Intervensi Pasar, Pemprov Sumut Kendalikan Harga Cabai dan Beras
Oleh : Radar Medan | 22 Okt 2025, 13:28:15 WIB | 👁 1050 Lihat Ekonomi
Keterangan Gambar : Direktur Utama BUMD Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Sumut Swangro Lumbanbatu dan Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut Erwin Budiana pada acara Special Talk Show yang diselenggarakan Radio Kardopa bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut, di Studio Kardopa, Jalan Iskandar Muda Medan, Rabu (22/10/2025).(Ist)
RADARMEDAN.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus melakukan berbagai langkah intervensi pasar untuk menekan laju inflasi, khususnya pada komoditas pangan utama seperti cabai merah dan beras. Upaya ini dibahas dalam Special Talk Show yang diselenggarakan Radio Kardopa bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut di Studio Kardopa, Jalan Iskandar Muda Medan, Rabu (22/10/2025).
Hadir sebagai narasumber Direktur Utama BUMD Aneka Industri dan Jasa (AIJ) Sumut Swangro Lumbanbatu dan Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut Erwin Budiana. Keduanya memaparkan strategi intervensi terhadap komoditas pangan, terutama cabai dan beras, yang selama ini menjadi penyumbang inflasi di Sumut.
Swangro Lumbanbatu mengungkapkan, penyumbang inflasi terbesar saat ini adalah kenaikan harga cabai yang telah mencapai Rp90 ribu/kilogram. Kenaikan ini disebabkan oleh menurunnya pasokan di pasaran.
Untuk mengatasi hal ini, jelas Swangro, pihaknya telah mendatangkan cabai dari luar Sumut sebanyak 50 ton. Langkah ini diambil karena stok dari petani lokal sedang terbatas.
“Ini bukan berarti membatasi petani kita, tetapi memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi,” jelas Swangro.
Cabai tersebut akan disalurkan dengan harga intervensi Rp55 ribu/kilogram. Swangro optimistis harga akan berangsur turun ke level normal. Dalam penyalurannya, BUMD akan berkoordinasi dengan Perum Bulog, PD Pasar, serta pihak terkait lainnya.
“Untuk 50 ton ini, kami akan melibatkan pedagang dalam distribusi kepada masyarakat, dan bersama-sama melakukan pengawasan agar harga tetap terkendali,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kantor Wilayah Sumut Erwin Budiana memastikan ketersediaan beras di Sumut masih aman hingga akhir tahun. Meski harga beras di pasaran masih relatif tinggi, Bulog terus melakukan intervensi dengan menyalurkan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) seharga Rp11.000 per kilogram.
“Intervensi ini diharapkan menjaga stabilitas harga, terutama menjelang akhir tahun saat permintaan meningkat,” ujar Erwin.
Erwin juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pengendalian inflasi, termasuk melalui pasar murah berkala. Selain beras dan minyak goreng, Bulog juga berperan dalam pendistribusian cabai hasil kerja sama dengan BUMD.
“Kenaikan harga cabai memang salah satu penyumbang inflasi. Bulog siap membantu distribusi cabai hasil kolaborasi dengan BUMD agar harga tidak melonjak,” tambahnya.
Sepanjang tahun ini, Bulog telah menyerap 36 ribu ton gabah petani lokal untuk menjaga harga di tingkat petani tetap stabil dan tidak merugi. Ke depan, Bulog akan terus melakukan penyerapan selama masa panen berlangsung guna menjamin ketersediaan beras dan komoditas lainnya.
Selain itu, Erwin turut mengajak UMKM dan koperasi berpartisipasi dalam pendistribusian beras serta Minyakita agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.(HM/pe)
RADARMEDAN.COM, DELISERDANG – Polemik antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang dengan akun media sosial "Badan Perwakilan Netizen 2" makin menghangat.
Di tengah krisis gagalnya pengesahan P-APBD 2026, langkah Pemkab yang melaporkan akun anonim tersebut ke Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) sempat memicu reaksi . . .
RADARMEDAN.COM, KARO – Kepolisian Resor (Polres) Tanah Karo bergerak cepat mengungkap kasus dugaan pencurian dengan kekerasan yang menewaskan seorang dosen Institut Teknologi Bisnis (ITB) Kabanjahe, Asprina br Surbakti (38). Petugas berhasil mengamankan dua orang tersangka yang diduga terlibat langsung dalam peristiwa berdarah . . .
RADARMEDAN.COM — Aktivitas seorang perempuan yang menggunakan sejumlah nama akun dan mencantumkan berbagai gelar akademik serta profesi kedokteran di media sosial TikTok menjadi perhatian publik.
Perempuan yang disebut bernama Nurlian Galingging itu diketahui tampil dengan sejumlah gelar, di antaranya profesor, dokter spesialis . . .
RADARMEDAN.COM – Konflik seputar pengosongan fasilitas Chapel Oikumene Universitas Sumatera Utara (USU) memanas dan berujung ke ranah hukum pidana. Menyusul eksekusi pengosongan oleh pihak kampus pada Senin (10/8/2026), Pdt. Gloria Iriany Balle, S.Th., M.Div., resmi melaporkan Rektor USU beserta sejumlah pihak ke Sentra Pelayanan Kepolisian . . .
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .