Gempa Bumi Terasa di Kantor Wali Kota Medan, Rico Waas dan Seluruh Pegawai Dievakuasi

Oleh : Radar Medan | 04 Nov 2025, 18:40:58 WIB | 👁 621 Lihat
Berita Kota
Gempa Bumi Terasa di Kantor Wali Kota Medan, Rico Waas dan Seluruh Pegawai Dievakuasi

Keterangan Gambar : Suara sirene terdengar keras dari kawasan kantor Wali Kota Medan, Selasa (4/11/25).


RADARMEDAN.COM - Suara sirene terdengar keras dari kawasan kantor Wali Kota Medan, Selasa (4/11/25). Bunyi sirine ini mengagetkan para pegawai yang menyadari terasanya goncangan di gedung berlantai empat tersebut akibat gempa bumi. Seketika para pegawai pun panik dan mencari tempat berlindung yang aman.

Tidak hanya pegawai, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang tengah memimpin rapat dengan Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat juga merasakan goncangan dan mendengar suara sirene. Dengan spontan Rico Waas bersama peserta rapat berlindung di bawah meja sambil meletakkan tangan diatas bagian kepala serta leher.

Satu menit berjalan, saat situasi sudah dinyatakan aman dan suara sirine berakhir, petugas keamanan mengarahkan Wali Kota Medan Rico Waas beserta kepala Dinas dan Camat untuk bergegas turun menggunakan tangga dengan posisi tangan tetap diatas bagian kepala serta leher kemudian berkumpul di titik kumpul. 

Begitu pun dengan para pegawai yang berada di ruangan tiap-tiap lantai, mereka bergegas turun dengan melewati jalur evakuasi sesuai arahan petugas.

Saat hendak turun ke lantai bawah terlihat beberapa pegawai yang terluka  akibat terkena reruntuhan material bangunan yang tetiba ambruk usai gempa bumi berkekuatan 9,2 skala richter yang berpusat  dipantai barat Sumatera Utara. Sebagian dari mereka pun dibantu rekannya untuk ikut keluar dari kantor Wali Kota Medan, namun sebagian lagi masih menunggu pertolongan petugas lantaran terluka berat.

Di saat masih proses evakuasi dan Rico Waas bersama pegawai lainnya telah berada di titik kumpul halaman kantor Wali Kota, terdengar suara ledakan akibat konsleting listrik yang memicu terjadinya kebakaran dari lantai empat. Suasana cukup mencekam ini pun membuat histeris para pegawai.

Tak berselang lama, datang sejumlah petugas yang terdiri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satpol PP, Dinas Kesehatan dan elemen pentahelix dalam pengurangan resiko bencana diantaranya TNI Polri, PMI Kota Medan Orari, Rapi, Akademisi dan Stikes Mitra Husada serta para relawan ke kantor Wali Kota dengan armada dan peralatan lengkap. 

Begitu tiba dilokasi, sebagian petugas langsung mengeluarkan peralatan untuk memadamkan api dan sebagian petugas lainnya melakukan evakuasi dan penyelamatan pegawai yang masih terjebak di dalam kantor Wali Kota Medan.

Ditengah proses evakuasi dan penyelamatan, Wali Kota Medan Rico Waas setelah meyakini dirinya selamat dan aman juga ikut turut membantu  mengevakuasi dengan mengangkat tandu yang berisikan pegawai yang terluka menuju tenda darurat penyelamatan. Selain itu Rico Waas juga menenangkan sebagian pegawai yang trauma dikarenakan panik akibat kejadian tersebut.

Selanjutnya proses evakuasi dan penyelamatan juga dilakukan petugas dari lantai tiga dengan menurunkan pegawai yang terjebak menggunakan tali selling atau dengan kata lain operasi penyelamatan vertikal (vertical rescue). Tak hanya itu, dengan menggunakan mobil tangga Damkarmat, petugas juga menyelamatkan pegawai yang terjebak di lantai 4 kantor walikota. Proses evakuasi dan penyelamatan juga dilakukan petugas dengan cara suspension rescue. 

Beruntung, suasana ini ternyata hanya simulasi bencana yang dilakukan BPBD Kota Medan dalam rangka untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana terutama gempa bumi. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan simulasi siaga bencana gempa bumi ini dilakukan agar kita siap siaga dan mengingatkan kita bahwa bencana tidak tau kapan waktunya datang. 

Dijelaskan Rico Waas, melalui simulasi ini kita semua termasuk dirinya dan Pimpinan Perangkat Daerah maupun Camat dan Lurah setidaknya harus memahami apa yang dilakukan pertama jika terjadi bencana alam. Sebab kita pahami daerah Indonesia termasuk bagian baratnya masuk dalam bagian cincin api yang kemungkinan bisa saja terjadi bencana alam gempa bumi.

"Kita ingat kembali, di tahun 2004 terjadi gempa bumi di Aceh dan 2005 terjadi juga gempa bumi di Nias yang getarannya terasa sampai di Kota Medan. Jadi melalui simulasi ini kita dapat merefresh kembali agar kita tetap siaga, apalagi di tingkat pemerintah kota harus dipahami masyarakat akan membutuhkan bantuan kita," kata Rico Waas.

Menurut Rico  Waas, simulasi seperti ini harus rutin dilakukan agar lebih memberikan pemahaman kepada kita semua terkait kesiapsiagaan menghadapi bencana alam khususnya gempa bumi. Terutama di wilayah yang menjadi titik parah jika terjadi bencana, nantinya akan kita lakukan secara berkala latihan seperti ini.

"Pelatihan nantinya dapat dilakukan sederhana seperti menutup kepala saat hendak keluar atau evakuasi diri jika terjadi gempa bumi. Kita akan lakukan pelatihan dengan serius dan berkala," jelas Rico Waas.

Terkait jalannya simulasi bencana hari ini, Rico Waas mengakui berjalan dengan lancar dan baik.  Namun akan terus dilakukan  evaluasi untuk mengetahui kendala dan kekurangan baik itu peralatan maupun personil.

 "Hari ini simulasi bencana berjalan lancar. Namun akan terus dilakukan evaluasi guna mengetahui kekurangannya," sebut Rico Waas.


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas