JNE dan Gubsu Resmikan Plaza UMKM dan Community Development Sumut Secara Virtual
Oleh : Radar Medan | 19 Agu 2021, 11:29:30 WIB | 👁 1656 Lihat Ekonomi
RADARMEDAN.COM - Plaza UMKM dan Community Development Sumut yang beralamat di Jl. Veteran Pasar VII Gg Telo No 1 Kecamatan Medan Deli , diresmikan pada hari Selasa, 17 Agustus 2021 yang lalu dilaksanakan secara virtual via zoom. Acara berlangsung khidmat dengan diikuti acara apel akbar kemerdekaan Hari Ulang Tahun Indonesia ke-76 tahun yang di hadiri oleh seluruh karyawan JNE Medan baik kantor perwakilan, cabang maupun agen-agen JNE di Sumut.
Plaza UMKM dan Community Development Sumut merupakan platform showcase digital yang menjadi sarana kegiatan kewirausahaan UMKM di Sumut untuk jual beli offline dan terintegrasi online. Dibuka dengan kata sambutan dari Bapak Mohamad Feriadi Soeprapto, selaku Presiden Direktur JNE. Dalam kesempatan ini hadir pula Bapak Edy Rahmayadi selaku Gubernur Sumut, Ibu Edwina Yudianti selaku Head Regional JNE Sumatera Bagian Utara,, Ujiana Sianturi selaku Ketua Asosiasi UMKM Sumut yang menjadi Partner Program, Irfan Khoir selaku Ketua Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu ( LP3M ), dan Sobirin Harahap selaku DPD Komite Pengusaha Mikro Kecil Menengah Indonesia Bersatu ( KOPITU ) Kota Medan.
Dalam sambutannya, Edy Rahmayadi menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengapresiasi setiap gagasan ekosistem UMKM dari mulai peningkatan kapasitas, manajemen, produksi, hingga pemasaran offline maupun digital yang dipelopori oleh Assoiasi UMKM Sumut, JNE Medan, dan seluruh pihak yang berpartisipasi dalam pembentukan Plaza UMKM dan Community Development ini.
Hal serupa disampaikan oleh Sobirin Harahap dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk mengambil andil dalam pelaksanaan kegiatan di Plaza UMKM Sumut.
“Semoga dengan adanya Plaza UMKM dan Community Development dapat memberikan dampak besar bagi pelaku usaha untuk memasarkan produknya, begitu juga dengan masyarakat, dapat dengan mudah mendapatkan produk UMKM unggulan yang diinginkannya, "tuturnya.
Mohammad Feriadi selaku Presiden Direktur JNE dalam pidatonya menyampaikan bahwa memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ini, harus diisi oleh hal-hal yang bermanfaat dalam konteks JNE sebagai salah satu penggerak perekonomian bangsa. Apa yang dilakukan oleh JNE Medan, dengan keikutsertaan JNE Medan dalam membentuk Plaza UMKM dan Community Development ini harapannya dapat membawa manfaat bagi masyarakat luas, terutama bagi pelaku UMKM.
Hal senada juga disampaikan oleh Edwina Yudianti selaku Head Regional Sumatera Bagian Utara. “Di momen hari kemerdekaan ini, Ksatria dan Srikandi JNE harus bersatu untuk sama-sama memberi manfaat kepada masyarakat, sesuai dengan tagline Connecting Happiness JNE," ujarnya.
Para Pelaku UMKM Sumut pada dasarnya memiliki program spektakuler “One Village, One Product” (OVOP), maka untuk itu setiap daerah harus memiliki spesifikasi produk yang unggul dan dapat diterima oleh pasar, namun untuk memasarkan produk tentunya dibutuhkan kemitraan yang kuat dan berkelanjutan/sustaining partnership. Oleh sebab itu, Ujiana Sianturi selaku Ketua Assosiasi UMKM Sumut menyampaikan rasa apresiasi yang tinggi sebagai juru mudi pengusaha UMKM yang ada di wilayah Sumut.
“Harapan saya, di Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-76 RI, kita tetap menjaga hubungan baik dalam kemitraan ini. Asosiasi UMKM Sumut dan JNE harus menunjukkan impact Kemerdekaan RI menjadi tonggak kebangkitan UMKM ditengah Pandemi Covid 19. Terimakasih untuk JNE dan seluruh partisipan, "tutupnya.
Fikri Alhaq Fachryana selaku Kepala Cabang JNE Medan dalam sambutannya menyampaikan bahwa peresmian Plaza UMKM dan Community Development ini diadakan tepat di momen hari Kemerdekaan Republik Indonesia. JNE tidak hanya ingin menciptakan rasa nasionalisme pada karyawan, namun JNE juga ingin menanamkan kepada seluruh karyawannya bahwa tagline “Connecting Happiness” itu nyata sebagai salah satu penggerak ekonomi bangsa terutama di masa pandemi seperti sekarang ini.
Pengelolaan pemasaran produk UMKM di Plaza UMKM nantinya selain disediakan display offline dan online akan dilengkapi dengan warehouse management system, fasilitas fulfillment dan platform online marketing. Untuk community developmentnya akan disediakan fasilitas pendampingan dan pelatihan dengan materi yang dibutuhkan oleh UMKM untuk mengembangkan bisnisnya. JNE menggandeng berbagai pihak untuk mendirikan Plaza UMKM dan Community Development Sumut ini seperti FORDA UKM, KOPITU Medan, IPEMI Medan, Koperasi UMKM Syariah Sumut dan FORBIS (Forum Bisnis Wirausaha Muslim), para Consultant Partner yaitu AMA (Asosiasi Manajemen Indonesia) Medan, Wilmar Business Institute, Universitas Medan Area, LP3i, Politeknik Unggul LP3M, FoSSEI (Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam) Sumbagut, SMES Konsulindo, Trend Development Center, Inisiatif Zakat Indonesia, serta Tribun Medan dan Waspada sebagai Media Partner.(PR/rls)
RADARMEDAN.com – Juara lima kali Piala Dunia FIFA, Brasil, ditahan Maroko bermain imbang 1-1 sampai turun minum di Grup C Piala Dunia FIFA 2026 yang berlangsung pagi ini, 14/6/2026, pagi WIB di New Jersey Stadium, New York City, New York, Amerika Serikat (AS).
Timnas Negeri Samba justru duluan tertinggal 0-1 sampai turun minum ketika di . . .
RADARMEDAN.COM – Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dan Pemberantasan Perdagangan Orang (PPO) Polda Sumatera Utara mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyiaran dan penyediaan konten bermuatan pornografi melalui siaran langsung (live streaming) di platform TikTok.
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Sumut, Kombes . . .
RADARMEDAN.COM – Gelombang perlawanan jemaat terhadap rencana pengosongan paksa Gedung Gereja Oikoumene (POUK) Universitas Sumatera Utara (USU) makin memanas paska terbitnya surat pengosongan yang kedua. Buntunya komunikasi dengan pihak kampus membuat Tim Hukum Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Sumatera Utara menolak keras surat . . .
RADARMEDAN.COM - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, secara resmi melantik sejumlah pejabat eselon II, III dan IV di lingkungan Pemko Medan, Kamis (16/4/2026). Dalam pelantikan yang berlangsung di Balai Kota ini, Rico Waas memberikan peringatan keras berupa tenggat waktu (deadline) selama enam bulan bagi para pejabat yang baru dilantik . . .
RADARMEDAN.COM - Belakangan ini, tensi di Kota Medan lagi naik gara-gara polemik Surat Edaran (SE) Wali Kota soal penataan daging non-halal. Dari aksi ribuan massa di Balai Kota sampai munculnya gerakan tandingan, suasananya jadi makin "panas". Tapi tunggu dulu, warga Medan jangan mau cuma jadi penonton yang gampang disulut. Kita harus . . .
RADARMEDAN.COM - Gelombang protes ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Pedagang dan Konsumen Daging Babi Kota Medan memadati depan Kantor Wali Kota dan gedung DPRD Medan, Kamis (26/2/2026).
Massa menuntut pencabutan Surat Edaran (SE) Wali Kota Medan yang dinilai diskriminatif dan mengancam keberlangsungan usaha pedagang . . .
RADARMEDAN.COM, JAKARTA - Pemerintah menegaskan komitmennya dalam menata dan menertibkan kegiatan ekonomi berbasis sumber daya alam. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan pencabutan izin terhadap puluhan perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran di kawasan hutan.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo . . .
RADARMEDAN.COM - Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas angkat bicara terkait dana bantuan dari Bank Dunia sebesar Rp 1,5 triliun untuk program pengendalian banjir di Kota Medan. Ia membantah bahwa Pemerintah Kota (Pemko) Medan mengelola dana batuan tersebut.
Rico menjelaskan bahwa realisasi dana bantuan tersebut, mengelola adalah Balai . . .
RADARMEDAN.COM - Polda Sumatera Utara merilis perkembangan terbaru penanganan bencana alam di wilayah Sumut sejak 24 hingga 29 November 2025. Hingga pukul 09.00 WIB, tercatat 488 kejadian bencana alam meliputi tanah longsor, banjir, pohon tumbang, dan angin puting beliung yang tersebar di 21 wilayah hukum Polres jajaran.
Update Ddata terbaru, . . .
Tulisan Kiriman Hanina Afifah, Mahasiswi Ilmu Komunikasi USU
RADARMEDAN.COM - Bagi sebagian orang, bahkan mungkin Anda salah satunya, olahan herbal sering terdengar meragukan dalam mendukung pemulihan kesehatan. Namun, Michael Aditya (32) membuktikan lewat kisahnya. Tak pernah sebelumnya terlintas di benak pria asal Surabaya ini, . . .