ▸
IMG_20260827_113028_compress46.jpg

Klaim Profesor hingga Dokter Spesialis di TikTok Disorot, Rekam Jejak Akademik Dipertanyakan

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔17:40:04, 26 Agu 2026

RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik. Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .

Berita Selengkapnya ▸
dilaporkan1.jpg

Buntut Eksekusi Paksa Chapel, Pdt. Gloria Resmi Polisikan Rektor USU ke Polda Sumut, Ini Jawaban USU

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔08:32:11, 12 Agu 2026

RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .

Berita Selengkapnya ▸
pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya ▸
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya ▸
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya ▸
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya ▸
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya ▸
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya ▸

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas