Gubernur Edy Ingatkan Patuhi Protokol Kesehatan Serta Bagikan Masker dan Sembako
Oleh : Radar Medan | 07 Okt 2020, 10:44:06 WIB | 👁 2453 Lihat Daerah
RADARMEDAN.COM, PADANGSIDIMPUAN - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi kembali melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (6/10).
Dalam kunker ini, Gubernur kembali memastikan kesiapan daerah dalam penerapan protokol kesehatan, serta memberikan bantuan berupa masker, alat kesehatan (ventilator), sembako dan obat-obatan.
Kunker pertama diawali dengan mengunjungi Pesantren Al Yusufiyah di Desa Holbung Kecamatan Angkola Muaratais Tapsel, selanjutnya Pesanteran Daurat Tauhid di Jambur Padang Matinggi, Panyabungan Utara Madina. Di sini Edy Rahmayadi mengingat pengurus dan santri untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Anak-anakku saat ini kita sedang kena wabah, makanya saya minta untuk tetap menggunakan masker dan mengatur jaraknya. Karena virus ini sangat berbahaya bila masuk ke tubuh. Saat ini sudah 400 lebih rakyat kita (Sumut) yang sudah meninggal dan 10 ribu terinfeksi, sementara di Tapsel ini sudah 21 orang terdata," ujar Edy Rahmayadi.
Turut serta dalam romobongan kunker ini, Ketua PKK Sumut Nawal Edy Rahmayadi, Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Mustafa Nasution, Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan Binsar Situmorang, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sumut Effendy Pohan, Kepala Dinas Sosial Sumut Rajali, Sekretaris Satgas Covid-19 Sumut Arsyad Lubis.
Edy menyampaikan, kunker ke Pesantren Al Yusufiyah ini adalah yang ketiga kalinya. Saat ini, ia meminta kerja sama antara pengurus yayasan dan lainnya untuk saling menjaga kesehatan diri sendiri dan para santri. Ia menyatakan bahwa kesehatan adalah merupakan tanggung jawab pemimpin.
"Saya menyampaikan dan meminta ini karena kesehatan adalah tanggung jawab pemimpin, untuk ilmu agama adalah tanggung jawab ulama dan guru. Masa depan bangsa ini ada di pundak kalian, ayo lanjutkan sampai ke perguruan tinggi. Saya akan membantu apa yang bisa saya bantu," katanya.
Di Pesantren Al Yusufiyah, Edy Rahmayadi juga menyerahkan bantuan 2.200 masker dan 145 paket sembako kepada pengurus yayasan, yang selanjutnya dibagikan pada seluruh santri. Edy juga menyempatkan diri bersalawat nariyah bersama dengan para santri.
Pendiri Yayasan Pesantrean Al Yusufiyah Ridwan yang menyambut rombongan kunker Gubernur menyampaikan terima kasih atas perhatian Gubernur yang sudah tiga kali menyabung silaturahmi ke pesantren tersebut.
"Kami berterima kasih pada Gubernur yang sudah datang untuk ketiga kalinya, karena cintanya pada ulama. Semoga rahmat atas keringanan langkah Bapak dan rombongan untuk berkunjung ke pesantren ini dalam menyambung silaturhami," ucap Ridwan.
Dijelaskan Ridwan, pesantren ini berdiri di tahun 2010 sepulang ia dari Mekah. Di awal hanya 25 santri yang menimba ilmu hingga saat ini jumlah santri terus bertambah hingga ratusan santri.
Kunjungan selanjutnya adalah Pesanteran Daurat Tauhid di Jambur Padang Matinggi, Panyabungan Utara, Madina. Hal yang sama juga disampaikan Edy Rahmayadi kepada para santri, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Edy juga sempat berziarah ke makam Syekh Abdul Qodir Lubis, yang merupakan pendiri Pesantren Daurat Tauhid. Ia kemudian membagikan 1.500 masker dan 150 paket sembako.
Gubernur bersama rombongan juga mengunjungi Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mandailing Natal di Bagas Godang, Jalan Williem Iskandar, Kecamatan Pidoli Dolok, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Pada kesempatan tersebut Gubernur secara simbolis menyerahkan bantuan berupa satu unit ventilator dan ribuan masker.(humas /red/PR)
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .