Oleh : Radar Medan | 05 Feb 2026, 11:20:48 WIB | 👁 560 Lihat Hukum dan Kriminal
RADARMEDAN.COM, ASAHAN – Kisah pilu menimpa seorang perempuan muda bernama Ananda Putri (20). Hanya berselang beberapa jam setelah dijemput suaminya dari rumah orang tuanya di Tanjungbalai, Ananda ditemukan tak bernyawa di kediamannya, Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Sidodadi, Kisaran Barat, Senin (2/2/2026) dini hari.
Kematian Ananda memicu kecurigaan besar dari pihak keluarga. Pasalnya, ditemukan sejumlah luka memar di tubuh serta luka tusukan di bagian lengan korban. Sang suami yang berinisial AL kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Drama Penjemputan Berujung Maut Kejadian ini bermula dari keretakan rumah tangga pasangan tersebut. Pada Minggu (1/2/2026), Ananda memilih pulang ke rumah orang tuanya di Tanjungbalai setelah terlibat keributan dengan AL di Kisaran. Namun, AL menyusul ke Tanjungbalai bersama dua rekannya untuk membawa pulang sang istri.
Zainal, ayah kandung korban, menceritakan suasana tegang saat penjemputan itu. AL bahkan sempat mengancam akan menceraikan Ananda, namun bersikeras agar istrinya tetap ikut pulang ke Kisaran.
"Suaminya membawa anak mereka naik ke mobil sebagai ancaman. Karena bujukan ibunya, akhirnya Nanda mau ikut pulang bersama suaminya dalam kondisi sehat," kenang Zainal dengan nada sedih.
Kecurigaan keluarga mulai muncul saat ibu korban mencoba menghubungi Ananda pada pukul 20.00 WIB. Setelah berkali-kali tidak diangkat, telepon akhirnya dijawab oleh AL. Namun, saat ditanya keberadaan istrinya, AL hanya menjawab singkat lalu mematikan sambungan telepon secara sepihak.
Kabar dini hari pada pukul 02.00 WIB, Zainal dikejutkan oleh telepon dari Polres Asahan yang menanyakan hubungannya dengan Ananda Putri. Bak petir di siang bolong, polisi mengabarkan bahwa putrinya telah meninggal dunia.
"Kami langsung berangkat ke Sidodadi. Di sana kami melihat banyak luka memar yang tidak wajar. Kami curiga ini bukan kematian normal karena saat berangkat dari rumah kami, Nanda sehat-sehat saja," ujar Zainal yang menuntut keadilan agar kasus ini diusut hingga tuntas.
Polisi Amankan Tersangka Pihak kepolisian bergerak cepat merespons kejadian ini. Kanit Jatanras Polres Asahan, Ipda Asido Nababan, mengonfirmasi penemuan jasad wanita yang diduga kuat merupakan korban pembunuhan oleh suaminya sendiri.
"Kami sudah mengamankan tersangka (suami korban) di Polres Asahan. Dari hasil pemeriksaan awal, memang ditemukan tanda-tanda kekerasan berupa memar di tubuh dan luka tusuk di lengan korban," jelas Ipda Asido.
Untuk memperkuat bukti-bukti hukum, jenazah Ananda Putri telah dibawa ke RS Bhayangkara Tebing Tinggi guna menjalani otopsi. Polisi masih terus mendalami motif di balik tindakan keji yang merenggut nyawa istri muda tersebut.(r/hm)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .