Gubernur Sumut : Infrastruktur Nias Utara Butuh Pembenahan

Oleh : Radar Medan | 01 Jul 2021, 08:29:56 WIB | 👁 1353 Lihat
Daerah
Gubernur Sumut : Infrastruktur Nias Utara Butuh Pembenahan

RADARMEDAN.COM, NIAS UTARA – Menempuh perjalanan puluhan kilometer dari Kota Gunungsitoli menuju Nias Utara dan Nias Barat, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengakui kondisi infrastruktur jalan provinsi rusak cukup parah dan perlu pembenahan. Jalur tersebut pun akan dimasukkan ke dalam perencanaan, agar akses menjadi lebih mudah.

Medan yang sulit, membuat Gubernur Edy Rahmayadi kerap kali berhenti dan turun dari kendaraan untuk melihat langsung kondisi jalan tersebut. Ia juga menapaki beberapa titik jalur yang melintasi puluhan rumah, permukiman warga, sambil memantau keadaan, serta berinteraksi dengan Bupati Nias Utara Amazaro Waruwu dan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu.

Dari pembicaraannya, Edy Rahmayadi mengakui bahwa pembangunan jalan provinsi menjadi tanggungjawabnya sebagai Gubernur. Untuk itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) akan menjadikan jalur ini dalam perencanaan pembangunan infrastruktur. Mengingat potensi yang dimiliki daerah kepulauan ini sangat besar.

“Baru ini saya datang ke kabupaten yang sulit medannya. Kondisinya (infrastruktur) cukup parah, saya akan segera berbuat,” ujar Gubernur saat berada di Aula Kantor Bupati Nias Utara, di Kecamatan Lotu, Rabu (30/6).

Di lokasi, juga berlangsung pertemuan bersama dengan seluruh unsur Forkopimda setempat, serta para pejabat, camat, kepala desa dan lurah. Ikut dalam rombongan Gubernur, Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis, Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Bambang Pardede dan sejumlah pimpinan OPD lainnya.

Dalam pertemuan di Kantor Bupati Nias Utara, Gubernur menyampaikan bahwa kehadirannya dalam rangka kunjungan kerja, baru akan dilakukan September mendatang. Namun permintaan dari Bupati kepadanya dianggap sebagai ajakan agar berkenan hadir di kabupaten yang tergolong terpencil ini.

“Saya diminta Bupati (Nias Utara) datang kemari. Saya sudah tahu, pasti diajak ke tempat yang tak enak. Tetapi itulah pemimpin yang cerdas. Jadi memang ini tanggung jawab saya, kita bagi tugas. Saya akan perbaiki infrastruktur, lalu bupati, camat dan kepala desa, kalian bangun daerah, fokus. Karena saya lihat banyak lahan yang belum dikelola dengan baik,” jelas Edy Rahmayadi.

Selanjutnya, Edy bersama rombongan juga melihat kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Nias Barat. Dari sana, medan yang ditempuh tidak kalah sulit. Kawasan perbukitan dengan kondisi struktur tanah yang tidak stabil, membuat sejumlah titik ruas jalan provinsi ambrol. Termasuk jembatan yang dalam keadaan kurang baik.

“Ya, secepatnya ini akan kita bangun (jembatan). Tetapi nanti kita manfaatkan bahannya dari sungai ini. Kan banyak pasir dan batu di sini. Jadi tidak usah jauh-jauh bahannya, biar lebih murah,” katanya.

Sementara Bupati Nias Utara Amazaro Waruwu mengatakan, sarana dan prasarana jalan menjadi permohonan utama kepada Gubernur. Jika bisa, diharapkan agar dialokasikan segera anggaran pemeliharaan jalan.

“Kami berterima kasih kepada Bapak Gubernur yang sudah datang kemari, dan mau melihat kondisi daerah ini. Apalagi tadi beliau turun langsung melihat kondisi infrastruktur di kabupaten ini,” sebut Amazaro.

Rasa bangga juga disampaikan Bupati atas sikap Gubernur yang selama ini menurutnya berwatak keras. Namun setelah bertemu dan turun ke daerahnya, Amazaro justru menyebut Edy Rahmayadi sebagai sosok yang humanis dan romantis.

“Kami bangga, karena beliau mau turun dari mobilnya, berulang kali untuk menyapa warga. Beliau begitu peduli, sehingga mau menyapa langsung. Itu juga kenapa kami lama sampai ke kantor Bupati Nias Barat,” jelasnya.

Hal yang sama disampaikan Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu. Sebagai daerah yang terbelakang dibandingkan empat kabupaten/kota se-Kepulauan Nias, dirinya mengaku sedih melihat pembangunan yang ada. Karena itu, ia sempat meneteskan air mata, karena menurutnya seorang Gubernur mau melihat langsung jembatan yang rusak dan berkomitmen memperbaikinya.

“Sepanjang jalan tadi dari Gunungsitoli kemari, saya terharu karena saat di jembatan, Gubernur langsung mengatakan akan membangun (memperbaiki) jembatan yang ada. Beliau langsung memerintahkan pejabatnya, agar tahun depan (2022) bisa diwujudkan,” kata Khenoki.

Dengan kehadiran dan komitmen itu, Khenoki pun menyampaikan hal yang sama untuk melakukan yang terbaik sesuai arahan Gubernur, saat menyambut kedatangan Edy Rahmayadi di Aula Kantor Bupati Nias Barat, di Lahomi.** (H13/DISKOMINFO SUMUT)/PE


TAGS :


Komentar Facebook

Tuliskan Komentar dengan account Facebook

Kembali Ke halaman Utama

Berita Lainnya:

pemain_Brasil_dan_Maroko.jpg

Brasil Dipaksa Maroko Bermain Imbang Sampai Turun Minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026

🔖 OLAHRAGA 👤Syaiful W Harahap 🕔06:09:28, 14 Jun 2026

RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS). Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .

Berita Selengkapnya
5JT.jpg

Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari

🔖 HUKUM DAN KRIMINAL 👤Radar Medan 🕔21:06:51, 11 Jun 2026

RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok. Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .

Berita Selengkapnya
Tim_Hukum_MUKI.jpg

USU Dinilai Kebablasan, Tim Hukum MUKI Sumut Desak Menag Turun Tangan Urus Polemik Gereja POUK

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔17:05:29, 26 Mei 2026

RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .

Berita Selengkapnya
eselon.jpg

Lantik Eselon II, III dan IV, Rico Waas Beri Deadline 6 Bulan bagi Pejabat Baru Untuk Tunjukkan Peru

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:53:21, 16 Apr 2026

RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .

Berita Selengkapnya
provokasi.jpg

Waspada Penunggang Gelap di Balik Isu Babi: Jangan Kasih Celah Mafia Narkoba Obok-obok Medan!

🔖 OPINI 👤Radar Medan 🕔11:55:43, 01 Mar 2026

RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .

Berita Selengkapnya
demo11.jpg

Ribuan Massa Kepung Balai Kota Medan, Wali Kota Rico Waas Akhirnya Tarik SE Dagang Babi

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔20:01:13, 26 Feb 2026

RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026). Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .

Berita Selengkapnya
setneg.jpg

Langgar Aturan, Ini Daftar 28 Perusahaan yang Dicabut Izin Usai Ratas Dipimpin Presiden

🔖 NASIONAL 👤Radar Medan 🕔21:39:16, 20 Jan 2026

RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .

Berita Selengkapnya
bws3.jpg

Bantuan untuk Pengendalian Banjir, Rico Waas: Dana Bank Dunia Rp 1,5 Triliun Dikelola Oleh BWS

🔖 BERITA KOTA 👤Radar Medan 🕔18:09:37, 03 Des 2025

RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.  Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .

Berita Selengkapnya
rilis3.jpg

Polda Sumut Rilis Update Lengkap Situasi Bencana 24–29 November 2025: 488 Bencana, 1.076 Korban

🔖 UMUM 👤Radar Medan 🕔14:25:22, 29 Nov 2025

RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran. Update Ddata terbaru, . . .

Berita Selengkapnya
kafekesehatan.jpg

Secercah Harapan Alami bagi Pejuang Kesehatan, Nyaman Pasca Nikmati Rempah Tradisional Karo

🔖 FEATURE 👤Radar Medan 🕔15:59:52, 24 Nov 2025

Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .

Berita Selengkapnya

Berita Utama

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Youtube dan dapatkan informasi terbaru dari kami.

Jejak Pendapat

Bagaimana pandangan anda atas Pilkada 2024?
  Tidak Ada Pilihan
  Tidak Puas
  Puas